SATELITNEWS.COM, SERANG – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten, akan mulai membuka rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada bulan Mei tahun 2024. Dalam perekrutan itu, BKD memastikan akan mengakomodasi seluruh honorer Pemprov Banten, yang sudah terinput dalam database BKN.
Kepala BKD Provinsi Banten Nana Supiana mengatakan, saat ini pihaknya tengah mengusulkan kuota sebanyak 11.737 untuk rekrutmen PPPK di tahun ini. Jumlah tersebut disesuaikan dengan jumlah honorer yang terdata di kantornya.
“Semua honorer di kita ada 11.737, terdiri dari tenaga teknis, administratif, kesehatan, pendidikan baik P1, P2 sampai P4 semua diusulkan tahun ini,” kata Nana, Senin (18/3/2024).
Dikatakan Nana, hal itu sesuai dengan amanat Pemerintah Pusat melalui Kemenpan-RB, dimana Pemprov Banten diminta untuk menyelesaikan persoalan honorer hingga Desember 2024.
“Karena amanatnya 2024, harus diselesaikan sampai Desember,” ujarnya.
Nana mengaku, rekrutmen PPPK tersebut akan dilaksanakan pada awal Mei mendatang. Perekrutan itu sendiri dilakukan secara bertahap bahkan bisa mencapai 4 kali sesuai dengan kebutuhan.
“Pertama setelah lebaran, paling cepat awal Mei sudah mulai seleksi,” tandasnya.
“Semuanya diselesaikan periodik sampai Desember, jadi beberapa kali, karena pengadaan PPPK/ASN bisa 4 kali setahun,” terangnya.
Lebih lanjut, rekrutmen tersebut diselenggarakan oleh Kemenpan RB melalui Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Sementara BKD di daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota bertugas sebagai fasilitator.
“Tesnya tetap di ranking dari prioritas, yang lolos berarti diangkat duluan, yang belum lolos setelah seleksi dipertimbangkan tetap untuk mendapatkan, tapi bertahap sampai akhir tahun,” ungkapnya.
Dengan begitu Nana juga memastikan tidak ada lagi non PNS selain PPPK, kemudian untuk honornya itu berasal dari APBN melalui Dana Alokasi Umum (DAU), dan APBD Pemprov Banten.
“Honornya APBN dan APBD kolaborasi antara DAU dari Pusat dan PAD dari daerah,” paparnya.
Sebelumnya, Ketua forum honorer K2 Taufik Hidayat meminta agar Pemprov Banten fokus pada alokasi untuk honorer terlebih dahulu seperti yang sudah dijanjikan sebelumnya.
Dirinya juga akan terus mengawal sampai formasi yang muncul itu berpihak pada kualifikasi yang dimiliki oleh para honorer yang sudah belasan tahun mengabdi di Pemprov Banten.
“Tentu itu merupakan sebuah kewajiban kami untuk terus mengawalnya,” pungkasnya. (luthfi)
























