SATELITNEWS.COM, TIGARAKSA – Sebanyak 25 sanitasi untuk warga Desa Tegal Angus, Kecamatan Teluknaga mulai dibangun, Senin (24/6). Program sanitasi layak ini merupakan gagasan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang dalam program Kejari Peduli Stunting.
Kepala Kejari Kabupaten Tangerang Ricky Tommy Hasiholan mengatakan, pembangunan sanitasi ini digelar dalam rangka mendukung penuntasan dan pencegahan stunting di Kabupaten Tangerang. Ia menuturkan, untuk saat ini dilakukan pembangunan 25 sanitasi bagi warga di Desa Tegalangus, Kecamatan Teluknaga, agar perilaku hidup sehat dapat dimaksimalkan.
“Ada 25 rumah di Desa Tegalangus, Teluknaga yang kami bangun sarana sanitasinya. Penanganan stunting ini menjadi perhatian khusus pemerintah dari pusat hingga ke daerah,” jelasnya, Senin (25/6/2024).
Ricky mengungkapkan, kurang baiknya sarana sanitasi menjadi faktor penyebab balita stunting. Karena itu, kata Ricky, program Kejaksaan Peduli memprioritaskan pembangunan sarana sanitasi.
“Tak hanya itu, kami juga salurkan paket sembako pada 25 kepala keluarga yang rumahnya dibangun sarana sanitasi,” jelasnya.
Perlu diketahui, pembangunan sarana sanitasi merupakan bagian dari program pencapaian 100 persen Open Defecation Free (ODF) atau buang air sembarangan. Hal ini menjadi salah satu upaya percepatan penurunan stunting di Desa Tegalangus.
Baca Juga: 200 PKL Jalan Kiasnawi Tangerang Direlokasi Mulai 14 Oktober 2026
Berdasar pada Peraturan Presiden No. 72 Tahun 2021 Tentang Percepatan Penurunan Stunting diperlukan penanganan dan koordinasi lintas sektor. Oleh karena itu, Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang, yang dipimpin oleh Kepala Kejaksaan Ricky Tommy Hasiholan, berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang dan berbagai mitra, termasuk dunia usaha dan sektor swasta.
“Kami berharap dengan adanya pembangunan sarana jamban sehat ini, akan membantu mempercepat penurunan stunting. Kerjasama dan dukungan dari berbagai pihak sangatlah penting untuk keberhasilan program ini. Insya Allah Tiga minggu lagi warga sudah bisa merasakan manfaat dari sanitasi yang bersih dan sehat,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Teluknga Zamzam manohara mengatakan, pihaknya mengapresiasi kehadiran dari Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang Ricky Tommy Hasiholan ke Desa Tegalangus Kecamatan Teluknaga. Menurutnya, wilayah di Telukmaga masih ada yang stunting. Bahkan jumlahnya bertambah, setelah pelaksanaan program Gerebek Posyandu Pemkab Tangerang. Sehingga mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah dalam bantuan pangan, hingga pembangunan sanitasi.
“Terimakasih Pak Kajari sudah menyempatkan untuk silaturahmi ke kampung kita, dan menjadikan kampung kita sebagai lokus pertama pelaksanaan program Kejari Kabupaten Tangerang dengan nama Jaksa Peduli Stunting. Semoga program ini dapat memberikan manfaat dan turut membantu penurunan angka stunting di Desa Tegalangus, Teluknaga,” ujar Camat Zamzam.
Kepala Desa Tegalangus. M. Jabalnur mengungkapkan, penggunaan anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) juga sudah dikucurkan untuk penanganan stunting. Namun, karena keterbatasan anggaran sehingga tak bisa mencakup ke seluruh wilayah.
“Melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), kami sebenarnya telah membangun sarana jamban sehat bagi warga tidak mampu. Namun karena keterbatasan anggaran dan adanya program prioritas lain, maka pembangunan sarana jamban sehat dilakukan secara bertahap,” katanya. (aditya)
Baca Juga: Porseda 2026 Ponpes Tarbiyatul Mubtadiin, Tanamkan Cinta Budaya dan Toleransi





















