Senin, 7 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Ramai di TikTok, Bayar Pajak Harus Tunai , Gubernur Panggil Kepala Bapenda dan Dirut BB

Oleh Maya Sahurina
Selasa, 1 Mar 2022 11:19 WIB
Rubrik Banten Region, Pemprov Banten
Ramai di TikTok, Bayar Pajak Harus Tunai , Gubernur Panggil Kepala Bapenda dan Dirut BB

BAHAS SEKDA: Gubernur Banten Wahidin Halim menyampaikan keputusannya terhadap permasalahan Sekda Non Aktif Al Muktabar, Senin ( 21/2). ISTIMEWA

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Sebuah video tentang keluhan warga terhadap cara pembayaran pajak di Banten yang masih “tradisional” ramai di aplikasi tiktok. Dalam rekaman berdurasi 2 menit 50 detik itu, seorang warga mengeluhkan pembayaran pajak bernilai belasan juta rupiah yang hanya bisa dilakukan secara tunai.

Video itu diunggah akun TikTok @kaya_property. Dalam video itu, salah seorang warga mengeluhkan atas pelayanan yang diberikan Gerai Samsat Mal Karawaci, Tangerang. Hal itu dikarenakan saat dirinya hendak bayar pajak belasan juta rupiah ditolak petugas Gerai Samsat Mal Karawaci lantaran tak membawa uang tunai.

Perempuan itu menceritakan kronologi dirinya ditolak saat hendak membayar pajak di Gerai Samsat Mal Karawaci. Saat itu, dia tengah berjalan-jalan di Mal Karawaci, dan menyadari bahwa di lokasi tersebut terdapat Gerai Samsat. Pada saat itu juga, sang wanita sadar bahwa dirinya mempunyai tunggakan pajak selama enam bulan.

“Kemarin saya jalan-jalan ke Mal Karawaci Tangerang saya melihat Gerai Samsat, jadi saya teringat untuk membayar pajak kendaraan saya yang sudah nunggak selama 6 bulan,” kata sang wanita dikutip dari akun TikTok @kaya_property Sabtu 26 Februari lalu.

Sesampainya di Gerai Samsat, sang wanita pun menyuruh petugas untuk mengecak nominal dan denda yang harus dibayarkan olehnya.

“Kemudian saya meminta kepada petugas agar tahu nominal yang harus dibayar, keluarlah angka sebesar Rp15.300.000,” ucapnya.

Baca Juga: Hingga Awal Juli, Bapenda Tangsel Kumpulkan Pajak Daerah Rp1,5 Triliun

Namun, dirinya kaget bahwa di Gerai Samsat Mal Karawaci menolak pembayaran non tunai, baik pembayaran melalui kartu kredit, debit mau pun transfer.

“Ini pelayanan publik masa tidak ada alat transaksi elektronik seperti edisi, Ovo ataupun Gopay dan lainnya,” keluhnya.

BeritaTerbaru

BAGIKAN MASKER -- Personel TNI dan petugas Puskesmas Pagadungan, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, bagikan masker, Minggu (6/9/2026). (ISTIMEWA)

Bagikan 1.000 Masker, Personel Koramil 0102/Cadasari Pandeglang Minta Masyarakat Tak Panik

Minggu, 6 Sep 2026 21:36 WIB
Gubernur Banten Andra Soni, meninjau aktivitas GAK di PVMBG, Minggu (6/9/2026). (ISTIMEWA)

Pemprov Banten Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh

Minggu, 6 Sep 2026 21:14 WIB
SELFI : Gubernur Banten Andra Soni bersama dengan generasi muda pencari kerja, selfi di BBPVP, beberapa waktu lalu. Program pemagangan kerja yang digagas Pemerintah Pusat, untuk mengatasi TPT minim peminat. (ISTIMEWA)

Program Magang ke Jepang Minim Peminat, Di Banten Baru 73 Pendaftar

Minggu, 6 Sep 2026 20:21 WIB
Galang Donasi dari Lebak untuk Korban Gempa NTT

Galang Donasi dari Lebak untuk Korban Gempa NTT

Minggu, 6 Sep 2026 20:17 WIB

Ia pun merasa kecewa atas pelayanan tersebut. Menurut dia, akan sangat berbahaya jika dia harus membawa uang tunai untuk membayar pajak.

“Jika saya bawa uang 15 juta cash, kalau saya dirampok bagaimana. Siapa yang mau bertanggungjawab,” tegasnya.

Terakhir, dirinya meminta Kepala Samsat Tangerang untuk menjawab keluhan dirinya atas pelayanan yang mengecewakan.

“Saya mau bayar pajak belasan juta, kok pelayanan publik seperti ini sudah kaya transaksi di warung kecil harus bawa uang cash. Tolong dijawab ya pak,” ujarnya.

