Rabu, 9 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Mendamba Solusi Damai Konflik Israel-Palestina

Oleh: Najamuddin Khairur Rijal*

Oleh Deddy Maqsudi
Selasa, 10 Okt 2023 17:12 WIB
Rubrik Headline, Kolom
Mendamba Solusi Damai Konflik Israel-Palestina

MENDAMBA SOLUSI DAMAI KONFLIK ISRAEL-PALESTINA: Najamuddin Khairur Rijal, Dosen Hubungan Internasional FISIP Universitas Muhammadiyah Malang. (DOK PRIBADI)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

PERANG antara Israel-Palestina kembali pecah. Secara tidak terduga, Hamas melancarkan serangan ke Israel dan menewaskan ratusan orang, Sabtu (7/10). Segera Israel melancarkan serangan balasan sebagai deklarasi perang. Konflik terbuka pun tidak terhindarkan. Peristiwa ini terjadi tepat 50 tahun setelah Perang Yom Kippur antara Israel dan negara-negara Arab, pada 6 Oktober 1973.

Konflik Israel-Palestina telah berkecamuk selama puluhan tahun. Nyawa yang terenggut tak terhitung jumlahnya, penderitaan masyarakat tak terkira. Ini adalah salah satu konflik yang paling rumit dan penuh emosi di dunia, dengan sejarah dan dinamika yang sangat kompleks. Meskipun konflik ini tampaknya tiada akhir, masih ada harapan untuk perdamaian jika semua pihak bersedia untuk berkomitmen.

Sebagai langkah awal menuju solusi damai, penting untuk memahami sejarah konflik Israel-Palestina. Konflik ini memiliki akar sejarah yang kompleks yang melibatkan klaim atas tanah, agama, dan nasionalisme. Kedua pihak memiliki klaim historis atas tanah yang sama, dan ini telah menjadi sumber ketegangan selama berabad-abad. Pemahaman mendalam tentang sejarah konflik ini dapat membantu semua pihak untuk lebih menghormati dan menghargai masing-masing perspektif kedua pihak. Setelahnya, daripada terus terjebak dalam spiral kekerasan dan konflik, saatnya kita mulai mempertimbangkan solusi damai yang mungkin dapat menjadi opsi.

Pertama, dialog dan diplomasi. Selama ini, berbagai dialog dan upaya diplomasi telah dilakukan melibatkan banyak pihak. Pendekatan ini perlu terus menjadi jalan utama dan untuk menyelesaikan konflik dengan mendorong dialog dan diplomasi yang lebih banyak. Israel dan Palestina harus kembali ke meja perundingan dengan tekad untuk mencapai kesepakatan yang adil dan berkelanjutan. Hal itu membutuhkan kehadiran mediator yang adil dan netral. Tanpa komunikasi yang aktif dan efektif, tidak akan ada kesepakatan yang bisa dicapai dan komitmen bersama yang bisa dirangkai.

Kedua, solusi dua negara. Telah banyak pakar, pengamat, dan pemimpin dunia yang mengusulkan solusi dua negara (two state solution) sebagai jalan keluar dari konflik ini. Ini adalah solusi yang paling mungkin, dengan syarat bahwa Israel dan Palestina harus setuju untuk hidup berdampingan dalam perdamaian, dengan berbagai perbedaan di antara mereka. Pengakuan Israel atas kedaulatan Palestina dan penghargaan terhadap hak asasi manusia harus menjadi bagian integral dari solusi ini.

Ketiga, penghentian perampasan tanah dan pemukiman. Untuk mencapai perdamaian, harus ada penghentian perampasan tanah dan pemukiman ilegal di Tepi Barat. Ini adalah salah satu masalah paling kontroversial dalam konflik ini dan menjadi penghalang serius untuk perdamaian. Pemukiman Israel di Tepi Barat menjadi salah satu poin sengketa utama dan menjadi penghambat serius bagi perdamaian. Kita harus mendesak Israel untuk mempertimbangkan penghentian perluasan pemukiman dan penarikan pemukiman yang ilegal sebagai langkah awal menuju solusi damai.

Baca Juga: 9 WNI Bebas dari Israel, Disiksa Selama Masa Penahanan

Keempat, keadilan sosial. Ketidakstabilan di wilayah ini salah satu hal utamanya disebabkan oleh ketidaksetaraan sosial dan ekonomi. Berbagai upaya harus dilakukan untuk memperbaiki kondisi sosial dan ekonomi di Gaza dan Tepi Barat. Ini akan membantu mengurangi ketegangan di masyarakat. Investasi dalam pembangunan infrastruktur, penciptaan lapangan kerja, dan pemberian bantuan kemanusiaan yang efektif akan membantu mengurangi tekanan dan situasi konfliktual di daerah ini dan meningkatkan peluang perdamaian.

Kelima, generasi muda Israel dan Palestina kiranya punya peran penting untuk mempromosikan pemahaman tentang masing-masing budaya dan agama kedua belah pihak. Tujuannya adalah mengurangi prasangka dan kebencian yang terus berlanjut di antara kedua pihak. Pendidikan adalah kunci untuk mengubah pola pikir dan sikap. Mempromosikan pemahaman antar kelompok di antara generasi muda Israel dan Palestina menjadi penting untuk membantu membangun jembatan antara kedua komunitas.

