SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kota Tangerang mengenalkan Dewa United pada ajang Mendadak Basket yang diikuti oleh belasan klub yang ada di Kota Tangerang. Dalam kesempatan tersebut, klub asal Surabaya yakni Dewa United yang kini bermarkas di Kota Tangerang juga turut diperkenalkan.
Setelah pindah markas dari Surabaya ke Tangerang, Dewa United pun resmi berganti nama menjadi Dewa United Banten (DUB) menjelang kompetisi juara Indonesia Basketball League (IBL) musim 2023. Ketua Perbasi Kota Tangerang Andri S Permana mengungkapkan, kegiatan yang berlangsung di lapangan basket Ahmad Yani ini merupakan bagian penting untuk mempresentasikan basket yang lebih terbuka lagi.
“Yang paling penting, basket di Kota tangerang akan merepresentasikan basis kecamatan dan populasinya lebih banyak. Dan kesempatan bermain basket untuk anak-anak jadi terbuka. Basket di Kota Tangerang ini, kan, secara kultural punya akar yang sangat kuat,” ujarnya Rabu, (11/01/2023).
“Dan, lapangan Ahmad Yani ini adalah landmark kita. Secara histori, terdapat banyak sejarah bagi perkembangan aset di Kota Tangerang,” imbuhnya. Sebagai ketua Perbasi, kata dia, wajib hukumnya mengembalikan nilai histori untuk generasi anak-anak ini. “Tahun ini, target kita akan memiliki 13 klub yang mewakili dari setiap kecamatan. Hari ini, alhamdulillah, sudah ada 10 klub yang aktif dan satu klub lagi dalam persiapan. Dan targetnya kita akan gelar kompetisi di akhir bulan ini,” jelasnya.
Masuknya Klub Dewa United ke Kota Tangerang, menurutnya dapat membuka ruang-ruang kepada anak-anak. Dia juga menyampaikan, olahraga basket merupakan milik semua kalangan dan dari segala usia.
“Kita berharap, Dewa United memberikan warna, ruang bagi anak muda di Kota Tangerang. Bahwa kita ingin memberikan pesan kepada stakeholder, basket adalah olahraga merakyat, tidak menjadi dikotomi milik komunitas tertentu atau orang-orang kaya,” paparnya.
Baca Juga: Kota Tangerang Raih 1 Emas dan 2 Perunggu di POPDA XII Banten 2026
“Kegiatan basket ini akan diikuti volum-volum berikutnya kedua, ketiga, dan seterusnya. Ini adalah sosial movement, gerakan bahwa basket tidak hanya sebuah olahraga, tapi sebagai pilihan pembentukan karakter,” sambungnya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Olahraga Dewa United Banten Wijaya Saputra turut merasakan animo yang besar dalam kegiatan tersebut. “Saya baru pertama ke sini dengan membawa beberapa pemain. Saya lihat animonya luar biasa, dan berhasil membangkitkan animo masyarakat di Kota Tangerang. Lebih banyak lagi event-event seperti ini biar anak-anak sekarang, life styale adalah bermain basket,” ungkap pria yang akrab disapa Wijin ini.
“Zaman sekarang bermain basket itu menjadi sebuah bangkit anak-anak tersendiri karen banyak sekolah dan universitas yang memberikan beasiswa sebagai support full terhadap orang tua,” lanjutnya. Menjelang sore, acara tersebut ditutup dengan melakukan flashmob oleh puluhan anak-anak dan pelatih setiap klub yang hadir secara bersama-sama. (mg03)
























