Rabu, 20 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Ragam Life Style

8 Penyebab, Tanda-tanda, Penanganan dan Pencegahan Pendarahan Otak

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Rabu, 28 Des 2022 19:41 WIB
Rubrik Life Style, Ragam
8 Penyebab, Tanda-tanda, Penanganan dan Pencegahan Pendarahan Otak

ILUSTRASI PENDARAHAN OTAK. IST

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Pendarahan otak adalah masalah medis darurat, yang perlu segera ditangani. Halodoc menyebut, masalah ini terjadi, ketika arteri di otak pecah dan menyebabkan pendarahan di jaringan sekitarnya.

Darah yang terkumpul ini, kemudian membentuk massa dan memberi tekanan pada otak. Inilah yang disebut dengan epidural hematoma. Hematoma dapat menghambat aliran darah dan membunuh sel-sel otak. Pada akhirnya, kematian sel-sel otak membuat pengidapnya tidak sadarkan diri, atau bahkan kematian. Pendarahan otak bisa terjadi di bagian otak mana pun. Tak cuma di dalam otak, tetapi juga di antara otak dan selaput yang menutupinya. Bisa juga di antara tengkorak dan selaput otak.

Faktor Penyebab

Ada 8 kondisi medis yang memicu terjadinya pendarahan otak, berikut rinciannya:

  1. Trauma kepala

Cedera kepala adalah penyebab paling umum pendarahan otak. Kondisi ini paling berisiko dialami lansia di atas 50 tahun.

Keseimbangan tubuh mengalami penurunan seiring bertambahnya usia.

  1. Tekanan Darah Tinggi

Pengidap tekanan darah tinggi juga berisiko mengalami pendarahan otak. Karena tekanan darah yang tinggi, dapat melemahkan dinding pembuluh darah (aneurisma) otak, sehingga berisiko pecah.

BeritaTerbaru

3 Shio yang Banjir Cuan Sepanjang Tahun Kuda Api

3 Shio yang Banjir Cuan Sepanjang Tahun Kuda Api

Jumat, 8 Mei 2026 16:33 WIB
Hadirkan Film Terbaru, Baim Wong Sutradarai Film Drama Keluarga 'Semua Akan Baik-baik Saja'

Hadirkan Film Terbaru, Baim Wong Sutradarai Film Drama Keluarga ‘Semua Akan Baik-baik Saja’

Jumat, 8 Mei 2026 15:35 WIB
Hanya Ingin Berpisah, Clara Shinta Tak Persoalkan Harta Gana-gini

Hanya Ingin Berpisah, Clara Shinta Tak Persoalkan Harta Gana-gini

Kamis, 7 Mei 2026 12:38 WIB
H. Edi Humaedi, S.H, M.H. (ISTIMEWA)

Pengacara H. Edi Humaedi: Jangan Khianati Rasa Keadilan Masyarakat

Rabu, 6 Mei 2026 19:44 WIB
  1. Malformasi arteriovenosa

Kelainan pembuluh darah yang hadir saat lahir ini terjadi, ketika arteri dan vena terhubung secara langsung, tanpa melalui pembuluh kapiler.

Kelainan ini berisiko menimbulkan sejumlah gangguan pada sistem peredaran darah, termasuk pendarahan otak.

  1. Angiopati amiloid

Ini merupakan kelainan pada dinding pembuluh darah. Angiopati umumnya berkembang, seiring bertambahnya usia dan tekanan darah tinggi.

  1. Gangguan darah

Hemofilia dan anemia sel sabit merupakan gangguan darah, yang menyebabkan penurunan kadar trombosit dan pembekuan darah atau pengenceran darah. Keduanya sama-sama berisiko menyebabkan pendarahan otak.

  1. Penyakit hati

Penyakit hati juga dapat meningkatkan risiko pendarahan. Karena, selain menyaring racun, hati juga membantu proses penggumpalan darah. Sehingga, masalah yang terjadi di organ hati, dapat mengganggu proses penggumpalan darah dan memicu pendarahan.

  1. Tumor otak

Ukuran tumor yang membesar, dapat memberi tekanan di jaringan-jaringan otak. Sehingga, berisiko menyebabkan pendarahan.

  1. Aterosklerosis

Penumpukan plak di dalam pembuluh darah (aterosklerosis) dapat menghambat aliran darah. Aliran darah yang terhambat, berisiko pecah dan menyebabkan pendarahan.

Tanda-Tanda

Gejala pendarahan otak bisa bermacam-macam. Tergantung pada lokasi pendarahan, tingkat keparahan pendarahan, dan jumlah jaringan yang terkena. Perkembangan gejala cenderung terjadi secara tiba-tiba, sehingga berisiko cepat memburuk.

Karena itu, penting bagi kita, untuk mengenali tanda-tanda pendarahan otak. Agar penderita  bisa segera mendapat perawatan yang tepat. Gejala pendarahan otak antara lain meliputi sakit kepala parah yang muncul tiba-tiba, kejang tanpa riwayat kejang sebelumnya, kelemahan pada lengan atau kaki, mual atau muntah, kewaspadaan berkurang, lesu, dan perubahan penglihatan.

