SATELITNEWS.COM, SERANG–Kepala Desa (Kades) Kareo, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Rusjani, membangun kantor desanya secara swadaya masyarakat dan perusahaan di wilayahnya, dengan konstruksi yang cukup megah.
Kata Rusjani, kantor desa yang selama ini ditempatinya kerap banjir, lantaran lokasi bangunannya berada di bawah jalan raya. Oleh karena itu, pada 3 Maret 2021 pihaknya berinisiatif membangun kantornya.
“Luas lahannya 426 meter persegi, dan luas bangunan 262,4 meter persegi. Kondisi kantor desa tadinya ada di bawah, jadi saya uruk sekitar 2 meter. Sehingga sekarang, posisinya tidak berada di bawah jalan lagi,” kata Rusjani, saat peresmian kantor desanya, Selasa (22/11/2022).
Menurutnya, kantor desanya dibangun secara swadaya masyarakat dan hasil iuran perusahaan. Adapun untuk proses pembangunannya, sekitar satu tahun lebih.
“Jadi ini pembangunan kantor desa, sifatnya swadaya. Setiap dapat rezeki, saya manfaatkan ke sini. Kalau ditanya, saya menghabiskan berapa saya tidak dapat jawab,” tuturnya.
Rusjani mengungkapkan, dari 13 perusahaan yang ada di desanya, ada 7 perusahaan yang menyumbang atau membantunya. “Sebenarnya kalau saya masih mau sowan ke pabrik yang lain, bisa saya minta. Cuma karena ini (pembangunan kantor desa,red) sudah selesai, ya sudah,” tuturnya.
Baca Juga: Antisipasi Lonjakan Pasien, Dinkes Kabupaten Serang Siagakan Semua Puskesmas
Sementara, Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah mengaku, merasa bangga dan apresiasi terhadap Desa Kareo dan Industri. Karena telah membantu pembangunan kantor desa di tengah kesulitan keuangan Pemda Kabupaten Serang.
“Saya atas nama Pemkab Serang dan pribadi mengucapkan terimakasih dan bangga untuk pembangunan kantor desa ini. Ternyata pak kades punya inovasi, kepedulian dan semangat luar biasa, ini harusnya bisa memotivasi kades lain yang ada di sekitar industri,” ungkap Tatu.
Ditambahkannya, di Kabupaten Serang ada 326 desa. Dari jumlah tersebut, saat ini masih banyak kantor desa yang harus dibangun. “Jadi dengan kebersamaan ini, Pemda akan dengan cepat menyelesaikan pembangunan kantor desa yang tidak layak,” pungkasnya. (sidik)
























