Senin, 7 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Pipa di Bawah Rel Bocor, Pasokan Air Mampet

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Selasa, 27 Des 2022 10:30 WIB
Rubrik Headline, Kota Tangerang, Metro Tangerang
Pipa di Bawah Rel Bocor, Pasokan Air Mampet

BOCOR: Penjaga pintu perlintasan PT KAI, Samino memperlihatkan lokasi kebocoran pipa jaringan distribusi utama (JDU), Senin (26/12). (IST)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Pasokan air bersih terhadap 9.000 pelanggan PDAM Tirta Benteng di sebagian wilayah mampet selama empat hari terakhir. Problem itu disebabkan adanya kebocoran pipa jaringan distribusi utama (JDU) di tengah jalur rel kereta api Stasiun Tanah Tinggi, Kota Tangerang pada Kamis (22/12) lalu.

Pipa JDU tersebut diketahui masih menjadi milik Perumdam Tirta Kerta Raharja Kabupaten Tangerang. Melalui pipa tersebut, air disalurkan kepada para pelanggan Perumdam Tirta Benteng Kota Tangerang.

Direktur Perumda TB, Sumarya mengatakan kebocoran pipa JDU itu berdampak terhadap kurang lebih 9.000 pelanggan yang terdampak di wilayah satu pelayanannya. Di antaranya Perumahan Moderland, Bumi Mas Raya, Mahkota Mas, Kompleks Sitanala, sebagian Kecamatan Tangerang, Kebon Besar, Batuceper dan Tanah Tinggi.

Masih kata dia, debit aliran air ke pelanggan harus dikurangi guna mengurangi kebocoran yang lebih besar. Artinya, aliran air di wilayah terdampak menjadi kecil. Namun ada juga yang tak teraliri sama sekali.

“Tapi kita lakukan pendistribusian air gratis melalui truk tangki,”ungkapnya saat ditemui di Kantor Perumda TB, Senin, (26/12).

Sumarya menjelaskan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Perumdam Tirta Kerta Raharja (TKR) terkait perbaikan pipa JDU tersebut.

Baca Juga: Sama-sama Melayani Air Minum, PAM Tangsel dan Perumdam TKR Berangkat dari Fondasi Berbeda

“Itu, kan, masih tanggungjawab teman-teman Kabupaten (PDAM TKR), kita sudah koordinasi,”imbuhnya.

Menurut Sumarya, Perumdam TKR sudah melakukan langkah-langkah untuk melakukan perbaikan. Hal pertama yang dilakukan adalah mengirimkan surat permohonan izin untuk melakukan penggalian di lokasi kepada PT KAI.  Sayangnya, lanjut Sumarya, surat izin penggalian yang dilayangkan belum mendapat jawaban dari pihak BUMN tersebut.

BeritaTerbaru

Pabrik Plastik Terbakar di Balaraja, Warga Panik

Pabrik Plastik Terbakar di Balaraja, Warga Panik

Senin, 7 Sep 2026 08:22 WIB
Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Pemkot Tangerang Terapkan PJJ Mulai Hari Ini

Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Pemkot Tangerang Terapkan PJJ Mulai Hari Ini

Senin, 7 Sep 2026 08:13 WIB
Layanan SIM Keliling Tangsel Jumat 3 Juli 2026, Cek Lokasinya

SIM Keliling Tangerang Selatan Senin 7 September 2026, Lokasi dan Jadwalnya

Senin, 7 Sep 2026 08:06 WIB
SIM Keliling Kota Tangerang Selasa 1 September, Cek Lokasinya

SIM Keliling Kota Tangerang Senin 7 September, Cek Lokasinya

Senin, 7 Sep 2026 08:00 WIB

Selanjutnya, tambah dia, Perumdam TB bersama Perumdam TKR akan membuat ekspose terkait metodologi pengerjaan seperti persiapan peralatan, langkah kerja dan keamanan. Jika ekspose sudah dilaksanakan dan izin keluar maka akan langsung dikerjakan. Dia memprediksi pengerjaan proyek perbaikan hanya membutuhkan waktu dua hari.

“Sementara ini, surat izin sudah, tapi eksposenya belum. Kalau itu sudah selesai, mungkin KAI bisa kasih izin. Insya Allah, pengerjaan selesai dua hari,” terangnya.

Humas PDAM TKR Kabupaten Tangerang, Yunis mengatakan, bahwa untuk perbaikan pipa yang bocor, pihaknya harus menunggu perizinan dari pihak PT KAI. Karena, pipa yang bocor berada di bawah lintasan kereta api. Dia juga mengatakan permintaan maafnya kepada pelanggan PDAM atas ketidaknyaman terkait adanya kebocoran pipa.

“Pertama kami meminta maaf, kepada para konsumen. Untuk perbaikan, kita menunggu izin dari PT KAI terlebih dahulu, karena kan nanti ada pembongkaran, tidak mungkin tanpa adanya persetujuan dari PT KAI,” ujarnya.

