SATELITNEWS.ID,TANGERANG—Penyebaran covid-19 di Kabupaten Tangerang kembali menunjukkan peningkatan. Pemkab Tangerang bahkan harus membuka dua gedung rumah singgah terpadu Hotel Yasmin untuk menampung pasien tak bergejala.
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan Hotel Yasmin saat ini sudah diisi 152 orang. Dia menyatakan ada penambahan sekitar 39 orang yang rata-rata merupakan klaster keluarga dan dirawat di Hotel Yasmin.
Zaki mengatakan penambahan kasus covid-19 yang dirawat tersebut bukan hanya dari warga Kabupaten Tangerang saja tetapi dari Kota Tangerang dan Tangsel. Menurut dia, hal tersebut merupakan upaya bersama untuk meminimalisir penyebaran covid-19. Saat ini juga Pemkab gencar melakukan tracing dan testing, baik kepada yang sudah terpapar maupun rawan terpapar.
“Kami tidak membedakan varian-varian, begitu positif langsung kita rawat dan kita masukkan ke Hotel Yasmin atau ke rumah sakit apabila gejala atau kasusnya lumayan berat,” kata Zaki saat memimpin rapat koordinasi terkait perkembangan kasus covid-19 dengan seluruh Camat dan kepala Puskesmas se-Kabupaten Tangerang secara virtual, Senin (31/1) lalu.
Zaki Iskandar menyebutkan kecamatan Kelapa Dua menjadi wilayah terbanyak penyumbang kasus aktif covid-19 di Kabupaten Tangerang yang kini mencapai 83 orang.
Selain Kelapa Dua, ada juga 23 kecamatan yang saat ini posisinya teridentifikasi ditemukan kasus baru. Diantaranya seperti Curug dengan total kasus aktif sebanyak 56 kasus, diikuti dengan kecamatan Panongan sebanyak 48 kasus.
Baca Juga: Satu Prajurit TNI Dibunuh di Kelapa Dua, 4 Orang Ditangkap Polres Tangsel
Setelah itu kecamatan Cisauk 44 kasus, kecamatan Pasarkemis 29 kasus, Teluknaga 24 kasus, Legok 23 kasus, Tigaraksa 23 kasus, Sepatan Timur 22 kasus, Sindang Jaya 21 kasus, Balaraja 20 kasus, Cikupa 15 kasus, Sepatan 15 kasus, Pagedangan 10 kasus, Pakuhaji 10 kasus, Rajeg 7 kasus.
Kemudian, selanjutnya di kecamatan Gunung Kaler sebanyak 5 kasus, Sukadiri sebanyak 5 kasus, Sukamulya 5 kasus, Mauk 4 kasus, Kosambi 2 kasus, Keresek 2 kasus dan Jambe sebanyak 1 kasus.
“Kebanyakan kasus dari orang tanpa gejala (OTG), untuk varianya belum diketahui jadi begitu positif langsung kita lakukan perawatan,” katanya.
Oleh karena itu, Zaki mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Tangerang agar selalu tetap tertib dan disiplin menerapkan protokol kesehatan 5M, seperti selalu memakai masker, mencuci tangan dengan air yang mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas keluar daerah.
“Kepada masyarakat tetap untuk selalau menerapkan protokol kesehatan 5M dengan tertib dan disiplin,” kata dia.
Juru Bicara Satgas covid-19 Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi mengatakan kasus aktif di Kabupaten Tangerang saat ini terus mengalami lonjakan yang cukup signifikan yaitu hingga mencapai 300 lebih kasus ditemukan.
Baca Juga: Wabup Tangerang Resmikan Perpustakaan Modern Kelapa Dua, Perkuat Literasi Warga
“Sekarang di Kabupaten Tangerang ada 300 lebih kasus aktif covid-19 ditemukan, dan itu sudah terbagi yang dirawat di Rumah Sakit dan Isolasi di Hotel Yasmin,” katanya.
Ia mengungkapkan dari sebanyak 300 lebih kasus terkonfirmasi covid-19 sebanyak 86 orang telah dilakukan perawatan di rumah sakit rujukan, sedangkan sisanya dilakukan isolasi.
“Untuk ketersediaan obat-obatan kita sudah siap, termasuk ketersediaan oksigen juga aman karena kita mempunyai gudang oksigen dari PDAM Kabupaten Tangerang. Dan kita saat ini sudah menyiapkan sekitar 300 tabung oksigen untuk pasien nantinya,” ujar dia. (alfian)
