BeritaTerbaru

Hingga Hari Keempat, Kebakaran Tumpukan Sampah di Pinang

Hingga Hari Keempat, Kebakaran Tumpukan Sampah di Pinang Belum Padam

Selasa, 8 Sep 2026 19:53 WIB
Gubernur Banten Andra Soni. (ISTIMEWA)

Pengadaan 500 Ribu Perumahan Di Banten Terkendala Lahan

Selasa, 8 Sep 2026 18:41 WIB

Antisipasi Sisa Abu Vulkanik, PJJ di Tangsel Diperpanjang hingga 9 September

Selasa, 8 Sep 2026 11:09 WIB

Redam Debu Vulkanik, Pemkot Tangsel Semprot Jalan Protokol Dini Hari

Selasa, 8 Sep 2026 11:03 WIB

Keenam, peran dunia internasional. Komunitas internasional harus terus memainkan peran penting dalam mencari solusi untuk konflik ini. Negara-negara great power dan organisasi internasional, seperti PBB, harus bekerja sama untuk memfasilitasi proses perdamaian. Tanpa peran dan keterlibatan aktif dunia internasional, konflik tak berkesuduhan ini akan terus menjadi api dalam sekam. Dengan syarat bahwa peran dunia internasional, terutama negara-negara besar harus bebas kepentingan dan berorientasi pada terciptanya perdamaian dunia seadil-adilnya.

Ketujuh, solidaritas global. Masyarakat internasional harus terus menunjukkan solidaritas kepada masyarakat tak berdosa yang menderita akibat konflik ini. Solidaritas ini di antaranya memberikan bantuan kemanusiaan kepada warga yang terkena dampak konflik dan mendukung organisasi-organisasi perdamaian untuk ikut andil dan ambil bagian memberikan bantuan, pendampingan, dan perlindungan. Atas nama kemanusiaan, solidaritas global harus mendesak agar konflik bisa diselesaikan.

Adapun Indonesia, perlu bersikap dan terus mendorong opsi perdamaian serta menggalang dukungan masyarakat internasional untuk memberikan tekanan kepada pihak-pihak yang berkonflik. Reputasi-reputasi global Indonesia sebagai negara yang banyak menggagas dan terlibat dalam berbagai solusi damai di kancah internasional perlu terus ditunjukkan. Meski Indonesia harus menghindarkan dirinya dari pusaran konflik, tetapi keterlibatan Indonesia secara netral, adil, dan berimbang dibutuhkan.

Pemerintah perlu memanfaatkan berbagai instrumen diplomasi, politik, ekonomi, sosial-budaya dan lainnya untuk mendudukkan kedua pihak mencari solusi damai. Hal itu sejalan dengan prinsip Indonesia, “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.” Semoga. (*)

Baca Juga: Nasib 9 WNI Korban Israel Belum Jelas, Indonesia Minta Bantuan Turki

 

*(Dosen Hubungan Internasional FISIP Universitas Muhammadiyah Malang)

Tags: israelkonflik israel-palestinapalestinaperdamaian
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Tiba di Tangerang, Bupati Imbau Warga Pakai Masker
Headline

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Tiba di Tangerang, Bupati Imbau Warga Pakai Masker

Senin, 7 Sep 2026 20:28 WIB
Pasar Tigaraksa Sepi, DPRD Kabupaten Tangerang Soroti Kinerja Perumda Pasar NKR
Headline

Pasar Tigaraksa Sepi, DPRD Kabupaten Tangerang Soroti Kinerja Perumda Pasar NKR

Senin, 7 Sep 2026 20:23 WIB
DPRD Banten Dukung Kebijakan PJJ, Yeremia: Pelajaran Harus Tetap Berbobot
Banten Region

DPRD Banten Dukung Kebijakan PJJ, Yeremia: Pelajaran Harus Tetap Berbobot

Senin, 7 Sep 2026 17:43 WIB
Pemprov Banten Siagakan Layanan Faskes Di Seluruh Tingkatan
Banten Region

Pemprov Banten Siagakan Layanan Faskes Di Seluruh Tingkatan

Senin, 7 Sep 2026 17:37 WIB
MUI Kabupaten Tangerang Berduka, KH Ahmad Fudholi Wafat Usai Kecelakaan
Headline

MUI Kabupaten Tangerang Berduka, KH Ahmad Fudholi Wafat Usai Kecelakaan

Senin, 7 Sep 2026 12:47 WIB
Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Pemkot Tangerang Terapkan PJJ Mulai Hari Ini
Headline

Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Pemkot Tangerang Terapkan PJJ Mulai Hari Ini

Senin, 7 Sep 2026 08:13 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

New Vario EVO 160 Night Ride ‘Leave It Behind’, WMS Ajak Nikmati Serunya Riding Malam

New Vario EVO 160 Night Ride ‘Leave It Behind’, WMS Ajak Nikmati Serunya Riding Malam

Jumat, 4 Sep 2026 13:00 WIB
Bupati Dewi Imbau Pelayanan Perbankan di Pandeglang Terus Ditingkatkan

Bupati Dewi Imbau Pelayanan Perbankan di Pandeglang Terus Ditingkatkan

Jumat, 4 Sep 2026 16:27 WIB
Bagikan 1.000 Masker, Personel Koramil 0102/Cadasari Pandeglang Minta Masyarakat Tak Panik

Bagikan 1.000 Masker, Personel Koramil 0102/Cadasari Pandeglang Minta Masyarakat Tak Panik

Minggu, 6 Sep 2026 21:36 WIB
Kirim Nakes ke NTT, PMI Banten Bawa 130 Kg Obat untuk Bantu Pengungsi

Kirim Nakes ke NTT, PMI Banten Bawa 130 Kg Obat untuk Bantu Pengungsi

Rabu, 2 Sep 2026 20:34 WIB
Bakar Sampah, Lahan Kosong di Karawaci Terbakar hingga 200 Meter Persegi

Bakar Sampah, Lahan Kosong di Karawaci Terbakar hingga 200 Meter Persegi

Rabu, 2 Sep 2026 14:36 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.