SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Demi menjaga kondusivitas di Kota Tangerang, aparat Satpol PP disiagakan selama 24 jam. Para penegak perda ini kemudian dibagi dalam tiga shift.
“Personel difokuskan pada titik keramaian yang digunakan sebagai tempat berjualan takjil. Selain itu, wilayah berpotensi kerawanan pada waktu malam atau dini hari. Maka, personel kita bagi tiga sift untuk bersiaga menjaga ketentraman dan keamanan di seluruh wilayah Kota Tangerang,” ungkap Kepala Satpol PP Kota Tangerang Wawan Fauzi.
Ia pun menjelaskan, pengawasan yang diperketat perlu dilakukan karena mobilitas masyarakat di bulan Ramadan meningkat. Terutama, pada waktu sore hari menjelang buka puasa yang beriringan dengan pulang kerja.
“Petugas juga disiagakan untuk fokus pada waktu malam dengan agenda patrol malam. Hal ini sebagai antisipasi terjadinya gangguan kamtibmas. Secara teknis, Satpol PP juga rutin melakukan patroli gabungan bersama jajaran Polres Metro Tangerang Kota,” katanya.
Lanjutnya, Satpol PP mengantisipasi tidak terjadinya aktivitas memasang petasan, perang sarung, tawuran hingga penegakkan penghentian sementara jasa usaha hiburan umum pada bulan suci Ramadan.
“Satpol PP rutin patroli melakukan pengawasan rumah makan, kafe, restoran dan sejenisnya dalam membuka usahanya dengan menggunakan tirai tertutup sampai dengan pukul 17.00 WIB dan sahur buka mulai 02.00 WIB,” jelasnya.
Baca Juga: Satpol PP Kota Tangerang Masih Pantau Dugaan Prostitusi di Rumah Kos
Ia pun mengimbau, seluruh orang tua di Kota Tangerang untuk memantau dan mengawasi aktivitas anak-anaknya, pastikan pukul 22.00 WIB sudah berada di rumah. “Agar anak-anak kita tidak menjadi korban atau pelaku kejahatan di jalan,” imbaunya. (made)
























