Sabtu, 16 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Metro Tangerang Kota Tangsel

Gerakan Sehat Untuk Rakyat Indonesia Tolak Nyamuk Wolbachia

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Selasa, 28 Nov 2023 17:02 WIB
Rubrik Kota Tangsel, Metro Tangerang
Gerakan Sehat Untuk Rakyat Indonesia Tolak Nyamuk Wolbachia

TOLAK NYAMUK WOLBACHIA: Ahli Epidemiologi Tifauzia Tyassuma menggelar pertemuan di salah satu rumah makan di kawasan Cirendeu, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Minggu (26/11) malam. (EKO SETIAWAN/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Gerakan Sehat Untuk Rakyat Indonesia menolak proyek penyebaran nyamuk Wolbachia di Jakarta. Penyebaran telur nyamuk secara massal ini direncanakan akan dilakukan pada awal Desember 2023. Nantinya telur nyamuk yang terinfeksi bakteri wolbachia digadang-gadang bisa menekan angka penyakit DBD.

Gerakan tersebut menggelar pertemuan di salah satu rumah makan di kawasan Cirendeu, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Minggu (26/11/2023) malam. Ahli Epidemiologi Tifauzia Tyassuma mengatakan, upaya yang dilakukan pemerintah dalam melepaskan jutaan nyamuk merupakan hal keliru untuk menekan angka penyakit DBD.

“Ini adalah isu yang sesungguhnya harus diluruskan kepada masyarakat. Karena ini adalah sebuah projek penelitian dari satu institusi di Indonesia bekerjasama dengan lembaga lain,” ujarnya.

Menurut dia, jika terdapat satu penelitian yang nantinya akan dijalankan untuk masyarakat maka sangat diperlukan alasan transparansinya. Apalagi, penelitian itu sudah berjalan lebih dari 10 tahun.

“Sehingga ketika projek penelitian diberlakukan masyarakat harus tahu. Ini kan sudah 12 tahun berjalan mengapa masyarakat baru tahu,” kata dia.

Bahkan kata Tifauzia, penelitian tentang nyamuk yang terinfeksi bakteri wolbachia ini sudah dilakukan di berbagai negara sejak belasan tahun silam. Namun dirinya mengklaim jika upaya menekan angka DBD berhasil dilakukan.

BeritaTerbaru

PELETAKAN BATU PERTAMA - Bupati Tangerang Moch. Maesal Rasyid melakukan peletakan batu pertama renovasi dan pembangunan Masjid At-Ta’awun, yang berlokasi di Perumahan Green Savana, RW 05, Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Jumat (15/5/2026). (ISTIMEWA)

Bupati Tangerang Tekankan Masjid Sebagai Pusat Pembinaan Umat dan Penguatan Nilai Sosial

Jumat, 15 Mei 2026 12:49 WIB
Misa Kenaikan Yesus di Paroki Tangerang Berlangsung Khidmat, Umat Diajak Rawat Alam

Misa Kenaikan Yesus di Paroki Tangerang Berlangsung Khidmat, Umat Diajak Rawat Alam Ciptaan

Kamis, 14 Mei 2026 20:13 WIB
IMG-20260514-WA0003

Pelajar SMPN 6 Kota Tangerang Muhamad Ridwan Maulana Terpilih Jadi Duta Pramuka Indonesia 2026

Kamis, 14 Mei 2026 17:38 WIB
IMG_20260514_161141

Motor Raib Saat Ibadah, Jemaat Kehilangan Kendaraan di Parkiran GKAI Ciputat

Kamis, 14 Mei 2026 17:34 WIB

“Di dunia ini kan sudah kurang lebih 15 tahun berjalan dan sudah ada bukti bahwa terdapat efek yang negatif. Bahwa di beberapa negara terhadap nyamuk itu melaporkan adanya peningkatan populasi nyamuk malaria. Dan juga ada peningkatan populasi nyamuk culex yang beresiko menjadi unang dari virus japanese enchepalitis,” ucapnya.

Menurut dia, di beberapa negara yang ada di dunia upaya menggunakan nyamuk yang terinfeksi bakteri walbhacia ini sudah tidak lagi dilakukan.

“Dan di beberapa negara mereka juga menyatakan tidak akan lagi melakukan penelitian ini. Kenapa kita tidak melakukan hal yang sama. Sebetulnya orientasinya kan nomer satu itu tentang pencegahan demam berdarah, masalahnya kan setelah 52 tahun itu penyakit DBD sudah sangat terkenal dari dulu yang menyebabkan kematian hingga 1 persen saat ini hanya 0,6 persen artinya sebetulnya dengan pengendalian diri dari masyarakat dan upaya bersama sebenarnya ini sudah cukup terkendali. Lalu kenapa sesuatu yang tidak menjadi masalah besar justru dinaikan lagi masalahnya dan sesungguhnya itu tidak perlu dilakukan,” ungkapnya.

