SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Warga terdampak kebakaran TPA Rawa Kucing, Kota Tangerang sampai saat ini masih bertahan di posko pengungsian auala Kecamatan Neglasari dan GOR, Kecamatan Neglasari, Selasa (24/10/2023). Namun di hari keempat ini, dari total 179 warga yang mengungsi, 22 di antaranya sudah kembali ke rumah.
Pantauan SatelitNews.Com, di lokasi, para petugas kesehatan dari Dinkes Kota Tangerang masih memantau para pengungsi dan kebutuhan makanan dan obat-obatan pun masih tersedia. “Ragam pelayanan dimaksimalkan, untuk memberikan kenyamanan dan keamanan para pengungsi. Selain suplai makanan, trauma healing menjadi fokus utama Pemkot Tangerang,”ungkap Kepala DP3AP2KB, Kota Tangerang, Jatmiko, Selasa (24/10/2023).
Ia menuturkan, layanan psikososial yang tengah dilakukan untuk memulihkan psikologis anak-anak akibat musibah kebakaran agar mereka kembali bersemangat dan tetap ceria. Sedangkan para orangtua, ditreatment dan diberikan teknik untuk tetap nyaman dan bisa tidur pulas.
“Dinsos, DP3AP3KB, FAKT bergantian melakukan pendampingan trauma healing, dengan treatmen khusus anak maupun orang dewasa dengan gangguan sulit tidur. Kemarin, lima badut juga didatangkan untuk anak-anak, sedangkan hari ini yang didatangkan ialah pendongeng,” ucapnya.
Menurutnya, pihaknya terus berupaya untuk memberikan bantuan semaksimal mungkin bagi para pengungsi. Berbagai treatment dilakukan sehingga mereka lupa dengan kejadian kepulan asap yang menyerang mereka. “Perlu adanya sentuhan psikologis kepada anak-anak penyintas bencana, karena ada yang ketakutan atau kecemasan. Hingga perlu terapi bagaimana mereka menghadapi semua itu,”pungkasnya. (mg05)
























