Jumat, 11 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Audiensi Buntu, Perpadi Banten Minta PT. Wilmar Tutup

Oleh Mardiana Tirtalaksana
Senin, 4 Sep 2023 18:38 WIB
Rubrik Banten Region, Headline, Pemprov Banten
Audiensi Buntu, Perpadi Banten Minta PT. Wilmar Tutup

Audiensi Para Pengusaha Penggilingan Padi, dengan Pemprov Banten dan PT Wilmar, Senin (4/9/2023). (LUTFHI/SATELITNEWS.COM)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, SERANG – Audiensi antara Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras (Perpadi) Provinsi Banten dengan PT Wilmar Padi Indonesia (WPI), yang digagas oleh Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten, Senin (4/9/2023) berakhir deadlok atau buntu.

Tidak ada solusi dari mediasi itu, karena keduanya bersitegang dan tetap berpegang teguh pada kebenaran argumentasi yang diyakininya masing-masing.

Ketua Perpadi Provinsi Banten Anis Fuad mengklaim, PT WPI telah mengkooptasi pembelian seluruh gabah dari petani di Banten dengan harga yang cukup tinggi. Sehingga dengan itu, para pengusaha penggilingan lokal tidak mendapat stok gabah karena sudah habis.

Oleh karenanya, Perpadi Banten meminta agar PT WPI untuk berhenti beroperasi alias tutup. Jika tidak, silahkan beroperasi namun jangan membeli gabah dari petani di Banten.

“Lebih dari 80 persen gabah di Banten ini diambil oleh PT WPI. Mereka mengkooptasi itu,” kata Anis.

Anis juga membantah, jika saat ini PT WPI hanya menyerap gabah petani 2-4 persen saja. Pasalnya kondisi di lapangan tidak demikian.

Baca Juga: Kasus ISPA Capai 4.500, Pemprov Banten Perpanjang PJJ

“Kita tidak tahu kan seperti apa kondisi reel-nya. Silahkan saja berkilah dengan basis data yang mereka miliki, karena di lapangan para pengusaha penggilingan lokal dibuat mati dengan keberadaan PT WPI ini,” ujarnya

“Karena ini buntu, kami akan melanjutkan audiensi ini dengan Pj Gubernur Banten. Seharusnya sekarang juga beliau yang menerima, namun karena sedang ada acara dalam waktu yang bersamaan, akhirnya diwakilkan oleh Dinas Pertanian. Kita masih menunggu,” sambungnya.

BeritaTerbaru

KERING -- Pengunjung saat menikmati suasana Kampung Somang, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, yang kini kering akibat menyusutnya Waduk Karian. (MULYANA/SATELITNEWS.COM)

Waduk Karian Lebak Semakin Mengering, Jejak Permukiman Lama Jadi Magnet Wisata

Jumat, 11 Sep 2026 14:39 WIB
BERBINCANG -- Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, berbincang dengan seorang keluarga jurnalis yang masih menunggu proses pencarian. (ISTIMEWA)

Temui Keluarganya, Bupati Dewi Berharap Semuanya Tak Berhenti Berdoa

Jumat, 11 Sep 2026 13:50 WIB
MELAKUKAN PENCARIAN: Gubernur Banten Andra Soni, ikut bergabung melakukan pencarian rombongan wartawan yang dikabarkan hilang.. (ADIB FAHRI/SATELITNEWS.COM)

Gubernur Banten Ikut Langsung Dalam Pencarian Rombongan Jurnalis yang Hilang di GAK

Jumat, 11 Sep 2026 13:28 WIB
MEMANTAU -- Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, memantau langsung proses pencarian 5 jurnalis dan 3 awak kapal, yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda. (ISTIMEWA)

Hari Keempat Pencarian, Bupati Dewi Imbau Masyarakat Hindari Informasi Hoax

Jumat, 11 Sep 2026 13:16 WIB

Penanggungjawab PT WPI Provinsi Banten, Saronto membantah, jika pihaknya melakukan kooptasi gabah petani di Banten dengan harga tinggi.

Menurutnya, hal itu merupakan sesuatu yang tidak mungkin dilakukan dalam dunia usaha, karena jelas akan berdampak buruk pada operasional perusahaan.

“Silahkan saja cek di lapangan, dimana kami membeli dengan harga tinggi yang mencapai Rp14.000/kg gabah seperti yang dituduhkan,” pungkasnya.

Menurut Saronto, pihaknya membeli gabah dari petani dengan harga normal seperti yang telah ditetapkan. Kalau terlalu rendah, para petani tentu akan lari, pun ketika terlalu tinggi perusahaan akan mengalami kerugian.

Baca Juga: Pengadaan 500 Ribu Perumahan Di Banten Terkendala Lahan

Kemudian, pihaknya juga saat ini hanya menyerap 2-4 persen saja gabah dari petani. Bahkan bisa tidak sama sekali karena saat ini kondisi gabah di pasaran sedang susah.

“Kami siap diaudit data itu,” imbuhnya.

Akan tetapi, lanjutnya, siap tidak mereka menanggung resikonya jika apa yang mereka tuduhkan kepada PT WPI itu tidak benar dan berkonsekuensi hukum. Pihaknya membeli gabah dari petani dan penggiling Rp6.800/kg, bukan Rp14.000/kg.

“Bulan Agustus ini kami tidak mendapatkan gabah, makanya kami memanfaatkan stok yang ada dari panen sebelumnya, itu yang kami olah. Makanya penjualan kami juga droup,” pungkasnya.

