SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Kinerja kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penghasil, di lingkungan Pemkab Pandeglang dikritik Wakil Ketua DPRD Pandeglang, M.M. Fuhaira Amin.
Hal itu disampaikannya, karena capaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2023 lalu masih rendah. Kritik itu disampaikan, usai DPRD dan semua instansi Pemkab Pandeglang melakukan rapat dan evaluasi terhadap pengelolaan APBD TA 2023 lalu.
Fuhaira mengakui, pihaknya sudah selesai melalukan rapat evaluasi PAD tahun 2023 lalu. Namun, dia mengaku kecewa, karena target PAD tahun 2023 sebesar Rp289,038 Miliar tidak tercapai sepenuhnya, melainkan masih dibawah Rp260 Miliar. Selain itu, besaran target yang ditetapkan juga masih kecil dan sulit untuk dioptimalkan.
“PAD kita masih dibawah Rp300 Miliar. Minimal kita bisa mengimbangi Kabupaten Lebak yang sudah diatas Rp400 Miliar. Kita ketergantungan 90 persen, kepada Pemerintah Pusat, kita akan banyak persoalan, baik itu inovasi , inisiasi , kreatifitas, fleksibilitas dan keterlambatan pembayaran, baik itu gaji dan lain-lain,” tegas Fuhaira, Jumat (14/6/2024).
Ketua DPC Partai Demokrat Pandeglang ini juga mengatakan, terkait persoalan itu pihaknya sudah melakukan pembahasan dan memiliki beberapa saran dan masukan kepada Pemkab Pandeglang, diantaranya dengan mengganti atau merotasi kepala OPD, khususnya yang capaian target PAD tidak optimal.
“Kita berharap pada Bupati, agar penunjukkan Kepala Dinas penghasil PAD perlu tanda tangan komitmen kerja, seperti mampu menaikkan PAD dalam kurun yang ditentukan dan Siap mundur dari jabatan eselon 2 bila tidak tercapai target,” ujarnya.
Baca Juga: Ingatkan Bupati Pandeglang, Fikri: Sekda Harus Komunikatif
“Alasannya, dengan semangat otonomi daerah, Kabupaten Pandeglang dengan PAD dan fiskal kecil akan terpuruk dalam segala bidang pembangunan, baik infrastruktur, pelayanan dasar dan pemberdayaan masyarakatnya, harus ada inovasi dan kreasi. Namun kembali pada kemampuan keuangan daerah kita, oleh karenanya perlu didongkrak PAD ini, kami dari DPRD siap duduk bersama untuk memecahkan persoalan ini,” sambungnya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Pandeglang Ali Fahmi Sumanta, mendukung dan sependapat atas usulan DPRD Pandeglang. Dia memastikan, usulan tersebut akan disampaikan dan dilaksanakan.
“Kita akan lakukan, jadi nanti Kepala OPD penghasil harus melakukan ekspose, atau menyampaikan target PAD melalui program kerjanya. Kalau apa yang disampaikan tidak terbukti, atau PAD masih rendah, ya mau enggak mau harus diganti lagi,” imbuhnya. (adib)
