Baca Juga: Perkuat Dukungan Penanganan Kebakaran, Perumdam TKR Berikan Bantuan Sembako dan Penyediaan Air Bersih Gratis Bagi Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin

Yunis mengaku, belum mengetahui apa penyebab keboroan pipa di bawah rel kereta api dekat Stasiun Tanah Tinggi Kota Tangerang. Namun, dia menduga hal itu dikarenakan getaran dan tekanan kereta yang melintas.

“Belum diketahui penyebabnya tapi sepertinya karena getaran dan tekanan kereta yang melintas,” tambahnya.

Sementara itu pelanggan Perumda TB dengan jenis tarif sosial umum, Masjid Ar-Rahman di Perumahan Bumi Mas Raya, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, mengalami gangguan akibat pendistribusian air yang keluar tidak stabil. Rifki, salah satu pengurus masjid mengatakan, terjadi perubahan putaran meteran yang menjadi lambat dalam kurun waktu seminggu terakhir. Puncaknya kata dia, air yang keluar menghambat waktu shalat Jumat minggu lalu.

“Waktu salat Jumat kan, banyak pemakaian air, orang yang pakai banyak, sedangkan air keluarnya kecil, walaupun ada toren penampungan, otomatis telat nampungnya,” keluhnya.

Terkait bocornya pipa tersebut, penjaga pintu perlintasan PT KAI, Samino mengatakan, kebocoran itu diketahui setelah air tiba-tiba menyembur ke atas dari rongga bebatuan di tengah dua jalur kereta.

“Pas pertama kali, airnya menyembur, keluarnya kencang,” ujar Samino saat ditemui di pos jaga perlintasan kereta api di Stasiun Tanah Tinggi pada Senin, (26/12).

Lebih lanjut, Samino menjelaskan, kebocoran tersebut dikhawatirkan dapat berimbas dengan kestabilan tanah yang ada di di bawah rel. Adanya air dapat membuat tanah terkikis menurun.

“Tanah di posisi rel nggak boleh basah karena takut banyak lumpur di bawah. Akhirnya nggak steril pas kereta lewat, jadi genjot dan tanahnya turun,” katanya. (mg3/alfian)

Tags: Perumdam Tirta Bentengperumdam tkrpipa
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Gubernur Banten Andra Soni, meninjau aktivitas GAK di PVMBG, Minggu (6/9/2026). (ISTIMEWA)
Banten Region

Pemprov Banten Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh

Minggu, 6 Sep 2026 21:14 WIB
Kota Tangerang

Turidi Imbau Warga Tangerang Waspada Abu Vulkanik

Minggu, 6 Sep 2026 20:54 WIB
Kepala Dindikpora Kabupaten Pandeglang, Sutoto. (ISTIMEWA)
Banten Region

Erupsi GAK Terus Meningkat, Sekolah di Pandeglang Berlakukan BDR

Minggu, 6 Sep 2026 20:14 WIB
BERSIHKAN ABU -- Seorang warga di Kelurahan Pandeglang, Kecamatan Pandeglang, sedang membersihkan sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, Minggu (6/9/2026). (MARDIANA/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Abu Vulkanik Erupsi GAK Hujani Pandeglang, Bupati Dewi: Gunakan Masker dan Kacamata

Minggu, 6 Sep 2026 20:10 WIB
DPRD Imbau Warga Kota Tangerang Waspada Abu Vulkanik GAK
Kota Tangerang

DPRD Imbau Warga Kota Tangerang Waspada Abu Vulkanik GAK

Minggu, 6 Sep 2026 19:54 WIB
Fase Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Status Siaga Tetap Berlaku
Headline

Fase Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Status Siaga Tetap Berlaku

Minggu, 6 Sep 2026 17:27 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Warga Banten Mulai Tak Takut Cek Kesehatan

Warga Banten Mulai Tak Takut Cek Kesehatan

Selasa, 1 Sep 2026 08:58 WIB
RAPBD Perubahan 2026, Belanja Daerah Diproyeksikan Naik Rp214,387 Miliar

Wali Kota Tangerang Imbau Warga Waspada Abu Vulkanik GAK

Minggu, 6 Sep 2026 12:35 WIB
Wanita Paruh Baya Ditemukan Tewas di Tangsel, Diduga Akibat Asam Lambung

Wanita Paruh Baya Ditemukan Tewas di Tangsel, Diduga Akibat Asam Lambung

Selasa, 1 Sep 2026 08:54 WIB
Gus Kikin Serukan NU Membumi dan Sentuh Rakyat Kecil, Prabowo Ingin Entaskan Kemiskinan

Gus Kikin Serukan NU Membumi dan Sentuh Rakyat Kecil, Prabowo Ingin Entaskan Kemiskinan

Senin, 31 Agu 2026 17:28 WIB
Abu Anak Krakatau Tutup Bandara Soekarno-Hatta, 22.798 Penumpang Terdampak

Abu Anak Krakatau Tutup Bandara Soekarno-Hatta, 22.798 Penumpang Terdampak

Minggu, 6 Sep 2026 16:05 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.