SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Balai Media Center (BMC) Tangerang Raya menggelar pelatihan jurnalistik untuk mahasiswa dengan mengusung tema Ngabuburit Jurnalistik. Dalam kegiatan tersebut, para peserta dilatih untuk menguasai tiga disiplin ilmu jurnalistik seperti fotografi, video jurnalistik dan penulisan berita.
Pelatihan masing-masing disiplin ilmu dilakukan secara bertahap. Setiap minggu hanya satu disiplin ilmu yang diajarkan.
Pada kesempatan pertama, peserta mendapatkan pelatihan fotografi jurnalistik. Pelatihan ini berlangsung di Aula Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Minggu, (2/4).
Wawan Kurniawan selaku pengisi materi memberikan materi berupa cara kerja pekerja foto jurnalis. Serta, pentingnya melatih insting dalam mengambil gambar.
Ketua Panitia Ngabuburit Jurnalistik, Irfan Maulana mengatakan pelatihan ini dilakukan atas dasar kepedulian para jurnalis terhadap pendidikan jurnalistik. Terlebih, kata dia, untuk memberikan gambaran kepada mahasiswa khususnya yang memiliki ketertarikan dengan dunia jurnalistik.
“Peserta yang ikut dalam pelatihan ini diberikan ilmu soal dasar-dasar foto jurnalistik. Bagaimana cara pengambilan foto dengan standar jurnalistik dan penjelasan atau caption dalam foto,” ujar Irfan.
Baca Juga: BPR Kerta Raharja Gemilang Gelar Edukasi Keuangan Untuk Mahasiswa
Menurut dia, pelatihan ini penting diberikan kepada mahasiswa. Karena mahasiswa merupakan agen perubahan. Dia menegaskan pers sebagai salah satu pilar demokrasi setelah yudikatif, legislatif dan eksekutif harus berbagi keilmuan jurnalistik untuk regenerasi.
“Lewat karya jurnalis mahasiswa bisa menyampaikan aspirasi masyarakat untuk perubahan. Sehingga, mahasiswa bisa mengawal demokrasi. Ini juga bisa menjadi bekal mereka ketika terjun ke dunia jurnalistik,” tambahnya.
Irfan menyatakan pelatihan fotografi jurnalistik ini diikuti 60 peserta. Sebagian besar merupakan mahasiswa. Mereka mengikuti dua sesi dalam pelatihan ini. Yakni, sesi teori dan praktik. Menurut Irfan, pelatihan ini tidak dipungut biaya.
Pada pelatihan ini, BMC menggandeng tiga organisasi pers yang menjadi konstituen Dewan Pers. Diantaranya Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta, Pewarta Foto Indonesia (PFI) Tangerang dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Koordinator Wilayah Kota Tangerang.
Dia menjelaskan pelatihan ini berlangsung selama tiga kali pertemuan di setiap pekan bulan Ramadan. Pertemuan pertama pada Minggu, (2/4) dengan materi Foto Jurnalistik. Lalu, sesi kedua dengan materi Video Jurnalistik dan pertelevisian pada Minggu, (9/3). Kemudian, sesi ketiga yakni penulisan jurnalistik pada Minggu, (16/4). (mg3)

















