SATELITNEWS.COM, SERANG—Munculnya nama Airin Rachmi Diany sebagai bakal calon gubernur di kancah pilkada Banten cukup mendapat perhatian positif dari banyak kalangan, termasuk dari kalangan mahasiswa. Mereka berharap mantan Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dua periode tersebut bisa memberikan solusi atas segala permasalahan yang ada di Banten.
Siti Fatimatuzzahra, mahasiswi Jurusan Bahasa Inggris, UIN SMH Banten merupakan salah satunya. Kepada Airin mahasiswi ini berharap dapat memberi solusi atas berbagai kekurangan dan persoalan yang terjadi di Banten.
Ia menyebut ada beberapa persoalan dan isu di Banten yang disorot yaitu soal pendidikan, ekonomi, lingkungan dan juga reformasi birokrasi. Kemudian angka putus sekolah yang masih terbilang tinggi serta angka minat pendidikan yang terbilang rendah. “Selain itu Banten ternyata tinggi angka penganggurannya, bahkan belum lama ini diberitakan sebagai daerah yang paling tidak bahagia,” ujarnya saat diwawancara awak media di Serang, Rabu (9/11/2022).
Lebih lanjut, Fatimatuzzahra menyebut pergantian kepemimpinan secara reguler seperti pilkada merupakan sarana legal untuk memunculkan pemimpin yang mampu memberi solusi dan menyelesaikan persoalan. Airin dalam pandangannya merupakan tokoh perempuan yang memiliki kapasitas, kemampuan dan pengalaman sebagai pemimpin. Karenanya ia berharap Airin dapan mencari dan memberi solusi untuk menyelesaikan persoalan dan memperbaiki keadaan.
“Setiap pemerintahan pasti ada plus minusnya. Tetapi fokus pada penyelesaian masalah seharusnya menjadi prioritas. Para mahasiswa pernah berdemo saat hari ulang tahun Banten kemarin agar persoalan-persoalan yang ada diperhatikan pemangku kebijakan. Tentu bagi para bakal calon, khususnya Bu Airin harus mempelajari persoalan itu. Dengan pengalaman dan jam terbangnya, saya percaya dia memahami hal ini,” ujarnya.
Sementara pada banyak kesempatan saat bertemu warga, Airin menyatakan kesediaan, kesiapan dan memohon doa restu serta dukungan warga untuk menjadi Gubernur Banten. Airin mengaku sudah dan tengah terus menggodog berbagai program prioritas yang dengan sendirinya akan tertuang dalam visi misi kandidat. Kajian dan survei serta dialog dengan para tokoh, akademisi, para sesepuh, pemuda, mahasiswa dan emak-emak di Banten terus dilakukan. Tentu berbagai persoalan yang muncul baik berasal dari data statistik maupun dari berbagai informasi media dan sejenisnya akan menjadi referensi. Semua dilakukan untuk membuat Banten lebih maju lagi dan kunci utamanya adalah kebersamaan.
Baca Juga: Airin Kembali Pimpin Golkar Tangsel
“Kebersamaan itu penting. Semua harus gotong royong bekerja memajukan provinsi yang kita cintai ini. Stakeholders harus terlibat berpartisipasi memajukan daerah. Jangan ada ego wilayah, ego sektoral dan sejenisnya. Banten maju bersama berarti juga semua wilayah di Banten harus sama-sama maju,” ujarnya dalam kesempatan berkunjung ke sebuah pesantren di kawasan Serang Banten, Rabu (9/11/2022) siang. (dm)
























