SATELITNEWS.ID, MAUK-Budidaya rumput laut di Kabupaten Tangerang menggeliat di tengah pandemi Covid-19. Produknya pun diminati seorang pengusaha rumput laut asal Italia, Lino, yang juga berkesempatan datang langsung ke kawasan Ketapang Aquaculture, Kecamatan Mauk, untuk melihat tambak budidaya rumput laut di wilayah tersebut.
Pegiat Komunitas Rumput Laut Indonesia, Maria Gigih mengatakan, dengan adanya kunjungan dari pengusaha ini diharapkan dapat lebih meningkatkan semangat petani untuk menjaga kualitas rumput laut yang sedang dibudidayakan.
“Karena mereka adalah ahli dan juga penjamin pasar, kami berharap pembudidaya disini dapat mendengarkan masukan yang diberikan, misalnya menjaga kualitas produksi,” ucapnya dalam keterangan tertulis kepada Satelit News, Kamis (9/3).
Kunjungan Lino memberikan beberapa masukan terkait cara pembudidayaan rumput laut yang baik kepada petani di tempat tersebut. Seperti menjaga sirkulasi air, mengatur pasang surutnya tambak dan tempat penimbunan lumpur.
“Masukan yang diberikan sangat penting ya, dengan melakukan hal tersebut nantinya dapat memberikan kualitas rumput laut yang baik, dan juga dapat menghemat ongkos produksi dari pembudidaya sehingga tidak bengkak,” ucapnya.
Sementara itu, Pengusaha Rumput Laut asal Italia, Lino mengatakan, dia mengucapkan terimakasih kepada Maria dan juga para petani, karena telah membawanya berkeliling untuk melihat potensi rumput laut yang ada di tempat tersebut.
Baca Juga: 13 Tahun Memimpin, Kades Tegal Kunir Lor Mauk Tak Pernah Absen Gelar Pesta Rakyat HUT RI
Lino juga berpesan kepada para petani dan warga sekitar, untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan. Mengingat, dengan terciptanya kondisi lingkungan yang baik dapat meningkatkan kualitas rumput laut yang dibudidayakan di tempat tersebut.
“Eropa perlu sertifikasi dan enviromental friendly, saya minta tolong kepada semuanya kita harus bersih enviroment (lingkungan, red). Tolong tidak buang plastik di laut dan di tambak, tolong buang sampah di tempatnya. Kami mau support petani dan pembudidaya yang enviromental friendly, dengan hal tersebut para pengusaha di Eropa akan membayar dengan harga premium,” tukas Lino.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang, Jainudin memaparkan, pesisir pantai Kabupaten Tangerang memiliki peluang besar untuk budidaya rumput laut. Hal tersebut dapat terlihat dari tumbuhnya rumput laut secara alami di area mangrove. Kondisi itu juga menggambarkan, jika budidaya rumput laut begitu cocok di pesisir pantai Kabupaten Tangerang.
“Kita memberikan dukungan baik kepada petani maupun investor yang membudidayakan rumput laut di Kabupaten Tangerang,” pungkasnya. (aditya)
























