SATELITNEWS.ID, CIKUPA—Seorang tukang ojek online bernama Amelia Erri (44) tewas, usai terlindas truk di bagian kepala. Peristiwa naas itu terjadi di Jalan Raya Serang, Desa Cikupa, Kecamatan Cikupa, tepatnya di depan Pasar Cikupa, Senin (22/6). Diduga korban terjatuh saat hendak menyalip truk.
Kasubnit Lakalantas Polresta Tangerang, Aiptu Sofiudin mengatakan, awalnya Amelia Erri (44), yang mengendarai sepeda motor Yamaha Aerox dengan Nopol A-5964-WF datang dari arah Cikupa menuju arah Bitung. Lanjutnya, sesampainya di TKP, depan Pasar Cikupa, Jalan Raya Serang, Desa Cikupa, Kecamatan Cikupa, korban membentur kendaraan truk yang sedang terparkir di kiri jalan.
“Berdasarkan saksi, korban membentur truk yang terparkir di kiri jalan, lalu jatuh dan terluka di bagian kepala, sehingga meninggal dunia,” kata Sofiudin kepada Satelit News, Senin (22/6).
Menurut Sofiudin, truk yang menyebabkan Amel terjatuh, belum teridentifikasi dan saat ini masih dalam pencarian. Pasalnya, setelah kejadian, truk tersebut melarikan diri. Kata dia, saat ini korban susah dibawa ke RSUD Balaraja.
“Truknya belum teridentifikasi, jadi masih belum diketahui. Saat ini korban sudah dibawa ke RSUD Balaraja,” jelasnya.
Sementara itu, salah satu saksi mata, Hendri, yang juga sebagai ojek online mengatakan, korban bernama Amelia Erri Setyawati atau biasa akrab dipanggil Bunda Amel (44), meninggal akibat bagian kepala korban mengalami luka parah.
Baca Juga: Cegah Balap Liar di Puspemkab Tangerang, Polisi Amankan Empat Motor
Kata Hendri, korban berasal dari Madiun, Jawa Timur, tetapi saat ini tinggal di Perum Mustika, Desa Pasirnangka, Kecamatan Tigaraksa. “Korban yang mau menyalip terjatuh dan bagian kepalanya terlindas ban bagian belakang truk. Asalnya dari Madiun, tetapi tinggal di Perum Mustika, Tigaraksa,” katanya.
Menurut Hendri, pada saat kejadian dan banyak orang yang berkerumun, sehingga ada beberapa barang korban yang hilang, diantaranya handphone (HP) milik korban. Sementara sepeda motornya sudah diamankan. “Motor korban sudah diamanin tapi HP korban ilang,” pungkasnya. (alfian/aditya)
























