SATELITNEWS, TANGSEL—Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tidak bisa melakukan penertiban kabel yang semrawut di wilayahnya secara keseluruhan. Pasalnya, kabel itu merupakan tanggung jawab masing-masing operator internet.
Kepala Seksi Perencanaan Penataan Jalan dan Jembatan Kota pada Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Tangsel, Ramdan Arafat mengatakan, pihaknya hanya mampu menyelesaikan kabel semrawut yang masih menggunakan tiang di dua ruas jalan setiap tahunnya.
“Kalau target bebas kabel atas itu belum selesai. Ini kan bukan persoalan yang gampang. Masalah seluruh di Indonesia ini. Memang kita itu bertahap, dalam satu tahun dua atau tiga ruas. Planning kita,” ujarnya.
“Tahun ini Jalan Ciater, sampai Pamulang 2. Tahun depan nanti ada dua ruas. Dua ruas itu, karena terkait juga dana, operatornya lumayan besar,” tambahnya.
Kata Ramdan, untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, pihaknya bekerjasama dengan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) yang merangkul para operator.
“Jadi kita kerjasama dengan Apjatel. Dia juga merangkul rekan operator. Jadi nanti biaya dari operator semua ngga di kita. Pelan-pelan setahun 2 ruas jalan. Karena itu juga permintaan dari operator karena mereka juga merapikan kabelnya tidak hanya di sini. Melainkan di DKI dan lainnya,” ungkapnya.
Baca Juga: Provider Membandel, Kabel Udara di Ciputat Timur Ditertibkan
Ia juga tidak menampik kabel-kabel yang didominasi oleh jenis optik internet telihat memperburuk estetika kota berjuluk anggrek itu. Namun, untuk sementara waktu pihaknya melakukan grouping atau dirapikan dengan cara diikat.
“Jadi ada beberapa titik sekarang juga lagi dirapikan. Seperti di Melati Mas. Sedangkan yang di depan kantor wali kota, dari Ciater sampai Pamulang 2 mau diturunkan semua ke bawah. Itu turun semua kiri kanan, karena udah semrawut banget depan,” imbuhnya.
Sejumlah kabel semrawut itu pun terlihat di sepanjang Jalan AMD Serpong Utara. Nampak kabel berwarna hitam berukuran cukup besar menjuntai ke jalan.
Sejumlah kabel pun terlihat sudah terputus didepan sebuah ruko entah masih aktif atau sudah tidak. Sesekali para warga menggeser kabel putus yang ada di tengah jalan. (eko)
























