SATELITNEWS.ID, SERANG–Sebanyak 25.000 anak di Kabupaten Serang, yang sudah melaksanakan vaksinasi belum masuk ke data Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), atau belum terinput.
Wakil Bupati (Wabup) Serang, Pandji Tirtayasa mengatakan, sejak vaksinasi anak usia 6-11 tahun dilaunching pada 17 Januari, berdasarkan data dari KPCPEN sekarang ini sudah tervaksinasi 57.265 anak atau 34,29 persen dari target sasaran 166.999 anak.
Namun kata Pandji, jika berdasarkan vaksinasi yang didata secara manual sudah masuk 76.610 anak yang sudah di vaksin, atau persentasenya 44,43 persen untuk siswa SDN dan MI.
“Berarti ada margin sebanyak 25.000 orang yang belum terinput datanya, karena pada saat itu vaksinasi berjalan input datanya secara manual,” kata Pandji, usai Rapat Evaluasi Pelaksanaan Vaksin Booster dan Vaksin Anak 6-11 Tahun, di Pendopo Bupati Serang, Senin, (7/2/2022).
Pandji menyebutkan, belum terinputnya data anak tersebut lantaran kemampun petugas setiap orang mampu menginput data sebanyak 100 orang per harinya. Namun kata dia, pihaknya saat ini membentuk tim penginput data di masing-masing kecamatan untuk menginventarisir dan menginputnya ke sistem.
“Tim di kecamatan terdiri dari operator sekolah, puskesmas, dindikbud, dan kecamatan untuk segera menginput data jangan sampai ada yang tertinggal, data manualnya masih ada di masing-masing kecamatan tinggal menginput,” ujarnya.
Pandji juga menyebutkan, pada pelaksanaan vaksinasi anak 6 sampai 11 tahun masih adanya kendala dilapangan terutama terpengaruh akibat informasi hoax yang mempengaruhi para orang tua murid.
“Mereka itu tidak mau anaknya di vaksin, di beberapa kecamatan, ini kami harus lebih gencar lagi mengedukasi mereka, mengedukasi pada masyarakat bahwa vaksinasi pada anak ini adalah wajib,” tuturnya.
Pandji meyakinkan, kepada para orangtua tua murid bahwa vaksinasi kepada anak ini relatif paling aman. “Karena anak-anak tidak mempunyai komorbid, tidak mempunyai penyakit darah tinggi, diabet, asam urat, tidak mempunyai penyakit bawaan yang biasanya menghidap orang tua,” ujarnya.
Sementara, Kepala Dinkes Kabupaten Serang, Agus Sukmayadi menyebutkan, untuk cakupan vaksinasi covid-19 per KTP terhitung 6 Februari 2022 total cakupan dosis satu 1.164.403 atau 92,43 persen, dosis dua 568.412 atau 45,12 persen dan dosis tiga atau booster 6.915 atau 0,55 persen dari target sasaran keseluruhan 1.259.754 jiwa.
“Kemudian untuk lansia dosis satu sebanyak 90.246 atau 103,00 persen, dosis dua 19.519 atau 22,28 persen dan dosis tiga 371 atau 0,42 persen. Sedangkan untuk anak usia 6 sampia 11 tahun untuk dosis satu 57.265 atau 34,29 persen, dosis dua 260 atau 0,16 persen,” ujar Agus. (sidik)