Minggu, 17 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Banten Region

Musim Panen, Pemprov Banten Antisipasi Gabah Lokal Keluar Daerah

Oleh Mardiana
Senin, 27 Feb 2023 14:23 WIB
Rubrik Banten Region, Pemprov Banten
Pj Gubernur Banten, Al Muktabar. (ISTIMEWA)

Pj Gubernur Banten, Al Muktabar. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, SERANG – Pemprov Banten, mendorong agar gabah lokal hasil panen para petani bisa dimaksimalkan pengelolaannya di dalam daerah.

Antisipasi itu penting dilakukan, mengingat saat ini sebagian besar daerah di Banten sudah memasuki masa panen raya.

Terlebih, saat ini komoditas beras menjadi sangat dibutuhkan oleh sebagian besar daerah-daerah di Indonesia, dalam rangka menekan angka inflasi.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, beras menjadi penyumbang inflasi terbesar pada periode Januari 2023 dan penyumbang Indeks Perkembangan Harga (IPH) tertinggi di seluruh daerah.

Ada 10 komoditas yang berpotensi menyumbang inflasi yakni, komoditas Beras terjadi kenaikan di 149 Kabupaten/Kota, Cabai Merah di 123 daerah, Minyak Goreng 117 daerah, Bawang Merah 84 daerah, Cabai Rawit 47 daerah, Bawang Putih 33 daerah, Daging Ayam Ras di 21 daerah, Udang Basah di 20 daerah, Ikan Kembung di 19 daerah dan Tempe di 17 daerah.

Pj Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan, untuk mencapai harapan itu, pihaknya sudah melakukan kordinasi bersama Bulog dan BUMD yang ada, dalam hal ini PT Agrobisnis Banten Mandiri (ABM), agar serapan gabah dari petani itu bisa semaksimal mungkin.

BeritaTerbaru

IMG_20260516_145243

Panen Jagung, Polri Dukung Upaya Penguatan Ketahanan Pangan

Sabtu, 16 Mei 2026 15:12 WIB
IMG_20260516_101226

Fraksi PAN Apresiasi Bupati Serang Alihkan Anggaran Fasilitas Jabatan untuk Ambulans Desa dan RTLH

Sabtu, 16 Mei 2026 10:17 WIB
IMG_20260516_100325

Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Longsor di Lebak

Sabtu, 16 Mei 2026 10:10 WIB
Umat Katolik saat melakukan ziarah di Goa Maria Kanada di Kampung Narimbang Dalam, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Jumat (15/5/2026). (ISTIMEWA)

Di Bukit Sunyi Lebak, Ribuan Umat Katolik Datang Menitipkan Harapan di Goa Maria Kanada

Jumat, 15 Mei 2026 16:39 WIB

“Itu bisa dilakukan dengan berbagai langkah. Intinya sedapat mungkin kita mengusahakan agar pengelolaan gabah dengan beras terjadi di daerah kita sendiri,” pungkasnya, seusai mengikuti Rakor Inflasi di Pendopo Gubernur Banten, Senin (27/2/2023), yang dipimpin oleh Mendagri Tito Karnavian.

Selain itu, lanjutnya, Al juga mendorong agar para pengusaha-pengusaha lokal yang mempunyai penggilingan padi atau Rice Mailing Unit (RMU) bisa dilibatkan dalam rantai usaha ini.

Itu penting dilakukan, agar panen raya ini bisa menjadi hajat masyarakat Banten bersama.

“Terhadap berbagai persoalan yang butuh dikomunikasikan dengan pemerintah, kita siap untuk memfasilitasi itu,” katanya.

Pada tahun 2022 lalu, produksi gabah dari petani mencapai 1,7 juta ton. Dari jumlah itu, peran BUMD hanya bisa menyerap sebanyak 1.000 ton dan Bulog yang diperkirakan mencapai 4.000 ton, kemudian 350.000 ton dikooptasi oleh korporasi, sedangkan sisanya patut diduga masih keluar daerah.

Sedangkan untuk tahun ini, Pemprov meningkatkan target capaian panen gabah dari petani lokal sebanyak 2 juta ton lebih.

Secara hitungan angka, target itu dinilai mencukupi untuk memenuhi kebutuhan konsumsi 12 juta lebih penduduk Banten. Ditambah lagi Pemprov mengalokasikan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) sebanyak 1.384 ton beras.

Seperti diberitakan sebelumnya, Sekretaris Komunitas Penggilingan Padi dan Beras Mandiri (KPPBM) Anis Fuad mengatakan, WPI berani membeli gabah dari petani dengan harga tinggi mencapai Rp6.000 per kilogram.

