SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG–Penunggak pajak kendaraan di wilayah Kabupaten Pandeglang, jumlahnya mencapai ratusan. Membuat Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelolaan Pendapatan Daerah (PPD) atau Samsat Kabupaten Pandeglang telah melakukan penanggihan lewat razia kendaraan.
Kepala Seksi Penerimaan dan Penagihan UPTD PPD Kabupaten Pandeglang, Agung Sugiarto mengungkapkan, saat ini pihaknya mencatat penunggak pajak baik kendaraan roda dua maupun roda empat, jumlahnya mencapai 400-600 kendaraan.
“Jumlah pengemplang pajak kendaraan lumayan banyak, kurang lebih mencapai 400-500 kendaraan yang menunggak pajak. Iya itu terdiri roda dua dan empat,” kata Agung, Selasa (19/7/2022).
Supaya para pemilik kendaraan yang menunggak pajak bau membayar, pihaknya telah melakukan langkah penagihan baik secara door to door maupun dengan cara melakukan razia kendaraan.
“Penagihan dilakukan tim khusus bidang penagihan secara door to door ke rumah pemilik kendaraan. Selain door to door, penagihan pajak dilakukan melalui giat razia pajak kendaraan. Melalui razia diharapkan wajib pajak taat bayar pajak,” harapnya.
Kepala UPTD PPD pada Bapenda Banten Cabang Pandeglang, H. Epy Shafiullah menambahkan, kegiatan razia pajak kendaraan dilakukan secara berkala.
Baca Juga: Bupati Pandeglang Dukung Kerja Sama Pelatihan Vokasi dengan BBPVP Serang
“Hari ini razia pajak kendaraan dilaksanakan di Cimanuk. Tujuannya menSamsat kan wajib pajak yang nunggak agar segera bayar pajak kendaraan,” katanya.
Pelaksanaan razia penertiban pajak kendaraan dilakukan bersama Jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Pandeglang. Kurang lebih puluhan kendaraan terjaring karena menunggak pajak.
“Giat razia ini sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan taat membayar pajak. Serta memenuhi target pencapaian Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahun 2022,” ujarnya.
Target Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahun 2022 Rp98 miliar. Targetnya sebesar Rp Rp33 miliar dari tahun sebelumnya Rp65 miliar. “Kami optimis target dapat tercapai. Tentunya dengan bekerja lebih keras lagi. Dengan mengoptimalkan semua pelayanan yang ada serta melalui operasi penertiban pajak kendaraan dan penagihan secara door to door,” imbuhnya. (nipal)
























