SATELITNEWS.ID, SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, memastikan akan mengganggarkan untuk bantuan sosial masyarakat. Hal ini dilakukan sebagai jaring pengaman dampak naiknya Bahan Bakar Minyak (BBM).
Wakil Bupati Serang, Pandji Tirtayasa mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan validasi yang lebih akurat lagi terhadap berapa orang kelompok masyarakat yang terkena dampak akibat inflasi. Kepada mereka yang terdampak akan diberikan bantuan.
“Dengan adanya kenaikan harga BBM itu akan menimbulkan multi player efek terhadap kenaikan harga harga.” ujar Pandji, Minggu (4/9/2022).
Pandji berharap, dengan adanya pendataan ini bantuan yang diberikan nanti tersalurkan dengan tepat sasaran. Pendataan dilakukan langsung oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Serang.
“Jangan sampai seperti dulu jaman BLT, orang yang seharusnya tidak dapat bantuan malah dapat, dan yang semestinya tidak dapat malah dapat,” tuturnya.
Disinggung mengenai adanya permintaan dari Pemerintah Pusat Agar Pemda menyisikan anggaran 2 persen untuk bantuan sosial dari Dana Bagi Hasil (DBH) dan DAU , Pandji menegaskan, tanpa arahan dari pusat pihaknya secara otomatis akan menyisihkan bantalan tersebut.
Baca Juga: Tahun 2027, Pemkab Serang Gelar Pilkades Serentak di 191 Desa
“Kita harus mengambil jaring pengaman, kita harus menganggarkan bantuan,” pungkasnya. (sidik)
























