SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Persita Tangerang sedang dalam kondisi prima saat melawat ke kandang Persikabo 1973. Meski datang dengan berbekal tiga kemenangan beruntun, langkah Pendekar Cisadane tidak akan mudah. Musababnya adalah keberhasilan tuan rumah bangkit setelah mengalahkan Bhayangkara FC pada laga terakhirnya.
Persita ingin melanjutkan tren kemenangan saat berlaga di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jumat (28/7) sore. Luis Edmundo diprediksi kembali diturunkan skuad terbaiknya dalam laga ini, termasuk Ezequiel Vidal yang sempat duduk di bangku cadangan pada pekan lalu.
Lini depan akan diisi oleh Ramiro Fergonzi yang mengincar gol perdananya musim ini dan Irsyad Maulana. Di lini tengah duet Bae Sin Yeong, Mateo Bustos dan juga Rifky Dwi Septiawan akan saling bahu-membahu untuk mengalirkan bola ke lini depan.
Salah satu modal yang dimiliki Pendekar jelang duel melawan Persikabo adalah rekor pertemuan musim lalu, dimana Persita sukses meraih kemenangan di Indomilk Arena dengan skor 5-3 dan imbang 1-1 di Pakansari. Di ajang pra-musim, kedua tim sempat melakukan uji tanding, skor berkesudahan 4-0 bagi Persita.
Di lain kubu, Persikabo 1973 tidak ditemani sang pelatih kepala Aidil Sharin Sahak yang mundur dari jabatannya. Mantan pelatih tim asal Malaysia Kedah FA ini sudah memimpin 21 pertandingan bersama Persikabo. Musim lalu dia membawa timnya tersebut finis di posisi 14 klasemen.
Persikabo memainkan pola formasi 3-4-3 pada musim ini dibawah Aidil Sharin, tiga pemain asing langsung mengisi posisi lini depan. José Varela, Rafael Conrado dan Pedrinho harus diwaspadai oleh lini belakang Persita pastinya. Gelandang asal Jepang, Kaishu Yamazaki akan menjadi otak permainan Persikabo 1973 bersama dengan Manahati Lestusen.
Pelatih Persita Luis Edmundo mengatakan bahwa tak ada pertandingan yang mudah di sepakbola Indonesia, khususnya pada musim BRI Liga 1 2023/24. Dia menegaskan semua tim bisa saling mengalahkan. Hanya kerja keras dan kolektivitas yang bisa membantu Persita meraih poin di laga tandang ketiga musim ini.
“Pertandingan akan sangat sulit karena kita main di kandang lawan. Tapi rencana dan persiapan kita untuk pertandingan besok sangat bagus. Karena disini kita mengincar hasil yang positif dan maksimal,” buka Luis.
“Jadi mudah-mudahan besok berjalan lancar untuk kita. Pertandingan akan sangat ketat, jadi para pemain sudah bekerja sangat keras untuk minggu ini. Untuk besok bisa tampil maksimal dan mendapat tiga poin,” lanjutnya.
Tak ada satu pemain Persikabo 1973 yang mendapat sorotan ekstra bagi Persita di laga ini. Baginya permainan tim secara kolektif akan menjadi kunci dari laga ini.
“Seperti yang saya selalu bicarakan setiap laga, buat saya tidak ada pemain kunci yang harus diwaspadai dari lawan. Kita sebagai tim tidak ada latihan khusus untuk satu orang, kita berlatih melihat kolektif tim lawan,” papar Luis.
“Kita sudah rencanakan untuk besok bermain kolektif. Karena kita harus pikir semua dari Persikabo 1973 memiliki kualitas dan kita harus cari caranya untuk bisa bermain dengan organisasi. Tentu saya berharap Persita bisa bermain sebaik mungkin untuk kita bisa dapat hasil yang maksimal,” ujarnya.
Senada dengan sang pelatih, bek Mario Jardel berharap ia dan rekan setimnya bisa tampil maksimal demi raihan poin di lawatan kali ini.
“Para pemain tentu sudah siap dan tidak sabar menghadapi tim Persikabo 1973. Kami tau Persikabo 1973 sangat kuat tapi kami datang kesini untuk mencuri poin maksimal dan mudah-mudahan Persita bisa diberikan kelancaran dan mendapat tiga poin,” papar Jardel. (gatot)