Saronto mengaku, pihaknya juga siap duduk bersama untuk menentukan harga jual gabah baik dari petani maupun penggilingan, dengan syarat ada ‘wasit’ yang mengawasinya. Itu fair. Namun jika perusahaan harus membeli dari mereka, itu tidak mungkin karena perusahaan juga bisa membeli gabah itu sendiri.

“Mereka ini ada propokator dibelakanganya. Makanya kami menolak keras jika mereka meminta kami tutup, karena tidak ada pelanggaran yang kami lakukan, semuanya sudah sesuai mekanisme aturan pasar yang berlaku,” jelasnya.

Hal yang sama, juga dikatakan General Manager PT WPI Teneng Sumiri. Menurutnya, perusahaan dengan kapasitas yang ada hanya mampu menyerap gabah petani sekitar 20 persen saja dalam kondisi normal. Sehingga dirinya juga mempertanyakan, 80 persen sisanya itu didistribusikan kemana.

“Dalam kondisi sulit seperti ini, kami juga sama tidak mendapatkan stok gabah. Silahkan teman-teman cek sendiri,” pungkasnya.

Sementara, Kepala Distan Provinsi Banten Agus M Tauchid mengatakan, terhadap persoalan itu Pemprov Banten akan mengambil jalan yang terbaik untuk semua pihak. Perpadi dengan data yang dikumpulkan dari lapangan serta PT WPI dengan data yang dimilikinya berbeda jauh.

Oleh karena itu, apa yang mereka aspirasikan itu akan ditampung dan langsung disampaikan ke pimpinan untuk mungkin ada beberapa solusi atas persoalan ini.

“Kita akan mempelajari secara seksama masing-masing data itu, kemudian kita sandingkan data dari petani padi di Banten apakah merasa diuntungkan atau dirugikan dengan kehadiran Wilmar. Selanjutnya akan kita sandingkan dengan data menurut Wilmar dan menurut Dinas. Setelah itu baru Pak Gubernur bisa memberikan solusi dengan sumber data masing-masing yang dikonfrontir ke masing-masing pihak,” jelasnya. (luthfi)

Tags: pemprov bantenPerpadi BantenPT WPI
Share1TweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

DOA BERSAMA -- Para wartawan yang tergabung dalam SMSI - PWI Kabupaten Pandeglang, beserta sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Pandeglang, menggelar doa bersama, di Sekber Cikupa, Kecamatan Pandeglang, Kamis (10/9/2026) malam. (ISTIMEWA)
Banten Region

Lautan Doa di Pandeglang Mengiringi Pencarian 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

Jumat, 11 Sep 2026 12:57 WIB
MELAKUKAN PENCARIAN : Tim SAR gabungan melakukan pencarian rombongan wartawan di perairan Selat Sunda. (ADIB FAHRI/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Ini Detail Lokasi Pencarian Rombongan Jurnalis yang Hilang di Hari ke Empat

Jumat, 11 Sep 2026 10:26 WIB
APEL : Tim gabungan melakukan apel sebelum kembali melakukan pencarian di perairan Selat Sunda. (ADIB FAHRI/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Hari Keempat, Tim SAR Perluas Pencarian di 4 Sektor Utama dan 1 Sektor Khusus

Jumat, 11 Sep 2026 10:19 WIB
MENYAMPAIKAN KETERANGAN : Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan keterangan kepada wartawan. (ADIB FAHRI/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Dukung Penuh Pencarian Rombongan Wartawan, Pemprov Banten Siapkan Fasilitas Ini

Jumat, 11 Sep 2026 10:11 WIB
Headline

Mahasiswa UIN Jakarta Demo, Desak Dugaan Korupsi Diusut

Kamis, 10 Sep 2026 22:58 WIB
SIDAK WAJIB PAJAK -- Pimpinan DPRD dan Tim Optimalisasi PAD Pemkab Pandeglang, melakukan sidak sejumlah Cafe & Resto, Kamis (10/9/2026). (MARDIANA/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Sidak WP, DPRD Pandeglang Canangkan Revisi Perda Pajak Daerah

Kamis, 10 Sep 2026 21:58 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

SIM Keliling Jakarta Senin 7 September Hadir di 5 Lokasi

SIM Keliling Jakarta Rabu 9 September, Cek Lokasinya

Rabu, 9 Sep 2026 07:46 WIB
DIKELUHKAN -- ETLE terpasang di Jalan Soekarno-Hatta atau yang di kenal Jalan Bypass, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak. (MULYANA/SATELITNEWS.COM)

Tak Pernah ada Edukasi, ETLE di Jalan Bypass Lebak Dikeluhkan Masyarakat

Rabu, 9 Sep 2026 19:22 WIB
Inter Milan vs Napoli, Tuan Rumah Dibayangi Kenangan Buruk

Inter Milan vs Napoli, Tuan Rumah Dibayangi Kenangan Buruk

Sabtu, 5 Sep 2026 09:07 WIB
Gubernur Banten Andra Soni. (ISTIMEWA)

Pengadaan 500 Ribu Perumahan Di Banten Terkendala Lahan

Selasa, 8 Sep 2026 18:41 WIB
Kasus Kandang Ayam di Ciputat Tak Kunjung Tuntas, Warga Kirimkan Somasi

Kasus Kandang Ayam di Ciputat Tak Kunjung Tuntas, Warga Kirimkan Somasi

Kamis, 10 Sep 2026 16:56 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.