SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Potensi kotak kosong dalam Pilkada Kota Tangerang tahun 2024 yang mencuat ke publik dikeluhkan berbagai pihak. Salah satunya dari Ketua DPC PKB Kota Tangerang, Ahmad Fuady.
Sebab menurutnya, adanya kotak kosong dalam Pemilihan Wali Kota Tangerang dan Wakil Wali Kota Tangerang 2024 merupakan salah satu indikator mundurnya demokrasi khususnya di Kota Tangerang.
“Jangan sampai terulang lagi seperti di tahun 2018 lalu yang melawan kotak kosong. Sehingga demokrasi di Kota Tangerang ini kembali tumbuh,” ungkapnya, Kamis (20/6).
Oleh karenanya, ia berharap calon-calon pemimpin dalam kontestasi Pilkada Kota Tangerang 2024 yang dilaksanakan pada 27 November, terdapat dua paslon atau lebih dan diisi oleh tokoh-tokoh yang berkompeten dan merakyat
“Supaya masyarakat Kota Tangerang tidak resah, dengan kembali dihadapkan pilihan kotak kosong,” katanya.
Disamping itu, kata Fuady, PKB Kota Tangerang sudah memiliki beberapa nama calon dari luar partai yang merapat ke PKB Kota Tangerang. Diantaranya, Rektor UMT Kota Tangerang, Achmad Ammarulloh, Ahmad Jazuli, Fredyanto, dan Helmy Halim.
Baca Juga: Ribuan Ikan Mati di Situ Cangkring Tangerang, DLH Turun Tangan dan Larang Warga Konsumsi
“Kalau sudah ada terpola begitu terpasang, kita akan mengusung salah satu. Tapi untuk saat ini belum seratus persen. Mereka harus bisa juga meyakinkan partai lain. Karena kita kan baru sepuluh persennya saja dari yang ditetapkan KPU 20 persen,” ucapnya.
Ditanya apakah dirinya akan maju sebagai calon Wali Kota Tangerang, ia mengaku bisa saja terjadi. Apabila tidak ada calon lawan dalam Pilkada Kota Tangerang.
“Ya kalau nggak ada, bisa saja maju. Tapi belum kelihatan, kita masih silaturahmi saja dengan partai lain seperti PKS, Nasdem dan lainnya,” pungkasnya. (hafiz/aditya)
























