SATELITNEWS.COM LEBAK—Sebidang jalan masuk Pasar Rangkasbitung melalui jalur Hardiwinangun bakal kembali ditutup oleh pemerintah. Berdasarkan informasi dari Dinas Perhubungan Kabupaten Lebak, penutupan akan kembali dilakukan oleh pihak PT KAI.
Namun demikian, Kepala Dishub Kabupaten Lebak Rully Edward mengatakan, rencana penutupan kembali perlintasan yang menjadi akses masyarakat menuju pasar dan stasiun Rangkasbitung tersebut belum diketahui secara pasti waktu pelaksanaannya.
“Informasi yang saya terima dari DJKA itu akan kembali ditutup. Rencananya akan ditutup dulu menggunakan tiang-tiang. Lalu dari kami diminta untuk ditambah menggunakan barrier (pembatas) beton. Tapi kapan pastinya kapan kami belum tahu,” kata Rully, Rabu (23/08/2023).
Penutupan yang akan dilakukan nanti, tidak seperti sebelumnya, karena kata Rully hanya akan memberikan ruang bagi para pejalan kaki untuk tetap bisa melintas. Sebelum dilakukan penutupan kembali, sambung Rully, pihak Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Jakarta akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu. “Ada sosialisasi dulu dari mereka tentang penutupan tersebut. Kapan waktunya, itu yang kami belum bisa dipastikan,” imbuhnya.
Diketahui, penutupan perlintasan sebidang Jalan RT Hardiwinangun/Jalan Tirtayasa pada 31 Juli 2023 lalu menuai penolakan keras dari pedagang dan masyarakat. Ratusan massa berunjuk rasa ke Gedung DPRD dan Pemkab Lebak mendesak agar perlintasan tersebut dibuka kembali. Aksi itu kemudian berujung pada pembongkaran paksa oleh massa. (mulyana)
























