Minggu, 6 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Tangerang Setop Pembelajaran Tatap Muka

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Kamis, 3 Feb 2022 10:52 WIB
Rubrik Edukasi, Kota Tangerang, Metro Tangerang
Tangerang Setop Pembelajaran Tatap Muka

PEMBELAJARAN TATAP MUKA: Gubernur Banten Wahidin Halim menjawab pertanyaan wartawan terkait pembelajaran tatap muka, Rabu (2/2). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID,TANGERANG—Tiga pemerintah daerah di wilayah Tangerang sepakat menyetop sementara pembelajaran tatap muka (PTM) serta memberlakukan kembali pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring. Kesepakatan itu diambil para kepala daerah di  Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan. Langkah tersebut diambil seiring perkembangan kasus Covid-19 khususnya varian Omicron yang mengalami kenaikan.

“Untuk Tangerang Raya sudah disepakati tidak ada PTM,” ucap Gubernur Banten Wahidin Halim, Rabu (2/2/2022).

Untuk daerah lainnya di Provinsi Banten, ujar Gubernur, pihaknya akan melakukan evaluasi lanjutannya. Pemprov juga memerhatikan dan melihat perkembangan kondisi penyebaran kasus Covid-19 di Provinsi Banten.

“Setiap hari kita evaluasi. Makanya lihat perkembangan minggu ini, karena wilayah (barat, red) ini masih kuning, Tangerang Raya sudah orange,” katanya.

Selain itu, Gubernur juga menyampaikan peningkatan kasus Covid-19 di Provinsi Banten mayoritas terjadi di wilayah Tangerang Raya. Lantaran wilayah Tangerang Raya menjadi daerah aglomerasi DKI Jakarta.

Berdasarkan, data Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten terkait peta sebaran Covid-19 di Provinsi Banten, pertanggal 1 Februari 2022, kasus per harinya mengalami lonjakan hingga mencapai di angka 2.500-an.

Baca Juga: Jalan Pisangan Pakuhaji Dibongkar Lagi, Tak Sesuai Spesifikasi

“Covid-19 varian Omicron yang banyak terjadi di Tangerang Raya karena aglomerasi pengaruh dari Jakarta. Tapi kalau dari analogi lanjut memang mereka  banyak isolasi mandiri di rumah masing-masing, dan tidak serta memenuhi atau di bawa ke rumah sakit. Karena tidak sebahaya Covid-19 varian delta,” ujar Wahidin Halim.

Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Provinsi Banten, pihaknya telah mempersiapkan beberapa hal, di antaranya mempersiapkan rumah sakit rujukan dan telah melakukan rapat koordinasi mengenai ketersediaan oksigen.

BeritaTerbaru

Abu Anak Krakatau Tutup Bandara Soekarno-Hatta, 22.798 Penumpang Terdampak

Abu Anak Krakatau Tutup Bandara Soekarno-Hatta, 22.798 Penumpang Terdampak

Minggu, 6 Sep 2026 16:05 WIB
Gelar Konsolidasi, PKB Kota Tangerang Bidik Minimal 7 Kursi di Pemilu 2029

Gelar Konsolidasi, PKB Kota Tangerang Bidik Minimal 7 Kursi di Pemilu 2029

Minggu, 6 Sep 2026 15:50 WIB
Abu Anak Krakatau, Warga Kota Tangerang Diminta Waspada

Abu Gunung Anak Krakatau, Warga Kota Tangerang Diminta Waspada

Minggu, 6 Sep 2026 15:12 WIB

Lima Pemuda Ditangkap Warga Pondok Aren, Dua Orang Bawa Celurit

Minggu, 6 Sep 2026 15:02 WIB

“Sudah siap, rumah sakit kan masih tetap ada. Kita sudah siapkan dari awal, oksigen juga sudah kita rapatkan,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Tangerang, Jamaluddin mengatakan keputusan menerapkan PJJ dilakukan berdasarkan instruksi Presiden Joko Widodo untuk mengevaluasi soal penerapan PTM 100 persen. PJJ sudah ditetapkan pada 26 Januari lalu. Sehingga, kata dia langkah tersebut sebelum Jokowi menginginkan agar PTM dievaluasi sudah tepat.

“Jadi kan pas benar, Pemkot Tangerang menerapkan PJJ kemudian pak Jokowi ingin PTM dievaluasi. Saya rasa nyambung langkah kami,” katanya.

Jamaluddin menjelaskan pihaknya terus mengevaluasi penerapan PJJ agar skema pembelajaran itu dapat berjalan maksimal. Selain itu, lanjutnya, pihaknya melanggar SKB 4 Menteri terkait penerapan PTM dan memutuskan untuk menerapkan PJJ, lantaran mengutamakan kesehatan dan keselamatan murid.

