SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Untuk mengontrol dan mengendalikan laju inflasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggelar Operasi Pasar Beras Murah di Pasar Tradisional Sentiong, Kecamatan Balaraja, Jumat (2/2).
Pj Bupati Tangerang Andi Ony Prihartono mengatakan, dilakukannya operasi pasar beras murah ini, merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk menekan dan mengontrol laju inflasi, khususnya kebutuhan komoditi beras.
“Operasi pasar ini, Pemda bekerja sama dengan Bulog dan PD Pasar NKR dibantu oleh Muspika. Kita melaksanakan operasi pasar beras murah yang sudah dilaksanakan sejak tahun lalu, ini untuk menekan dan mengontrol laju inflasi,” kata Andi kepada Satelit News, Jumat (2/2).
Lanjut Andi, selain mengontrol dan menekan laju inflasi, operasi pasar beras murah tersebut juga untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Khususnya beras berkualitas dengan harga yang sangat terjangkau.
“Ini merupakan kegiatan yang sudah kita lakukan rutin dan saat ini kita laksanakan di 5 pasar. Salah satunya Pasar Sentiong, dengan total beras yang dijual sebanyak 2 ton,” ungkapnya.
Andi menambahkan, masyarakat yang ingin membeli beras berkualitas pada kegiatan pasar murah tersebut dibatasi, hanya boleh membeli sebanyak 10 Kg (2 kantong beras SPHP) dengan harga per kilonya sebesar Rp 9.950.
Baca Juga: Paramount Land Dukung Gemilang KORPRI Night Run 2026, Diikuti 6.700 Peserta
“Masyarakat bisa membeli beras dengan harga Rp 49.750 untuk 5 kilonya dan dibatasi untuk 2 kantong atau 10 kilo dengan harga Rp 99.500,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tangerang Resmiati menambahkan, bahwa beras yang dijual dengan harga murah itu merupakan beras yang memiliki kualitas yang sangat bagus. Dia berharap, dengan dilakukannya pasar murah ini, bisa meringankan beban masyarakat.
“Semoga dengan dilakukannya kegiatan pasar murah ini, dapat membantu dan meringankan beban masyarakat,” harapnya. (alfian/aditya)





