Dirinya mengaku untuk saat ini masyarakat Indonesia sudah cukup cerdas dan mengerti untuk menjaga diri. Apalagi dalam projek penelitian ini tidak ada jaminan apapun jika nantinya akan menyebabkan masalah baru.

“Saya tidak pernah dengar selama 12 tahun ini ada asuransinya. Misalnya ada dimana masyarakat yang terinfeksi engga ada asuransi ya. Yang pasti yang harus kita lakukan adalah tolak dan hentikan projek penelitian ini di Indonesia. Sudah tidak perlu lagi mereka sudah melakukan penelitian selama 12 tahun ini sudah lebih dari cukup,” kata dia.

Tifauzia menambahkan, jika nantinya pemerintah tetap nekat melakukan upaya tersebut maka akan membuat dampak positif bagi kehidupan manusia.

“Itu terjadi ketidakseimbangan ekosistem. Ini kan sudah dikendalikan oleh hukum alam. Ketika kemudian di suatu daerah disebarkan nyamuk ratusan juta maka keseimbangan itu sontak akan tercederai kan artinya presure terhadap nyamuk nyamuk berjenis lain. Nanti akan melonjak jumlah nyamuk dan mungkin akan menjadi lebih berisiko menjadi penyakit lain,” pungkasnya. (eko)

Tags: bakteri wolbachiaGerakan Sehat Untuk Rakyat Indonesianyamuk
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

Pemkot Tangsel Kantongi Pajak Daerah Rp1,012 Triliun, PBB Jadi Penyumbang Terbesar
Kota Tangsel

Pemkot Tangsel Kantongi Pajak Daerah Rp1,012 Triliun, PBB Jadi Penyumbang Terbesar

Kamis, 14 Mei 2026 12:23 WIB
Bendungan Polor Hambat Debit Air, DPUPR Kota Tangerang Dukung Rencana Evaluasi
Kota Tangerang

Bendungan Polor Hambat Debit Air, DPUPR Kota Tangerang Dukung Rencana Evaluasi

Kamis, 14 Mei 2026 12:13 WIB
Wabup Intan Dorong Bank Sampah Bencongan Jadi Model Ekonomi Sirkular
Headline

Wabup Intan Dorong Bank Sampah Bencongan Jadi Model Ekonomi Sirkular

Kamis, 14 Mei 2026 11:59 WIB
Sasar 1.000 Pasangan, Wabup Tangerang: Isbat Nikah Terpadu Jamin Perlindungan Hukum Warga
Kabupaten Tangerang

Sasar 1.000 Pasangan, Wabup Tangerang: Isbat Nikah Terpadu Jamin Perlindungan Hukum Warga

Kamis, 14 Mei 2026 11:45 WIB
Pilar Optimistis Groundbreaking PSEL Tangsel Dimulai Akhir Tahun
Headline

Pilar Optimistis Groundbreaking PSEL Tangsel Dimulai Akhir Tahun

Kamis, 14 Mei 2026 10:01 WIB
Sebulan WFH di Tangsel: 20 Persen ASN Belum Tertib Absensi, Pemkot Siapkan Teguran
Headline

Sebulan WFH di Tangsel: 20 Persen ASN Belum Tertib Absensi, Pemkot Siapkan Teguran

Kamis, 14 Mei 2026 09:46 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Maling Bobol Studio Musik di Pondok Aren, 4 Keyboard dan 2 Gitar Raib

Maling Bobol Studio Musik di Pondok Aren, 4 Keyboard dan 2 Gitar Raib

Senin, 11 Mei 2026 15:56 WIB
RAKOR - Jelang Iduladha, Bupati Serang Ratu Rahmatuzakiyah intensifkan Rakor bersama jajaran Forkopimda. (ISTIMEWA)

Bupati Serang Intensifkan Rakor Bersama Forkopimda

Selasa, 12 Mei 2026 16:30 WIB
Kandaskan Crystal Palace, Manchester City Jaga Peluang

Kandaskan Crystal Palace, Manchester City Jaga Peluang

Kamis, 14 Mei 2026 07:55 WIB
Jelang Iduladha, Peredaran Hewan Kurban di Lebak Diawasi Ketat

Jelang Iduladha, Peredaran Hewan Kurban di Lebak Diawasi Ketat

Senin, 11 Mei 2026 17:50 WIB
Barcelona Segel Juara Usai Kalahkan Real Madrid

Barcelona Segel Juara Usai Kalahkan Real Madrid

Senin, 11 Mei 2026 16:33 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.