SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Manchester City menghajar Manchester United 3-0 di pekan ke-10 Liga Inggris musim ini. Erling Haaland menjadi bintang laga ini dengan mencetak dua gol dan satu asis.
Bermain di Old Trafford, Minggu (29/10/2023), striker Norwegia itu membuka keunggulan di menit ke-26 lewat titik putih. Ia lalu menambah skor pada menit ke-49 lewat sundulan terukur tanpa pengawalan.
Haaland bisa saja mencetak hat-trick pada menit ke-80, namun ia lebih memilih mengumpan pada Phil Foden untuk mencetak gol ketiga Man City. Hasil ini membuat tim asuhan Pep
Guardiola berada di urutan tiga klasemen sementara dengan 24 poin.
Mereka hanya terpaut dua angka Tottenham Hotspur yang berada di puncak. Sedangkan MU kini berada di urutan delapan dengan baru mengumpulkan 15 poin.
Manajer Erik ten Hag menilai kekalahan 0-3 menyakitkan. “Ini sangat menyakitkan. Saya pikir terutama karena rencana permainan di babak pertama berjalan sempurna. Hanya penalti yang mengubah permainan,” kata Ten Hag, yang dikutip dari BBC.
MU memang banyak ditekan pada laga ini. Setan Merah bahkan cuma punya penguasaan bola 39 persen dengan 7 percobaan da tiga yang mengarah ke gawang.
Man City punya penguasaan bola sebanyak 61 persen. Pasukan Pep Guardiola juga melepaskan 21 percobaan dengan 10 mengarah ke gawang. “Kami ingin bermain dari belakang, tapi Anda tahu mereka akan menekan dan kemudian Anda harus lebih menyerang. Itu juga yang kami coba lakukan dan saya pikir kami bertahan dengan sangat baik,” Ten Hag menjelaskan.
Ten Hag juga menyebut timnya sejatinya telah mengeksekusi rencana permainan dengan baik di babak pertama. Namun ia menyoroti kegagalan menyelesaikan kesempatan yang didapatkan, yang semestinya mengubah situasi. “Saya rasa kami bermain sangat baik di babak pertama. Rencana permainannya berjalan sesuai keinginan kami dan kami bertahan dengan sangat baik, menutup ruang-ruang dan menjaga mereka dari gawang,” ungkap Ten Hag dikutip BBC.
“Ada satu penyelamatan besar dari Andre, tapi kami punya peluang-peluang dari dua atau tiga serangan balik yang besar. Kami perlu mengambil keuntungan dari sana. Kami harus lebih memanfaatkannya,” imbuhnya.
Di sisi lain, manajer City Pep Guardiola bersikukuh, timnya tak menjalani pertandingan yang mudah. “Saya memahami pertanyaannya karena anda itu seorang jurnalis yang bagus. Pertandingan tadi tampak mudah, tapi itu bukan laga yang mudah,” sahut manajer Man City itu menjawab pertanyaan dari Daily Mirror.
Guardiola mengatakan, Man City bermain lebih tenang setelah Haaland mencetak gol keduanya di awal paruh kedua. “Di 5-10 menit pertama, kami kehilangan bola-bola mudah dan melawan sebuah tim yang jago serangan balik itu berbahaya,” kata dia kepada BBC. “Kemudian di babak kedua mereka membuat serangan agresif dua kali, dan kami membangun serangan yang luar biasa dan kami menekan mereka dan menciptakan peluang. Kemudian setelah gol kedua kami mengalirkan bola dengan baik dan bisa saja mencetak gol lebih banyak.”
“Gol kedua sangat membantu kami jauh lebih tenang dan bermain lebih sempurna. Sangat bagus,” Guardiola mengatakan usai Manchester City mempermalukan Manchester United.
Sementara itu, Erling Haaland sudah mengemas 20 gol tandang di Premier League dalam 23 pertandingan sejak debutnya di 2022/2023. Catatan Opta mengemukakan, Haaland mencapai jumlah gol tersebut lebih cepat dari pemain manapun mematahkan rekor Kevin Phillips (28 pertandingan).
Haaland sudah mencetak 11 gol dalam 10 pertandingan di kompetisi ini, atau 13 gol dalam 15 pertandingan di sepanjang 2023/2024. Adapun hal memalukan lainnya untuk Manchester United adalah jumlah gol pesepakbola berusia 23 tahun tersebut sama dengan yang dibuat mereka di liga.
Alhasil Haaland masih kokoh di posisi teratasr top skor Liga Inggris. Haaland mengungguli Mohamed Salah (Liverpool) dan Son Heung-min (Tottenham Hotspur), yang sama-sama mencetak delapan gol. (dm)