SATELITNEWS.ID, SERANG–Erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) yang terjadi belakangan ini, sangat berdampak terhadap hunian hotel di kawasan wisata Anyer – Cinangka. Karena takut, wisatawan ada yang memilih untuk membatalkan liburannya.
“Yang jelas, 1 group aku ada cancel. 1 lagi group Kementerian, dari salah satu team sales juga cancel,” kata Yohanes Januarto, Manager Sales and PR Hotel Marbella, Minggu (6/2/2022).
Menurutnya, para tamu yang melakukan cancel (pembatalan) menginap di hotelnya juga, sebelumnya sudah terjadi pada Desember 2021 lalu. Namun saat itu, menyusul adanya informasi mengenai potensi tsunami.
“Sejak keluar Surat Edaran Walikota Cilegon, per bulan Desember 2021 lalu, ya sudah, drop. Dan group juga beberapa ada yang cancel,” ujarnya.
Disinggung berapa jumlah wisatawan yang cancel, Yohanes mengaku, tidak begitu mengetahui rinciannya. “Detailnya nggak tahu, coba tanya ke property langsung, dengan Pak Paksi,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran dan Kemitraan Usaha Jasa Pariwisata Disporapar Kabupaten Serang, Eeng Kosasih mengatakan, erupsi GAK tidak berdampak signifikan terhadap kunjungan wisatawan di Anyer – Cinangka.
Baca Juga: Ditengah Aktivitas Erupsi GAK, Anggota DPC Partai Demokrat Pandeglang Bagikan Masker
“Saya hari ini lagi di Anyer, kondisinya macet, ramai. Jadi nggak berpengaruh secara signifikan,” klaim Eeng.
Namun Eeng mengimbau kepada wisatawan, tetap waspada. Kemudian pihak hotel atau pengelola wisata, juga untuk menyiapkan titik kumpul guna mengantisipasi terjadi bencana seperti banjir bandang, dan lain sebagainya.
“Jadi ketika ada bencana apapun, kita harus siap mitigasinya. Bencana tidak bisa kita prediksi,” imbuhnya. (sidik)
























