SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Kota Tangerang menjadi tuan rumah Liga Tenis Meja Indonesia Seri 2 pada Juli 2023 mendatang. Perhelatan kejuaraan tenis meja bertaraf internasional yang dikuti sejumlah negara itu akan digelar di Gedung Olahraga (GOR) Gondrong, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.
Event yang dimulai pada 1 sampai 4 Juli 2023 serta memperebutkan total hadiah Rp 2,5 miliar ini akan diikuti oleh atlet tenis meja dari Indonesia, China, Jepang, India, Luksemburg, Singapura dan Malaysia.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Kaonang menyambut baik event tersebut. Kata Kaonang, pihaknya sangat terbuka untuk penyelenggaraan kejuaraan olahraga tingkat nasional maupun internasional.
“Kota Tangerang sedang menggiatkan sport tourisme, sportainment, sport industry dan sport science. Venue-veneu di Kota Tangerang bagus dan standar nasional maupun internasional,” kata Kaonang, Minggu (25/6).
Tidak hanya itu, Kaonang juga mengklaim bahwa terdapat lima keunggulan apabila Kota Tangerang menjadi tuan rumah dalam pagelaran tersebut. Mulai dari venue, dan standarisasi arena menjadi kelebihan yang dimiliki Kota berjuluk seribu industri sejuta jasa itu.
“Kedua, hotel untuk menginap atlet, pelatih dan official banyak terdapat di Kota Tangerang dan berdekatan dengan venue. Ketiga, rumah sakit tersedia banyak. Keempat, Bandara Soekarno-Hatta sebagai gerbang Indonesia lokasinya di Kota Tangerang. Kelima, akses jalan tol melingkari Kota Tangerang sehingga kemacetan arus lalulintas sangat minim,” paparnya.
Sementara, Ketua Panitia Liga Tenis Meja Indonesia Season 2, Jopie Warsono membeberkan sejumlah poin. Salah satu poin tersebut, kata dia tengah melakukan peninjauan penginapan untuk para atlet yang akan bertanding. Jopie menambahkan, Liga Tenis Meja Seri 2 ini akan dibuka langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Dito Ariotejo.
“Saat ini saya sedang meninjau hotel yang dekat dengan arena pertandingan untuk menginap para atlet dari dalam negeri dan luar negeri,” jelasnya kepala awak media.
Sementara, Hendro M selaku Humas Liga Tenis Meja Indonesia menambahkan, kejuaraan ini akan berlangsung empat hari dengan kategori umum. Ada kurang lebih 100 atlet tenis meja yang akan bertanding.
“Hadiahnya, fresh money total Rp 2,5 miliar,” pungkasnya. (mg3)