SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Permasalahan banjir menjadi prioritas utama dalam musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) 2024 tingkat Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang.
Camat Batuceper Katrina Iswandari menyampaikan, warganya telah menyepakati tiga prioritas utama permasalahan di lingkungan Kecamatan Batuceper mulai dari masalah banjir hingga sampah. “Telah disepakati bersama tiga prioritas, yaitu; terkait penanggulangan genangan atau banjir; tata kelola persampahan; dan kegiatan bedah rumah,” kata Katrina.
Terkait permasalahan banjir, lanjutnya, hampir terjadi di setiap kelurahan di Kecamatan Batuceper yang bisa tergenang berhari-hari. “Sebenarnya, kalau di kita itu genangan. Karena kalau banjir kan berhari-hari. Kalau kita, paling lama 2-3 hari,” katanya.
Dalam hal pengelolaan sampah, pihaknya akan menghilangkan tempat pembuangan sementara (TPS) yang berada di pinggir jalan. Pasalnya, terdapat orang-orang atau para pengguna jalan selain warga setempat yang membuang sampah di TPS tersebut. “Jadi, rencananya sampah tidak lagi transit atau dibuang di TPS, tetapi tetap di gerobak sampai nantinya diangkut oleh petugas sampah kebersihan,” jelasnya.
Sehubungan bedah rumah, sambung Katrina, pihaknya berusaha mendapatkan program tersebut jauh lebih banyak dari sebelumnya yakni 22 rumah yang dibedah. “Untuk bedah rumah kita setiap tahun mengajukan lebih dari 50 rumah, tapi, kan kembali lagi ke Pemkot. Tahun kemarin ada 22 rumah yang dibedah,” ucapnya.
Ketua KNPI Kecamatan Batuceper, Hardiansyah mengungkapkan kesepakatannya atas hasil musrenbang Kecamatan Batuceper tersebut. Dirinya mengatakan, masalah banjir menjadi hal serius yang kerap menghantui masyarakat. “Kita sepakat, apalagi banjir karena sulit ketika masuk musim penghujan,” katanya. “Aspirasi utama kita, kan gedung pemuda. Itu bagian penting untuk wadah kegiatan dan perkumpulan pemuda,” imbuhnya. (mg03)