SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pandeglang, melantik sebanyak 3.759 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kecamatan Pandeglang. Diacara itu, Bawaslu mengingatkan agar para pengawas TPS bekerja profesional.
Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) dan Organisasi Bawaslu Kabupaten Pandeglang, Lina Herlina mengingatkan kepada pada pengawas TPS, agar bisa bekerja profesional dan tidak mudah diintimidasi oleh pihak tertentu.
Tindakan itu harus dilakukan, agar Pemilu aman dan kondusif bisa terlaksana di wilayah Kecamatan Pandeglang.
“Bapak dan Ibu jangan mau kalau ada yang mengintimidasi, jangan berpihak, harus konsisten dan berpedoman pada pakta integritas. Dengan begitu, Pemilu yang aman dan damai bisa terlaksana,” kata Lina, Senin (22/1/2024).
Menurut Lina, pengawas TPS memiliki peran penting dalam menjaga iklim kondusif pada pelaksanaan pesta Demokrasi pada 14 Februari mendatang. Oleh karena itu, pakta integritas para pengawas TPS harus dipatuhi dengan baik dan tidak boleh dilanggar.
“Harus berpedoman pada pakta integritas, karena hal itu merupakan batasan atau kewenangan yang harus dijalankan oleh pengawas TPS. Jangan sampai ketika terjadi pelanggaran malah didiamkan, harus segera ditindak,” tambahnya.
Baca Juga: Bawaslu Pandeglang Ajak Seluruh Stakeholder Antisipasi Dugaan Pelanggaran Pilkada Serentak 2024
Ditempat yang sama, Camat Pandeglang Bambang Suyatno mengatakan, para pengawas TPS merupakan garda terdepan menjaga kondusifitas pada Pemilu 2024 mendatang.
Oleh karena itu, para pengawas harus bisa menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) sesuai aturan yang berlaku.
“Kondusifitas yang diharapkan oleh kita semua, hal yang sangat berat adalah menjaga kondusifitas, sehingga para pengawas TPS harus mampu melaksanakan tugas dalam pakta integritas dan terhindar dari tuntutan-tuntutan atau melakukan pelanggaran. Seluruh pakta integritas harus sudah dipahami,” pungkasnya.
Camat mengapresiasi para pengawas, karena mau mengemban amanah yang diberikan dengan segala keterbatasan yang ada. Oleh karena itu, lara pengawas diharapkan bisa menjadi garda terdepan terciptanya Pemilu yang damai dan aman.
“Kepada para pengawas TPS dengan segala kondisi minimalis dari berbagai sarpras yang ada, tetapi mau dan mampu serta siap melaksanakan tugas sebagai pengawas, dan menghindari segala hal yang dilarang,” tuturnya.
Camat berpesan, para pengawas harus bisa melakukan antisipasi kondisi perkembangan cuaca, kecepatan publik membangun opini , serta kecepatan menggunakan alat media yang dimiliki agar tidak terjadi kegaduhan.
Baca Juga: KPU Pandeglang Siap Fasilitasi Debat Paslon dan Pemasangan APK
“Para pengawas TPS tolong jaga marwah dari apa yang dikenakan oleh bapak ibu, itu marwah yang harus dijaga. Tolong pakta integritas tidak dibaca sekali, tetapi harus memegang teguh pakta integritas,” imbuhnya. (mg4)
























