SATELITNEWS.COM, PAMULANG–Banjir di Perumahan Namara Residence, Kelurahan Benda Baru, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan sudah memasuki hari ketiga, Senin (8/1).
Air setinggi lutut orang dewasa merendam jalanan hingga rumah-rumah warga yang akhirnya memilih untuk meninggalkan kediamannya.
Salah satu warga Namara Residence, Rijal menyatakan banjir disebabkan luapan danau yang berada di belakang perumahan.
“Dari belakang ini kan airnya meskipun lagi kagak hujan. Ini kan air datang dari belakang tembok itu embung,” ujar Rijal.
Pantauan di lokasi, saluran drainase perumahan itu nampak mengeluarkan air yang cukup besar. Air tersebut berasal dari luapan danau yang berada di sekitar lokasi. Satu mesin pompa air dikerahkan untuk mengeluarkan air yang menggenang.
Selain itu, sejumlah rumah warga nampak kosong lantaran ditinggal oleh pemiliknya. Sebelum ditinggalkan, para pemilik menutup rapat pintu rumah menggunakan tanggul kecil agar air bisa tertahan di luar.
Baca Juga: YSH Bantah Isu Perpindahan Siswa Dampak Konflik dengan UIN Jakarta
“Sebagian warga ada yang sudah mengungsi dan meninggalkan rumah. Tapi sebagian penghuni masih bertahan,” katanya.
Untuk diketahui, Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga Bina Konstruksi (DSDABMBK) Tangsel mengoperasikan pompa untuk melakukan penyedotan air di berbagai titik banjir. Salah satunya di wilayah Namara Residence, Pamulang.
“Instruksi Pak Wali Kota untuk segera melakukan penanganan salah satunya melalui penyedotan air melalui pompa,” ujar Robby Cahyadi, Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga Bina Konstruksi. (eko)
