Harga itu jelas, sangat tidak terjangkau bagi para pengusaha penggilingan lokal yang hanya mampu membeli dengan harga Rp5.500 per kilogram.

Informasi yang dihimpun, WPI dengan RMU dan gudang yang dimilikinya dalam sehari bisa memproduksi 1.000 kg beras dengan kualitas premium dengan target sebanyak 350 ribu ton dalam setahun.

Artinya, sekitar 15 persen lebih produksi gabah di Banten tahun 2023 dikelola oleh korporasi, sedangkan PT ABM tidak sampai mengelola sampai 5 persen saja.

Selain membeli gabah dengan harga tinggi, WPI juga melakukan strategi pasar melalui pembinaan ke sejumlah Gapoktan. Dengan begitu, para petani dipastikan akan tetap menjual gabahnya ke WPI.

Anis mengaku, sudah beberapa musim ini penggilingannya tidak beroperasi karena gabah dari para petani yang biasa ia beli beralih ke WPI.

Begitu juga dengan rekan-rekan lainnya yang hampir 80 persen juga off. “Seharusnya WPI itu tidak membeli gabah tapi beli berasnya saja,” imbuhnya. (mg2)

Tags: Antisipasi Gabah Keluar DaerahMusim Panenpemprov banten
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Serang Azwar Anas. (ISTIMEWA)
Banten Region

DPRD Kabupaten Serang Apresiasi Bupati Zakiyah Tak Gunakan Rumah dan Kendaraan Dinas

Jumat, 15 Mei 2026 16:34 WIB
Ilustrasi PHK sepihak. (ISTIMEWA)
Banten Region

Diduga PHK Karyawan Yang Sakit, PT Wild Wood Disorot Buruh Lebak

Jumat, 15 Mei 2026 11:09 WIB
Sejumlah mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Pemerintahan (FISIP) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), mengunjungi Komunitas Peduli Sungai Banten (KPSB), di Rumah Singgah Fesbuk Banten News (FBN), Jalan Gelatik Komplek Tegal Padang, Drangong, Taktakan, Kota Serang, belum lama ini. (ISTIMEWA)
Banten Region

Mahasiswa FISIP Untirta Kunjungi Komunitas Peduli Sungai Banten

Jumat, 15 Mei 2026 09:33 WIB
Salahsatu pengantar jamaah haji, yang tidak kuasa menahan tangis saat saudaranya berangkat menunaikan rukun Islam ke lima, di Pendopo Pemkab Lebak, Kamis (14/5/2026) malam. (MULYANA/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Tangis Haru Pecah di Pendopo Lebak Saat Ratusan Calon Haji Dilepas ke Tanah Suci

Jumat, 15 Mei 2026 09:25 WIB
Beri Penghargaan Wajib Pajak, Bupati Serang Paparkan Realisasi Pencapaian
Banten Region

Beri Penghargaan Wajib Pajak, Bupati Serang Paparkan Realisasi Pencapaian

Kamis, 14 Mei 2026 15:42 WIB
IMG-20260514-WA0022
Banten Region

Polsek Cikeusal Amankan Miras dari Warung dan Kios

Kamis, 14 Mei 2026 13:22 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Laris Manis Diluncurkan, Pengurusan Roya dan Waris di BPN Kabupaten Tangerang Kini Cukup Lima Menit

Laris Manis Diluncurkan, Pengurusan Roya dan Waris di BPN Kabupaten Tangerang Kini Cukup Lima Menit

Senin, 11 Mei 2026 19:21 WIB
Ombudsman Banten: Laris Manis Bisa Selamatkan Biaya Masyarakat hingga Miliaran

Ombudsman Banten: Laris Manis Bisa Selamatkan Biaya Masyarakat hingga Miliaran

Senin, 11 Mei 2026 19:35 WIB
IMG_20260516_141130

WNA Diisolasi di RSPI, Pemerintah: Hantavirus Tak Mudah Menular

Sabtu, 16 Mei 2026 14:14 WIB
Megawati Balik ke Korea, Gabung Hillstate

Megawati Balik ke Korea, Gabung Hillstate

Selasa, 12 Mei 2026 20:23 WIB
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, menggendong bayi yang namanya sama. (ISTIMEWA)

Bupati Tangerang Kunjungi Bayi Bernama Moch. Maesyal Rasyid di Sepatan

Jumat, 15 Mei 2026 12:55 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.