SATELITNEWS.ID, TANGERANG–Kasus Covid-19 mengalami peningkatan pada akhir Januari 2022 ini. Oleh sebab itu, pemerintah bakal kembali menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di wilayah aglomerasi Jabodetabek.
Hal ini diungkapkan oleh Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan melalui keterangan pers virtual terkait evaluasi PPKM, Senin (24/01/2022). Luhut mengungkapkan bahwa PPKM di DKI Jakarta berpotensi masuk Level 3.
Keputusan terkait level PPKM akan termuat di dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) yang akan terbit. Dalam melakukan asesmen level PPKM, pemerintah memperlakukan DKI Jakarta sebagai satu kesatuan dengan wilayah aglomerasi Jabodetabek.
Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah mengatakan wilayah yang dia pimpin ini masuk dalam Aglomerasi. Oleh sebab itu, pihaknya telah melakukan berbagai langkah antisipasi dalam menekan penularan virus ini.
Mulai dari menerapkan kembali kebijakan bekerja di rumah atau Work From Home (WHF) 50 persen, membatasi sekolah tatap muka dari jenjang TK hingga SMP. “TK, PAUD, SD satu dua (kelas) sementara enggak tatap muka dulu. Sisanya 50 persen. Tapi kemungkinan hari Rabu itu (26/1/2022) kita mau kaji lagi mungkin mau kita kurangi lagi anak-anak ini. Yang SD-nya semua mau kita virtualin ini,” jelasnya, Senin, (24/1/2022) saat dihubungi melalui telepon.
Kata dia, belajar tatap muka yang terjadi saat ini 50 persen siswa saja untuk TK, PAUD dan SD kelas 1 serta 2 sisanya secara virtual. Ada kemungkinan untuk SD kelas 3 sampai 6 juga akan menjalani belajar virtual. Sebab, kasus Covid-19 yang mengalami peningkatan. “Belum ada tanda-tanda penurunan (kasus Covid-19), masih naik terus. Padahal kita sudah melakukan pengetatan dari minggu kemarin. Kaya Operasi Aman Bersama, terus juga taman, alun-alun kita batasin,” katanya. (irfan)
Baca Juga: Kota Tangerang Pertahankan Juara Popda Banten
