SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Sampah menumpuk di pinggir Jalan Raya Cibadak-Tigaraksa, Selasa (2/1). Tepatnya, di jembatan perbatasan Cibadak dan Pasir Bolang. Warga berharap, DLHK Kabupaten Tangerang segera melakukan pengangkutan.
Salah satu warga Kampung Bolang, Desa Pasir Bolang, Kecamatan Tigaraksa, Tirta Hasan mengatakan, menumpuknya sampah di punggir Jalan Raya Cibadak-Tigaraksa, karena tidak ada petugas kebersihan yang mengangkut sampah-sampah tersebut.
“Biasanya selalu diangkut, namun sudah beberapa hari ini belum ada yang mengangkut,” kata Tirta Hasan kepada Satelit News, Selasa (2/1).
Menurut Tirta, mayoritas sampah berada di pinggir jalan tersebut, dibawa oleh pengguna jalan yang melintas. Karena, masyarakat sekitar justru jarang membuang sampah di pinggir jalan.
“Kalau saya lihat, yang buang sampah kebanyakan orang yang lewat. Ada yang dari arah Mustika ada juga yang dari arah Cikupa. Tapi kebakayan, yang buang sampah, orang yang lewat,” katanya.
Tirta meminta agar Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang segera melakukan pengangkutan sampah-sampah tersebut. Selain merusak pemandangan karena kumuh, sampah-sampah yang menumpuk itu juga menimbulkan aroma yang tidak sedap. Sehingga menganggu pernafasan warga sekitar.
“Selain itu, kalau sudah terlalu banyak khawatir sampahnya berjatuhan ke Kali Cimanceuri dan merusak kali. Saya berharap DLHK bisa segera bergerak,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang, Fachrul Rozi mengatakan, bahwa di pinggir Jalan Raya Cibadak-Tigaraksa, tepatnya di dekat jembatan yang menghubungkan Pasir Bolang dan Cibadak terdapat bak sampah.
Fahrul Rozi juga mengatakan, bahwa setiap hari sampah-sampah yang menumpuk disana selalu diangkut oleh petugas kebersihan DLHK Kabupaten Tangerang.
“Disana sebetulnya memang ada bak sampah, dan setiap hari diangkut oleh petugas kebersihan. Besok (hari ini, red) juga akan diangkut,” katanya. (alfian/aditya)