Baca Juga: Dilema Padel di Tangsel, Penyegelan di Tengah Setoran Pajak

Gubernur Banten, Wahidin Halim langsung bereaksi terkait dengan beredarnya keluhan seorang wanita yang merasa dipersulit saat hendak membayar pajak kendaraan bermotornya. WH memanggil jajaran Direksi Bank Banten untuk meminta penjelasan terkait dengan viralnya video keluhan wajib pajak dengan TikTok @kaya_property. Melalui akun IG resminya wh_wahidinhalim, WH langsung menanggapi komplain dari wajib pajak yang ada di TikTok itu.

“Menanggapi komplain dari wajib pajak yang ada di tiktok malam ini juga gubernur mengumpulkan Kepala Bapenda, seluruh KaUPT SAMSAT Provinsi Banten, Direktur Utama dan Jajaran Direksi Bank Banten untuk mengetahui kendala apa saja yang dihadapi pihak terkait sebagai pelayan masyarakat untuk menyelesaikan kewajibannya membayar pajak,” tulis WH, pada Sabtu, 26 Februari lalu.

Ia juga turut menyematkan video dalam akun media sosialnya itu. Dia berharap video tersebut dapat membantu menjawab pertanyaan para wajib pajak.

“Dan semoga video tersebut dapat membantu menjawab pertanyaan ibu dan juga para wajib pajak lainnya  ,” lanjutnya.

Postingan WH mendapat respon beragam dari netizen yang umumnya mengeluhkan layanan yang diberikan oleh pihak yang berkompeten mengurus pajak kendaraan bermotor.

“Pak saya mau bayar pajak mobil, saya tangan ke-2. Cuma ada copy KTP. Saya samperin ke alamatnya orang yg punya udh ga tinggal disana. Kenapa bayar pajk harus dipersulit pake KTP asli org yg punya, gimana orang mau taat pajak?,” keluh pemilik akun @melyaniutari.

“Semua Samsat Pak Gubernur harus bisa pembayaran non tunai / cashless,”sambar pemilik akun @rezanursiddiq6’s.

Sementara pemilik akun @ irana_efendi mengeluhkan soal pelayanan Samsat yang terkesan mempersulit wajib pajak.

“Kadang mau byr pajak kendaraan aja dipersulit loh jd males ngurusin nya. Udah siyap depan teller mo byr, eh di bilang ini kendaraan nya hrs di urusin di kota asal kendaraan tsb, padahal sdh jelas itu kendaraan milik si A, stnk si A, ktp si A, yg bayar si A. Teteeep hrs di urusin PLAT nya sesuai ktp padahal sama2 Banten. Suangkute ,” tulisnya.

Pemilik akun @harrysofyan86 lebih menyoroti soal penggunaan uang pajak yang dibayarkan para wajib pajak.

“Jalan depan pasar induk Jatiuwung banyak lubang dan sangat membahayakan.. mau tanya pak uang pajak masyarakat di gunain buat apa?????,” tulisnya.

Sementara pemilik akun @hadislaluada menyoroti soal lambannya pelayanan di Samsat Malingping.

“Maaf Pak Gubernur,kenapa Di Bayah Lebak Banten kalo ganti kaleng nunggu 6 bln baru jadi? Mf Pak klo kata2 saya kurang sopan,” ungkapnya.

Unek-unek juga disampaikan pemilik akun @widodo.haryono. “pak haji gubernur, setiap kali bayar PKB tahunan kenapa nominal tidak sesuai di STNK, selalu dilebihi sekitar 5rb rupiah. belum lagi saat pengesahan nomor rangka/mesin ada biaya sekitar 30 rb rupiah. Mohon dijawab pak, ini resmi tidak yaa,” keluhnya.

Sementara itu Direktur Utama Bank Banten (BB) Agus Syabarrudin menegaskan, pihaknya bersama pemprov berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan publik, di antaranya meningkatkan pelayanan transaksi non tunai.

“Kami, Bank Banten bersama Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan publik, dan di antaranya adalah upaya kami untuk meningkatkan pelayanan transaksi non tunai,” jelas Agus.

“Kami sudah mempersiapkannya, dan mesin EDC sudah siap untuk diberlakukan. Hanya menunggu izin OJK saja. Mudah-mudahan tidak lama lagi akan diluncurkan,” pungkasnya.*

Agus Syabarrudin  berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan publik dengan mengembangkan layanan berbasis digital. Komitmen itu dilakukan dengan menghadirkan solusi bagi kebutuhan nasabah dan masyarakat Banten.

“Kami menyadari pentingnya berbagai penunjang transaksi berbasis digital bagi nasabah dan masyarakat Banten,” ungkap Agus dalam rirlisnya.

Oleh karena itu, kata dia, perseroan kini telah mengembangkan layanan perbankan berbasis digital dan tinggal menunggu persetujuan regulator agar dapat digunakan oleh segenap nasabah.

