SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Tangerang terima aduan wali murid VND yang di drop out (DO) oleh Sekolah Dasar Dhamma Bhakti, Citra Raya, Kecamatan Panongan, Selasa (9/1). Dindik akan pertemukan wali murid dengan pihak sekolah.
Kepala Seksi Sekolah Dasar (SD) pada Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Yudi mengatakan, bahwa pihaknya telah bertemu dengan orang tua murid VND, yang bernama Goby. Kata Yudi, pihaknya akan memfasilitasi pertemuan pihak sekolah dan wali murid, untuk menyelesaikan perkaranya.
“Alhamdulillah, udah mulai difasilitasi. Tadi udah ke Dindik,” kata Yudi kepada Satelit News, Selasa (9/1).
Dia berharap, semua bisa segera selesai dan mendapat solusi terbaik, antara wali murid dengan pihak sekolah. Saat disinggung terkait perizinan SD Dhamma Bhakti, Yudi mengaku bahwa pihak sekolah memang belum memiliki izin operasi, namun pengajuan sudah masuk ke Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang.
“Sedang minta izin OP, ajuannya sudah masuk. Tadi juga sudah dibahas oleh bagian OP, ” katanya.
Sementara itu, Kepala Sekolah Dhamma Bhakti Tri dan Ketua Yayasan Dhamma Bhakti, Ferri tidak memberikan respon apapun, saat dikonfirmasi terkait perizinan yang belum dimiliki oleh SD Dhamma Bhakti.
Baca Juga: Paramount Land Dukung Gemilang KORPRI Night Run 2026, Diikuti 6.700 Peserta
Sebelumnya, diberitakan seorang wali murid yang bernama Goby akan melaporkan SD Dhamma Bhakti, Citra Raya, Kecamatan Panongan, kepada pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang lantaran telah men DO anaknya yang berinisial VND tanpa adanya pemanggilan orang tua.
Goby mengatakan, bahwa pihak sekolah sangat tidak profesional. Karena telah mengeluarkan anaknya tanpa adanya informasi terlebih dahulu. Menurut Goby, pihak sekolah tidak menjalankan aturan sesuai prosedur yang berlaku.
“Anak saya tiba-tiba dikeluarkan, dengan hanya sepucuk surat yang dikirim melalui pesan singkat WhatsApp pada 23 Desember lalu. Seharusnya, kalau memang ada permasalahan dengan anak saya, panggil dulu orang tuanya, bukan tiba-tiba mengeluarkan surat, lalu dikirim melalui WA,” ucap Goby dengaj nada kesal kepada Satelit News, Minggu (7/1). (alfian/aditya)





















