SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Akses jalan di Desa Cikumbueun, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, bakal dibuka melalui program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD). Rencananya, program tersebut bakal dilakukan pada 24 Juli mendatang.
Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Pandeglang, Ali Fahmi Sumanta mengatakan, tujuan utama kegiatan tersebut yakni membuka akses jalan masyarakat.
Oleh karena itu, jalan merupakan akses utama peningkatan perekonomian masyarakat, khususnya di Kecamatan Mandalawangi.
“Tahun ini kita melaksanakan di Kecamatan Mandalawangi. Membuka akses jalan, membuka beberapa wilayah terisolasi, sekarang sudah mulai berjalan sudah mulai dibuka, rencana tanggal 24 Juli ini, dilaksanakan secara serentak,” kata Fahmi, di gedung Setda Pandeglang, Rabu (10/7/2024).
Fahmi mengatakan, selain membuka akses jalan, ada beberapa kegiatan lain yang bisa dilakukan dan melibatkan beberapa instansi pemerintahan dan swasta. Oleh karena itu, saat ini pihaknya sedang melakukan pematangan kegiatan tersebut.
“Ada jalan ada jembatan, ada gorong-gorong, beberapa dinas instansi, bank juga ikut membantu karena saluran air bersih, minimal 3 bantuan dari bank-bank untuk membantu saluran air bersih. Kita buka hampir empat kilo tapi untuk pemadatan sekitar 700 meter pakai batu,” tambahnya.
Baca Juga: Lestarikan Laut Dan Budaya Melalui Tasyakuran Ruwat Laut Carita 2026
“Ada juga MCK masjid Rp30 jt, penyuluhan, bedah rumah 4 unit dari Perkim, TPT kisaran Rp100 juta dari Pemprov Banten, kemudian dari desa paving blok 250 meter, jambanisasi 10 rumah dan pipanisasi 1000 meter, termasuk bantuan pangan,” sambungnya.
Ketua DPRD Pandeglang Tb Udi Juhdi, menyambut baik program tersebut karena bisa memudahkan akses dan membantu masyarakat banyak.
Dia berharap, ke depan akan lebih banyak wilayah di Pandeglang yang dibuka melalui program tersebut.
“Tentunya kita mendukung program itu karena bisa memudahkan akses masyarakat. Kita juga berharap agar kegiatan TMMD ini bisa terus dilakukan secara berkesinambungan setiap tahunnya,” ungkap Udi.
Sementara, Waaster Kasad Bidang Tahwil Komsos dan Bakti TNI Brigjen TNI Taufiq Shobri melalui zoom meeting, menyampaikan TMMD ke-121 tahun 2024 mengusung tema ‘Darma Bakti TMMD Mewujudkan Percepatan Pembangunan Di Wilayah’.
Pelaksanaan TMMD Tahap 3 ini, lanjutnya, akan dilakukan secara serentak di 50 kabupaten/kota, dengan tujuan untuk mencapai sasaran fisik dan non fisik yang strategis.
Baca Juga: Fantastis, Anggaran Revitalisasi Situ Cikedal Mencapai Rp9,7 Miliar
“Program ini berfokus pada hal-hal yang belum tersentuh oleh program pemerintah. Oleh karena itu, dalam penentuan sasaran TMMD, para Dandim harus aktif berkoordinasi dengan pemerintah daerah, para pemangku kepentingan, dan tokoh masyarakat setempat untuk menentukan sasaran skala prioritas,” imbuhnya.
“Mekanisme kerja serta alokasi anggaran yang dibutuhkan untuk merealisasikan sasaran tersebut juga harus diperhatikan. Sasaran yang dipilih harus mempertimbangkan keselarasan dengan program yang ada, sehingga tetap tepat sasaran, baik dari aspek ekonomi maupun pertahanan, dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” sambungnya. (adib)
