SATELITNEWS.COM, SERANG – Pemprov Banten, siap memfasilitasi daerah yang masih terdapat blank spot atau tidak ada akses jaringan internet. Hal itu dilakukan, terutama dalam persiapan menghadapi perhelatan Pemilu serentak yang akan dilaksanakan pada tahun 2024 mendatang.
Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Provinsi Banten, Nana Suryana mengatakan, dirinya sudah mendapatkan laporan berkenaan adanya beberapa daerah di Kota Serang yang mengalami blank spot.
Atas hal itu, dirinya dalam waktu dekat akan melakukan kordinasi dengan pemerintah setempat untuk memastikan titik-titik mana saja yang butuh support jaringan.
“Nanti kita minta detail datanya per kabupaten dan kota,” kata Nana, Kamis (6/7/2023).
Menurut Nana, perhelatan Pemilu merupakan hajat besar yang harus didukung bersama oleh seluruh komponen, termasuk dalam hal kebutuhan jaringan di era digital ini.
Terlebih dalam kinerjanya, para penyelenggara Pemilu sudah berbasis elektronik, sehingga kebutuhan akan jaringan internet itu sudah menjadi hal yang mutlak untuk dipenuhi.
“Tentu tidak ada alasan lagi kita tidak mendukung itu. Kita akan upayakan. Apalagi sekarang kita masih mempunyai cukup waktu, nanti mungkin bisa dianggarkan di perubahan atau di murni tahun 2024,” ujarnya.
Akan tetapi, untuk memastikan detail datanya, maka dari itu pihaknya akan melakukan kroscek terlebih dahulu bersama Pemda yang bersangkutan dan juga para penyelenggaran Pemilu.
“Intinya kit aini kegiatan Pilkada, Pileg dan Pilpres nanti berjalan dengan baik. Makanya kita persiapkan sejak sekarang,” pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua KPU Kota Serang Ade Jahran mengatakan, hingga saat ini masih memiliki sebanyak tiga kelurahan yang masuk kategori blank spot atau daerah belum teraliri jaringan internet.
Tiga kelurahan tersebut terdapat di dua Kecamatan berbeda di Kota Serang, yakni di Kecamatan Taktakan dan Kecamatan Kasemen.
“Untuk yang blank spot itu ada di Kecamatan Taktakan yaitu Kelurahan Cibendung serta Kelurahan Sayar dan Kecamatan Kasemen yakni di Kelurahan Terumbu. Tapi, tidak semua TPS di tiga kelurahan itu blank spot, yang diperkirakan tidak mencapai 20 TPS,” terangnya.
Meskipun demikian, itu menjadi kendala yang serius. Pasalnya dalam proses pekerjaannya nanti, akses internet itu menjadi kebutuhan yang utama dalam menunjang pelaksanaan Pemilu serentak.
“Banyak tahapan-tahapan yang membutuhkan akses internet,” pungkasnya. (luthfi)
























