SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah mengungkapkan literasi keuangan menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk membangun kemandirian finansial, menentukan prioritas kebutuhan, membiasakan diri menabung serta mengambil keputusan keuangan secara tepat.
Untuk itu, literasi dan edukasi keuangan untuk para generasi muda penting agar mereka dapat memahami dan mampu membedakan antara kebutuhan dan keinginan.
Hal tersebut diungkapkan Intan Nurul Hikmah saat membuka literasi dan edukasi keuangan di Universitas Insan Pembangunan Indonesia (Unipip), Sabtu (10/10). Kegiatan ini diselenggarakan PT BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda) bersama Pemerintah Kabupaten Tangerang.
“Saya mengapresiasi kegiatan literasi dan edukasi keuangan yang diselenggarakan PT. BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda). Kegiatan ini sangat penting untuk membekali generasi muda dengan pemahaman keuangan yang baik, sehingga mereka mampu mengelola uang secara bijak, membedakan kebutuhan dan keinginan,” kata Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah kepada Satelit News, Sabtu (10/10) siang.
Wabup Intan berharap kegiatan edukasi semacam ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak kalangan, termasuk ibu-ibu, pekerja buruh, serta masyarakat umum. Pasalnya, tidak hanya generasi muda, namun masyarakat umum secara keseluruhan juga harus diberikan edukasi dan literasi pengelolaan keuangan, sehingga mereka benar-benar mampu mengelola keuangan yang baik, dan secara bijak, serta yang paling penting, benar-benar dapat membedakan kebutuhan dan keinginan.
“Saya mengajak para mahasiswa untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan menggali pengetahuan sebanyak-banyaknya mengenai pengelolaan keuangan, budaya menabung, serta pentingnya mengenali risiko penipuan dan berbagai tawaran investasi yang tidak memiliki legalitas jelas,” kata Wabup Intan.
Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Edukasi Mahasiswa Tangerang Raya Soal Perlindungan dan Masa Depan Finansial
Direktur PT BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda), Ai Suherlan, menjelaskan bahwa kegiatan literasi dan edukasi keuangan merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan perbankan sekaligus mendorong terciptanya masyarakat yang semakin cerdas dan mandiri secara finansial.
Menurut Ai Suherlan, mahasiswa sebagai generasi muda perlu memiliki pemahaman keuangan sejak dini agar mampu mengatur pemasukan dan pengeluaran, menyusun perencanaan keuangan, serta memahami manfaat dan risiko dari produk maupun layanan keuangan yang digunakan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pemahaman bahwa literasi keuangan bukan sekadar mengetahui produk perbankan, tetapi juga bagaimana seseorang mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak dan bertanggung jawab,” jelas Ai Suherlan.
Ia menambahkan, PT BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda) akan terus berupaya mengambil peran dalam mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan melalui kegiatan edukasi, sosialisasi, serta kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan otoritas terkait.
“Melalui sinergi tersebut, perusahaan berharap masyarakat semakin memahami pentingnya perencanaan keuangan, memanfaatkan layanan perbankan sesuai kebutuhan, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap praktik keuangan ilegal,” ungkapnya.
Salah satu mahasiswa yang mengikuti kegiatan tersebut Elva Risi, mengungkapkan bahwa literasi dan edukasi keuangan memberikan wawasan baru mengenai cara mengelola keuangan secara lebih terencana, terutama bagi mahasiswa yang mulai belajar mandiri dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Baca Juga: Puluhan Mahasiswa di Banten dapat Beasiswa
“Menurut saya, kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan pemahaman tentang pentingnya mengatur keuangan sejak masih kuliah. Kami jadi lebih memahami bagaimana membedakan kebutuhan dan keinginan, menyisihkan uang untuk tabungan, serta lebih berhati-hati terhadap tawaran keuangan yang belum jelas kebenarannya,” ungkapnya. (alfian)





















