SATELITNEWS.ID, LEBAK—Sebanyak 150 baik penghulu maupun kepala KUA di lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Lebak mendapat bimbingan penguatan moderasi beragama. Acara digelar di Islamic Center, Kecamatan Bayah, Kamis (11/08/2022). Mereka diminta memperkuat di lini sektor tersebut agar tercipta kerukunan antar umat beragama.
Di zaman modern yang ditunjang kecanggihan media sosial menjadi pengaruh besar terhadap kemajuan sebuah negara. Akan tetapi, kondisi itu bisa menimbulkan sebuah permasalahan jika dilakukan secara negatif. Penyuluh agama menjadi garda terdepan untuk menjaga keharmonisan di sektor antar beragama.
“Kita tetap harus memahami cara pandang beragama agar selalu terjaga keharmonisan. Memahami agama yang baik dan saling menghormati antar umat beragama, keyakinan masing-masing harus dijaga dengan baik. Penyuluh agama adalah garda depan sebagai Kementerian Agama sehingga selalu terjaga kondusifutas wilayah,” kata Kepala Kemenag Lebak Badrusalam.
Hadir pada kesempatan itu, Kakanwil Kemenag Provinsi Banten Nanang Faturochman. Nanang mengatakan, para penyuluh agam harus terus meningkatkan kualitas kinerja dalam membimbing masyarakat. “Jaga marwah Kemenag, dengan memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat, melalui tujuh indikator moderasi beragama di antaranya komitmen kebangsaan yang moderat, toleransi mengadukan dengan agama lain lakumdinukum waliyadin, saling manjaga harga dirinya masing-masing, berikan contoh teladan kebaikan dan keteduhan buat umat,” kata Nanang.
Nanang menegaskan dan meminta para penyuluh agama untuk meningkatkan materi-materi dakwah yang diberikan kepada masyatakat. salah satunya terkait kekerasan dan konfilik lainnya. “Mengahargai pemahaman dan melestarikam budaya beragama, cara pandang dalam mengimplentasikan dan menjawantahkan nilai umat beragama, kedepankan keramahan dan kebaikan,” imbuhnya.(mulyana)
