SATELITNEWS.COM, LEBAK–Adu jotos tidak bisa terhindarkan antara Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dengan seorang pelajar SMP di Jalan Sunan Kalijaga, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak. Aksi membahayakan keselamatan jiwa itu telah disikapi Dinas Sosial dan Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Lebak.
Berdasarkan informasi, peristiwa itu terjadi Senin (5/8/2024), di sekitaran pasar Rangkasbitung. Saat itu, ODGJ yang membawa tongkat tiba-tiba menyerang pelajar SMP yang tengah berjalan kaki usai pulang sekolah. Sempat mendapat perlawanan dari pelajar tersebut, hingga adu jotos pun tidak bisa dihindarkan. Warga yang mengetahui kejadian tersebut berusaha melerai dan memisahkan ODGJ dengan pelajar.
Usut punya usut, warga sekitar rupanya sudah resah dengan ulah sang ODGJ. Warga yang mengaku ODGJ tersebut kerap membawa benda-benda yang dapat membahayakan keselamatan jiwa. Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Lebak, Eka Darmana Putra telah mendapat informasi terkait peristiwa itu. Bahkan katanya Dinsos telah merencanakan mengamankan ODGJ tersebut. “Sudah kita rencanakan untuk digaruk (diamankan) bersama Satpol PP Kabupaten Lebak, biasanya itu ODGJ tanpa identitas buangan dari daerah lain,” kata Eka.
Eka menjelaskan, penangkapan akan dilakukan dalam waktu dekat karena dirinya telah mendapatkan laporan dari masyarakat yang mengaku resah adanya ODGJ tersebut. “Sudah saya perintahkan ke Kabid Rehabsos untuk segera koordinasi dengan Satpol PP, lokasinya di sekitar tempat mangkal para ODGJ liar,” jelasnya.
Ia menerangkan, penggarukan ODGJ tidak rutin dilakukan lantaran peristiwa seperti itu terjadi tidak bisa diperkirakan. “Tergantung kondisi ODGJnya itu sendirikan kadang menghilang kadang muncul tiba-tiba, makanya penggarukannya bersifat insidental. ODGJ liar itu sulit diprediksi keadaan dan jumlahnya,” tandasnya.
Kepala Bidang (Kabid) Tibum Tranmas Satpol PP Kabupaten Lebak Azis Ali Rosyid, mengatakan pihaknya sudah turun ke lokasi namun belum berhasil mengamankan ODGJ tersebut. Lebih lanjut, pihaknya belum mendapatkan laporan terkait kejadian ODGJ yang meresahkan. Dirinya baru mengetahuinya saat viral di media sosial Instagram. “Kemarin kita gak ada laporan, baru tau hari ini viral di medsos, ke TKP sudah tidak ditemukan ODGJ nya,” kata Azis.
Baca Juga: Kemiskinan di Lebak Turun Tipis, Ini Penjelasan Dinsos
Ia menjelaskan, terkait dengan penangan ODGJ tersebut pihaknya hanya mengamankan. Ia menuturkan untuk rehabilitasi nantinya akan dilakukan oleh Dinas Sosial (Dinsos) Lebak. “Kita satpol penanganan sebatas mengamankan dan diteruskan ke dinas terkait untuk pembinaan lanjutannya dalam hal ini Dinsos,” tandasnya.(mulyana)
