Baca Juga: Tiga Tahun Tak Periksa Kesehatan, Fajar Manfaatkan CKG Pemprov Banten di Kecamatan Curug

“Jadi intinya demi kesehatan dan keselamatan diutamakan. Kita terus evaluasi, supaya pembelajarannya tetap maksimal secara PJJ, dan supaya anak-anak kita tetap penguatan karakter. Tapi idealisnya memang tatap muka,”pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa perlu ada evaluasi atas pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas 100 persen. Terutama untuk kawasan DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat.

Perihal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan bahwa tidak akan ada perubahan pada Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19.

“Tidak ada, sepanjang arahan dari bapak presiden perlu dievaluasi, tapi tidak ada perubahan yang mendasar,” jelas dia di kantornya, Jakarta, Rabu (2/2).

Menurutnya, dalam kebijakan SKB Empat Menteri, aturan yang disusun sudah sangat komprehensif demi mencegah penularan pada saat PTM. Untuk itu, tidak perlu berlebihan dalam menghadapi isu tersebut.

“Sudah punya cara yang diatur dalam SKB 4 Menteri untuk hadapi kondisi bahaya. Misalnya tentang kenaikan kasus dan lain-lain, itu udah ada di situ,” jelasnya.

Meskipun begitu, ia meminta agar para menteri terkait dapat melakukan evaluasi segera. Diharapkan juga agar pelaksanaan PTM berjalan dengan kondusif dan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Evaluasi ditingkat menteri masing-masing bisa kementerian teknis, kalau perlu di tingkat Menko. Tapi sejauh ini saya lihat tak ada (kasus besar), sampai sejauh itu. Arahan dan keputusan di tangan presiden,” tutup Menko Muhadjir. (irfan/gatot)

Tags: Gubernur Banten Wahidin HalimPJJptmtangerang
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

RAPBD Perubahan 2026, Belanja Daerah Diproyeksikan Naik Rp214,387 Miliar
Headline

Wali Kota Tangerang Imbau Warga Waspada Abu Vulkanik GAK

Minggu, 6 Sep 2026 12:35 WIB
Bola & Sport

28 Tim Sepakbola Kecamatan Berebut Piala Bupati Tangerang

Sabtu, 5 Sep 2026 20:04 WIB
Kerusakan Jalan Teuku Umar Karawaci Akhirnya Diperbaiki
Headline

Kerusakan Jalan Teuku Umar Karawaci Akhirnya Diperbaiki

Sabtu, 5 Sep 2026 07:57 WIB
Empat Rumah di Sindang Jaya Mulai Dibedah, Bupati Tangerang Letakkan Batu Pertama
Headline

Empat Rumah di Sindang Jaya Mulai Dibedah, Bupati Tangerang Letakkan Batu Pertama

Sabtu, 5 Sep 2026 07:32 WIB
Layanan SIM Keliling Tangsel Jumat 3 Juli 2026, Cek Lokasinya
Kota Tangsel

Layanan SIM Keliling Tangerang Selatan Sabtu 5 September 2026, Cek di Sini Jadwalnya

Sabtu, 5 Sep 2026 07:21 WIB
SIM Keliling Kota Tangerang Selasa 1 September, Cek Lokasinya
Kota Tangerang

SIM Keliling Kota Tangerang Sabtu 5 September, Ada di Dua Lokasi

Sabtu, 5 Sep 2026 07:19 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

PSIM Yogyakarta vs Persita Tangerang, Pendekar Cisadane Dalam Kondisi Terbaik

PSIM Yogyakarta vs Persita Tangerang, Pendekar Cisadane Dalam Kondisi Terbaik

Sabtu, 5 Sep 2026 07:43 WIB

Bobol Gawang PSIM Lebih Dulu, Persita Harus Puas Bawa Satu Poin

Sabtu, 5 Sep 2026 19:54 WIB
Kepala Dinsos Kabupaten Serang, Yadi Priyadi Rochdian. (ISTIMEWA)

Dinsos Kabupaten Serang Buka Ruang Pembaruan Data Masyarakat

Rabu, 2 Sep 2026 20:29 WIB
Kabid Humas Polda Banten, Kombespol Maruli Ahiles Hutapea. (ISTIMEWA)

Ini Daftar Sembilan Pejabat Polda Banten yang Dimutasi, Salah Satunya Dirreskrimsus

Senin, 31 Agu 2026 13:34 WIB
Sekda Banten, Deden Apriandhi Hartawan. (ISTIMEWA)

Tidak Tahu Bantuan RTLH Berkurang, Sekda Banten Pastikan Evaluasi DPRKP

Rabu, 2 Sep 2026 20:21 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.