Selain itu, juga ada kesemutan atau mati rasa, kesulitan berbicara atau memahami pembicaraan, kesulitan menulis atau membaca, kehilangan keterampilan motorik halus seperti tremor tangan, koordinasi tubuh memburuk, kehilangan keseimbangan, indera perasa yang tidak normal, dan hilang kesadaran.

Mengingat gejala tersebut bisa disebabkan oleh kondisi selain pendarahan otak, penting bagi kita untuk segera mencari bantuan medis. Demi mendapat diagnosis yang tepat. Dalam melakukan pemeriksaan, dokter perlu melakukan tes pencitraan seperti CT Scan atau MRI, untuk mencari letak dan penyebab pendarahan. Pemeriksaan neurologis atau pemeriksaan mata, yang dapat menunjukkan pembengkakan saraf optik, juga dapat dilakukan.

Penanganan dan Pencegahan

Parah tidaknya perdarahan otak, tergantung pada ukuran perdarahan dan jumlah pembengkakan. Tak sedikit orang yang bisa sembuh total, setelah mengalami pendarahan otak. Namun, tak sedikit pula yang mengalami komplikasi seperti stroke, kehilangan fungsi otak, kejang bahkan kematian. Pembedahan sering kali menjadi satu-satunya jalan, untuk mengurangi pembengkakan dan mencegah pendarahan.

Selain itu, obat-obatan tertentu juga dapat diresepkan untuk mengurangi rasa sakit, pembengkakan, dan mengendalikan kejang. Mengingat pendarahan otak adalah kondisi yang serius, penting untuk mengontrol berbagai faktor risiko pemicunya.

Sebagian besar pendarahan otak disebabkan oleh cedera kepala. Karena itu, jangan lupa gunakan perangkat keselamatan seperti helm atau sabuk pengaman saat berkendara. Jika Anda punya riwayat tekanan darah tinggi, pastikan untuk rutin memeriksa tekanan darah. Serta terapkan gaya hidup yang lebih sehat. Gaya hidup sehat yang wajib Anda lakukan antara lain mengkonsumsi makanan sehat, berolahraga secara teratur, dan berhenti merokok. (rm)

Tags: obatotakpendarahan
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

Ahmad Dhani Ungkap Kekecewaan Keluarga, Tak Mau Bertemu Maia Estianty Lagi
Life Style

Ahmad Dhani Ungkap Kekecewaan Keluarga, Tak Mau Bertemu Maia Estianty Lagi

Rabu, 6 Mei 2026 19:31 WIB
Usai Seluruh Anaknya Berkumpul, Ayah Bunga Zainal Tutup Usia
Life Style

Usai Seluruh Anaknya Berkumpul, Ayah Bunga Zainal Tutup Usia

Rabu, 6 Mei 2026 19:26 WIB
Buka Luka Lama, Ahmad Dhani: Desember 2006 Saya Ceraikan Maia Karena Selingkuh!
Life Style

Buka Luka Lama, Ahmad Dhani: Desember 2006 Saya Ceraikan Maia Karena Selingkuh!

Rabu, 6 Mei 2026 17:02 WIB
Kembali Pacaran, Kali Ini Dearly Djoshua Pasang Badan Buat Ari Lasso dari Hujatan Netizen
Life Style

Kembali Pacaran, Kali Ini Dearly Djoshua Pasang Badan Buat Ari Lasso dari Hujatan Netizen

Selasa, 5 Mei 2026 16:34 WIB
Usai Singgung Isu Perselingkuhan, Akun Instagram Ahmad Dhani Hilang
Life Style

Usai Singgung Isu Perselingkuhan, Akun Instagram Ahmad Dhani Hilang

Senin, 4 Mei 2026 20:48 WIB
Tak Ajukan Banding, Ammar Zoni Segera Dikirim Balik ke Nusakambangan
Life Style

Tak Ajukan Banding, Ammar Zoni Segera Dikirim Balik ke Nusakambangan

Senin, 4 Mei 2026 20:38 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Warga Cipeucang Keberatan Harga Pembebasan Lahan untuk PSEL Tangsel

Warga Cipeucang Keberatan Harga Pembebasan Lahan untuk PSEL Tangsel

Selasa, 19 Mei 2026 09:08 WIB
Bupati Serang Ratu Rahmatuzakiyah. (ISTIMEWA)

27 KDMP di Kabupaten Serang Sudah di Bangun, 134 Belum Miliki Lahan

Minggu, 17 Mei 2026 07:59 WIB
IMG-20260513-WA0078

Bupati Tangerang Panggil Pengelola Tempat Hiburan Malam Ilegal di Tigaraksa

Rabu, 13 Mei 2026 22:26 WIB
The Special One Kembali ke Real Madrid

The Special One Kembali ke Real Madrid

Senin, 18 Mei 2026 16:48 WIB
Edarkan Obat Keras, IRT di Lebak Ditangkap Polisi

Edarkan Obat Keras, IRT di Lebak Ditangkap Polisi

Senin, 18 Mei 2026 15:22 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.