SATELITNEWS.COM, LEBAK—Sejumlah wilayah di Kabupaten Lebak menjelang sore terus diguyur hujan deras yang disertai angin kencang, dan petir. Oleh karenanya, warga yang pemukimannya berada di bantaran sungai dan perbukitan diminta mewaspadai potensi bencana banjir dan longsor.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak, Febby Rizki Pratama mengatakan, imbauan kepada warga untuk selalu mewaspadai dampak pontensi yang ditimbulkan akibat cuaca ekstrem yang beberapa hari ini terjadi.
“Saat ini hujan masih terjadi pada sore hari dengan intensitas tinggi, yang disertai angin dan petir. Saya harap masyarakat harus mewaspadainya akan pontensi bencana yang ditimbulkan dari cuaca ekstrem tersebut,” kata Febby, Rabu (26/04/2023).
“Potensi bencana alam yang kerap terjadi di Kabupaten Lebak di antaranya banjir, longsor dan angin puting beliung. Saya harap masyarakat mewaspadai potensi tersebut,” sambung Febby.
Bahkan belum lama ini, kata Febby dampak cuaca ekstrim yang melanda Kabupaten Lebak, membuat sedikitnya tiga rumah rusak dan satu jembatan permanen di Kecamatan Sobang putus dampak meluapnya Sungai Cibaran. Artinya, potensi yang ditimbulkan akibat cuaca tersebut harus benar-benar diwaspadai.
“Dari 28 kecamatan terdapat 14 kecamatan yang menjadi titik rawan longsor yakni Bayah, Sobang, Lebakgedong. Cigemblong, Bojongmanik, Cibeber, Muncang, Gunungkencana, Cipanas, Cileles, Cimarga, Cikulur, Leuwidamar dan Cilograng,” kata Febby.
Baca Juga: Terpeleset Lalu Terseret Arus, Remaja di Lebak Hilang di Sungai
Sementara, terdapat 12 kecamatan yakni Kecamatan Cimarga, Kecamatan Leuwidamar, Kecamatan Rangkasbitung, Maja, Curugbitung, Muncang, Wanasalam, Cibadak, Gunungkencana, Cibeber, Panggarangan dan Bayah. Daerah tersebut, kata Febby merupakan jalur angin yang rawan terjadinya angin kencang atau puting beliung.
“Jadi selain angin puting beliung, di musim pancaroba ini bencana hidrometeorologi yang dapat berdampak mematikan lainnya yang juga harus diwaspadai adalah tanah longsor, dan banjir,” terang Febby.
“Kepada warga saya mengimbau untuk mewaspadai akan terjadinya potensi kedua bencana tersebut, dengan tetap berada di dalam rumah dan menghindari pohon besar saat terjadi angin kencang,” ujar Febby. “Warga juga diimbau agar melakukan perawatan saluran irigasi mereka sehingga dapat mencegah banjir,” pesannya.(mulyana)
