SATELITNEWS.COM, SERANG – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Serang, diberi target aktivasi sebanyak 300.000 Identitas Kependudukan Digital (IKD) oleh Pemerintah Pusat.
Agar target tersebut dapat tercapai, pelayanan aktivasi IKD dibuka di semua kecamatan, dinas dan tempat – tempat kegiatan instansi pemerintahan.
Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan dan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kabupaten Serang, Dimas Panduasa mengatakan, respon dari masyarakat untuk membuat IKD cukup bagus. Masyarakat dengan sendirinya datang ke tempat pelayanan pelayanan baik yang ada di kantor Kecamatan maupun di kantor dinas.
“Antusiasme alhamdulillah, respon masyarakat untuk membuat identitas kependudukan digital. Layanan kita tersebar, IKD itu bisa dilayani di semua kecamatan dan dinas,” kata Dinas, Kamis (23/11/2023).
Adapun untuk target pembuatan IKD tersebut, kata Dimas sekarang ini pihaknya diberikan target oleh Pemerintah Pusat untuk aktivasi 25 persen masyarakat dari jumlah penduduk wajib KTP, atau 300.000 dari jumlah total wajib KTP di Kabupaten Serang sebanyak 1,2 juta.
Dimas menuturkan, agar target aktivasi IKD tercapai pihaknya terus berupaya melakukan terobosan terobosan, salah satunya seperti berkoordinasi dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) untuk tempat pelayanan. Karena mereka dalam waktu dekat akan melakukan kegiatan.
Baca Juga: Disdukcapil Kabupaten Serang Buka Layanan Aku Desa Digital
“PGRI nanti tanggal 29 akan membuka acara, jadi nanti kita akan membuka layanan di acara PGRI, supaya semua anggota PGRI bisa aktivasi identitas kependudukan digital, terutama yang wilayah Kabupaten Serang,” ujarnya.
Selain PGRI, kata Dimas, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan instansi instansi layanan publik baik vertikal maupun horizontal, seperti kepolisian dan perbankan. Hanya saja pihaknya masih menunggu respon kapan instansi tersebut berkenan untuk dilakukan aktivasi IKD.
“Selain itu juga kami terus mengerahkan dalam rangka pentahelix seluruh lapisan masyarakat, termasuk media untuk memberikan informasi kepada seluruh masyarakat agar jangan ragu ragu untuk melakukan aktivasi IKd,” ujarnya lagi.
Dimas mengungkapkan, IKD tersebut lebih praktis dan lebih mudah dibawa dan digunakan.
“Jadi tidak tidak merepotkan, insya allah kalau Hp itu akan selalu dibawa terus,” imbuhnya. (sidik)
