“Layanan perbankan berbasis digital yang kami siapkan kelak dapat melayani nasabah retail, korporasi, serta memudahkan berbagai pembayaran iuran masyarakat seperti SAMSAT, PBB, Perumdam, QRIS dan masih banyak lagi,” tutur Agus.

Sebagai pengelola RKUD Provinsi Banten, lanjutnya, pengembangan layanan digital merupakan salah satu langkah perseroan untuk mendorong peningkatan penerimaan daerah Banten. Demikian juga berbagai pembayaran pajak kini dikelola oleh Bank Banten. Dia menerangkan, sektor pajak yang menjadi salah satu sumber pendapatan daerah Provinsi Banten meliputi pajak rokok, pajak bahan bakar kendaraan bermotor, pajak air permukiman, pajak kendaraan bermotor dan pajak bea balik nama kendaraan bermotor.

“Bank Banten kini tengah melakukan langkah-langkah strategis untuk menajamkan target audience serta berfokus di market primer perseroan yaitu regional Banten,” paparnya.  Ke depannya, Bank Banten akan terus melakukan berbagai diversifikasi layanan untuk menjawab tantangan yang ada.

“Peningkatan layanan serta pembaharuan produk juga menjadi prioritas, agar kian dicintai nasabah, sejalan dengan semangat rebuild the trust, reach the glory,” pungkasnya. (rus/bnn/gatot)

 

Tags: gubernurpajaktiktokwh
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Kepala Dindikpora Kabupaten Pandeglang, Sutoto. (ISTIMEWA)
Banten Region

Erupsi GAK Terus Meningkat, Sekolah di Pandeglang Berlakukan BDR

Minggu, 6 Sep 2026 20:14 WIB
BERSIHKAN ABU -- Seorang warga di Kelurahan Pandeglang, Kecamatan Pandeglang, sedang membersihkan sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, Minggu (6/9/2026). (MARDIANA/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Abu Vulkanik Erupsi GAK Hujani Pandeglang, Bupati Dewi: Gunakan Masker dan Kacamata

Minggu, 6 Sep 2026 20:10 WIB
TPS Liar Cirabit Lebak Dibersihkan
Banten Region

TPS Liar Cirabit Lebak Dibersihkan

Minggu, 6 Sep 2026 20:05 WIB
BAGIKAN MASKER - Tim Nakes dan pegawai Puskesmas Labuan bersama relawan, membagikan masker kepada pengendara yang melintas, Minggu (6/9/2026). (ISTIMEWA)
Banten Region

Petugas Puskesmas Labuan Pandeglang Bagikan Masker

Minggu, 6 Sep 2026 20:04 WIB
Truk Fuso Hantam Pengangkut Sapi di Lebak, 2 Ekor Luka Berat, 6 Kabur
Banten Region

Fuso Hantam Truk Pengangkut Sapi di Lebak, 2 Ekor Luka Berat, 6 Kabur

Minggu, 6 Sep 2026 19:20 WIB
MENYAMPAIKAN KETERANGAN : Gubernur Banten Andra Soni, menyampaikan keterangan kepada wartawan, usai melalukan rakor dengan PVMBG dan stakeholders terkait lainnya. (ISTIMEWA)
Banten Region

Pantau PGA GAK di Pasauran, Gubernur Andra Tegaskan Hal Ini

Minggu, 6 Sep 2026 17:21 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Ruben Onsu Tak Hadiri Sidang Gugatan Hak Asuh Anak, Begini Alasannya

Ruben Onsu Tak Hadiri Sidang Gugatan Hak Asuh Anak, Begini Alasannya

Rabu, 2 Sep 2026 19:40 WIB
DLH Tangsel Gelar Uji Emisi Gratis, Targetkan 500 Kendaraan Per Hari

DLH Tangsel Gelar Uji Emisi Gratis, Targetkan 500 Kendaraan Per Hari

Selasa, 1 Sep 2026 18:03 WIB
UNJUK RASA -- Ratusan mahasiswa gabungan, berunjuk rasa di depan gedung DPRD Kabupaten Pandeglang, Kamis (3/9/2026). Gapura Bambu yang berada di depan gedung DPRD Kabupaten Pandeglang, jadi sasaran pembakaran. (ISTIMEWA)

Ratusan Mahasiswa Kepung DPRD Pandeglang, Gapura Bambu jadi Sasaran Pembakaran

Kamis, 3 Sep 2026 19:49 WIB
Wabup Lebak Gagas Bapak-Ibu Asuh di Sekolah Rakyat

Wabup Lebak Gagas Bapak-Ibu Asuh di Sekolah Rakyat

Rabu, 2 Sep 2026 17:56 WIB
PELATIHAN -- pelatihan peningkatan kompetensi guru dengan materi public speaking dan ice breaking, untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih menyenangkan bagi siswa. (ISTIMEWA)

Guru MDA Irsyadus Sariy 1 Dilatih Publik Speaking dan Ice Breaking

Jumat, 4 Sep 2026 16:40 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.