SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Warga Desa Pisangan Jaya kembali mengeluhkan aroma limbah pengolahan oli bekas, Selasa (26/4). Sampai saat ini Pemerintah Kabupaten Tangerang belum memberikan langkah tegas.
Salah satu warga Perumahan Permata Sepatan Blok B15 No 6, Desa Pisangan Jaya, Kecamatan Sepatan, Erni mengatakan, bahwa aroma limbah pengolahan oli bekas kembali mencuat ke pemukiman masyarakat.
Menurutnya, selain di Perumahan Permata, aroma limbah oli bekas juga tercium di Perumahan Gardenia, Puri Mahoni, Griya Sepatan. Menurutnya, aroma baunya diduga berasal dari wilayah akong.
“Aroma bau limbah oli bikin sesak, mual dan pusing,” kata Erni kepada Satelit News, Kamis Selasa (26/4).
Sementara itu, Kepala Desa Pisangan Jaya, Muhammad Khotib mengatakan, dirinya sudah mengadukan persolan tersebut kepada Bupati Tangerang, DPRD Komisi III, dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang, namun tidak ada langkah kongkrit dari Pemerintah Daerah.
“Sudah disurati, tetapi belum ada tindakan,” ujarnya.
Baca Juga: Diduga Jadi Tempat Prostitusi Online, Tiga Kamat Kontrakan di Sepatan Tangerang Disegel
Menurut Khotib, warga semalam melakukan pencarian sumber bau limbah pengolahan oli bekas di sepanjang Sungai Cirarab. Namun belum menemukan sumber titik bau tersebut.
“Masyarakat semalaman mencari sumber titik aroma, tetapi belum ditemukan juga,” katanya. (alfian/aditya)
























