SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengerahkan 140 anggota untuk melakukan penertiban alat peraga kampanye (APK) yang masih terpasang pada masa tenang Pemilu 2024.
Sekretaris Satpol PP Kota Tangsel, Taufik Wahidin menuturkan, setiap harinya anggota Satpol PP terbagi dua shift yakni pagi hingga sore dan malam hingga dinihari.
Taufik menyebutkan, pihaknya fokus menertibkan atribut kampanye yang terpasang di jalan-jalan protokol. Satu kecamatan 10 personel menyisir jalan-jalan protokol.
“Satu shift 70 orang. Di luar jalan protokol Bawaslu yang menertibkan,” terangnya.
Meski begitu, walaupun masuk masa tenang Pemilu serentak mulai 11 Februari ini masih banyak terdapat atribut kampanye bertengger di berbagai ruas jalan Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Salah satu berada di Jalan Rawa Siliwangi dan Raya Padjajaran Pamulang.
Pantauan pada Senin (12/2/2024) pagi nampak alat peraga kampanye (APK) masih terpasang pada ruas Jalan Rawa Siliwangi, Jalan Raya Padjajaran di Pamulang serta flyover Ciputat dan Jalan Letnan Sutopo di Serpong.
Baca Juga: Doa Bersama untuk 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Digelar di Islamic Center Tangsel
Menanggapi itu, Taufik menyebutkan pihaknya perlu waktu. Sehingga, kata dia, pencopotan tidak bisa selesai dalam waktu yang singkat. “Baru kemarin mulai. Enggak mungkin sehari kelar,” katanya.
Kepala Seksi Kerjasama Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Kota Tangsel, Kusnandar Badawi menambahkan sebanyak 36 personel gabungan dikerahkan untuk menertibkan APK yang dipasang di billboard dan papan reklame. Personel gabungan itu terdiri dari Satpol PP 18 orang, Damkar 5 orang, Satgas BPBD 7 orang, dan forum relawan bencana Kota Tangsel 6 orang.
“Ada 36 personel timsus yang ditugasi nyopotin APK di billboard dan reklame,” ujarnya, Senin (12/2).
Badawi menjelaskan, dalam menjalankan tugasnya tim khusus ini sudah memiliki spesifikasi diantaranya melengkapi diri dengan alat pengaman diri. Seperti helm, safety belt yang berfungsi melindungi petugas saat naik di ketinggian media luar ruang tersebut.
“Memang yang punya kualifikasi kerja di ketinggian. Ada sertifikat manjat di ketinggian,” terangnya.
Badawi merinci, pada hari pertama masa tenang menertibkan APK pada baliho di 23 tampilan. Jumlah tampilan APK tersebar pada 13 titik lokasi. Ia menambahkan, jumlah terbanyak di wilayah Kecamatan Serpong dan Serpong Utara.
Baca Juga: Jurnalis Asal Tangsel Hilang di Kawasan GAK, Ketua RT Berharap Ditemukan Selamat
“Jumlahnya akan terus bergerak karena masih dilakukan pendataan,” pungkasnya. (eko)
























