SATELITNEWS.COM, LEBAK— Hasil pemetaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak terdapat 211 titik potensi rawan bencana banjir dan longsor terhadap tempat pemungutan suara (TPS). Pendataan dilakukan sebagai langkah untuk jelang pemilu.
“Ya dari hasil pemetaan yang dilakukan, sebanyak 211 titik potensi rawan bencana banjir dan longsor,” kata Kepala Pelaksana BPBD Lebak, Febby Rizki Pratama, Minggu (28/1/2024). Febby mengungkapkan, ratusan titik rawan bencana dan juga berpotensi terganggunya distribusi logistik pemilu berada di 20 kecamatan.
“Mapping tidak hanya pada lokasi TPS, tetapi juga pada titik akses pergerakan distribusi logistik menuju TPS. Misalnya di wilayah itu pengiriman logistik melewati jembatan dan biasanya jika hujan lebat aliran sungai meluap sampai menyebabkan jembatan tidak bisa dilalui,” ungkap Febby. “Hasil survei teman-teman relawan di daerah-daerah rawan bencana, dan kami buka kembali data 5 tahun lalu untuk memastikan,” sambung Febby.
Langkah lainnya, kata Febby, BPBD bakal menyiagakan perahu karet saat proses distribusi logistik ke TPS. 4 unit perahu karet disiagakan untuk membantu distribusi logistik pemilu jika terjadi banjir maupun saat sarana penyeberangan warga tidak bisa dilalui akibat luapan sungai. “Tiga perahu ditempatkan di wilayah Banjarsari, Wanasalam dan Malingping. Sementara 1 unit disiagakan di posko pusat BPBD di Rangkasbitung,” tutur Febby.
Penempatan perahu karet di tiga titik tersebut untuk mempercepat gerak BPBD mengingat tiga wilayah itu berada di tengah-tengah daerah berpotensi banjir. “Wilayah potensi banjir yakni Kecamatan Gunungkencana, Banjarsari, Wanasalam, Malingping, dan Cijaku. Karena terlalu jauh kalau mengejar dari Rangkas,” ungkap Febby.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lebak, Ni’matullah mengatakan, koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukannya. Hal itu, mengingat Kabupaten Lebak merupakan daerah rawan bencana. “Pemetaan-pemetaan memang terus dilakukan, sebagai langkah pada proses pendistribusian logistik bisa tersalurkan dengan baik sehingga proses pelaksanaan pemilu 2024 ini bisa berjalan sesuai harapan,” pungkasnya.(mulyana)
Baca Juga: Aplikasi Sileuit KPU Lebak Masih Terkendala Jaringan
























