Minggu, 6 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Bawaslu Tangsel Waspadai e-Money Politics

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Selasa, 13 Agu 2024 08:28 WIB
Rubrik Kota Tangsel, Metro Tangerang
Bawaslu Tangsel Waspadai e-Money Politic

POLITIK UANG: Ketua Bawaslu Tangsel, Muhamad Acep mewaspadai politik uang. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, SERPONG—Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mewaspadai praktik politik uang atau money politic. Yang mutakhir, uang diberikan kepada pemilih dalam bentuk e-money.

Hal tersebut dipaparkan Ketua Bawaslu Tangsel, Muhamad Acep dalam rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Fokopimda) di wilayah Serpong, Tangsel, Senin (12/8). Menurut Acep, kerawanan politik uang selalu saja mengintai setiap kali pesta demokrasi berlangsung, termasuk di wilayah termuda se-Provinsi Banten ini. Bahkan Ia menyebut, praktek money politic ini sudah menjadi kerawanan tradisional.

“Kerawanan yang tradisional. Selalu masyarakat bilang kalo gak ada duit gak mau milih,” ujar Acep.

Namun menariknya seiring dengan perkembangan zaman, praktek ini pun kini muncul dengan jenis-jenis yang baru. Acep mengatakan, saat ini yang tengah diawasi adalah praktek politik uang menggunakan e-Money atau e-Wallet. Keberadaan jenis politik uang terbaru ini, kata Acep, mulai tercium sejak perhelatan Pemilu 2024 lalu.

“Isu money politik tapi pakai e-Money. Banyak terjadi, seperti pada Pemilu kemarin itu ada isu tersebut,” kata Acep.

Meski bukan terjadi di Tangsel, namun hal tersebut perlu diwaspadai. Sebab tak menutup kemungkinan, tren pelanggaran Pemilu dengan memanfaatkan dunia digital ini bisa saja terjadi di Tangsel.

Baca Juga: Diungkap Mantan Stafsus Yaqut, 24 Anggota DPR Minta Uang Oleh-oleh Di Arab Saudi

“Kalau e-Money ini kita belum bisa mendeteksi. Apakah Alfamart atau Indomart mau melaporkan? Ada pengiriman uang. Ini yang kita tidak dapat awasi. Isu itu ada, memang ada tapi kita tidak bisa melakukan penindakannya,” terangnya.

Selain menyoroti tindak politik uang dengan jenis terbarunya, Acep juga membeberkan isu-isu strategis lainnya yang berpotensi menjadi kerawanan dalam perhelatan Pilkada mendatang. Salah satunya, yakni mengenai isu SARA.

BeritaTerbaru

RAPBD Perubahan 2026, Belanja Daerah Diproyeksikan Naik Rp214,387 Miliar

Wali Kota Tangerang Imbau Warga Waspada Abu Vulkanik GAK

Minggu, 6 Sep 2026 12:35 WIB

28 Tim Sepakbola Kecamatan Berebut Piala Bupati Tangerang

Sabtu, 5 Sep 2026 20:04 WIB
Kerusakan Jalan Teuku Umar Karawaci Akhirnya Diperbaiki

Kerusakan Jalan Teuku Umar Karawaci Akhirnya Diperbaiki

Sabtu, 5 Sep 2026 07:57 WIB
Empat Rumah di Sindang Jaya Mulai Dibedah, Bupati Tangerang Letakkan Batu Pertama

Empat Rumah di Sindang Jaya Mulai Dibedah, Bupati Tangerang Letakkan Batu Pertama

Sabtu, 5 Sep 2026 07:32 WIB

“Bahwa Tangsel ini pernah mengalami isu sara yang cukup tinggi, itu pada 2020,” ungkap Acep.

Kala itu, lanjut Acep, isu sara cukup mendominasi. Tak hanya berdasarkan ucapan para pendukung, namun juga menjamur melalui spanduk yang membentang di jalan-jalan.

“Tinggi sekali sampai-sampai spanduk itu seperti jamur. Jadi ada spanduk SARA yang kita turunkan di Rawa Buntu kemudian muncul lagi di Ciater. Kita turunkan lagi, muncul lagi,” kata Acep.

Oleh karena itu, sudah semestinya isu SARA ini harus diwaspadai sejak dini. Sehingga tidak membuat warga Tangsel terpecah belah. Menurutnya untuk mencegah isu ini berkembang di tengah masyarakat, diperlukan andil yang besar dari para tokoh agama.

Baca Juga: Polres Tangsel Selidiki Kasus 340 Ribu Dolar Singapura Palsu

“Isu SARA ini cukup dahsyat. Padahal mustinya tokoh agama ini bisa meredam. Isu sara ini cukup kencang,” jelasnya.

Selain itu, masih ada sederet isu-isu lainnya yang perlu diwaspadai. Mulai dari daftar pemilih, netralitas ASN, hingga logistik Pilkada.

“Itulah hal yang bisa kami gambarkan terkait persiapan Bawaslu dalam rangka pemetaan atau mitigasi kerawanan dalam Pilkada 2024. Bawaslu saat ini sedang menyiapkan pasukan pada Pilkada. Ada 54 PKD dengan 21 Panwascam yang terus kami gembleng wawasan hukumnya,” pungkasnya.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie yang hadir dalam rapat tersebut menyatakan persoalan ihwal netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) selalu menjadi sorotan dan isu yang muncul setiap kali pesta demokrasi berlangsung di negeri ini. Termasuk dalam perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), November 2024 mendatang. Untuk itu, Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie menekankan kepada seluruh pegawainya, untuk menjunjung tinggi netralitasnya sebagai abdi negara. Penekanan itu, diberikan melalui aturan yang diterbitkan kepada seluruh pegawainya.

“Ini penegasan kembali soal aturan itu. Kemudian juga tidak hanya surat edaran saja, tetapi juga sosialisasi dari BKPP, Inspektorat dan lain sebagainya,” ujar Benyamin, Senin (12/8).

Benyamin menegaskan berdasarkan aturan tersebut, sanksi tegas pun tak segan-segan akan dijatuhkan bagi pegawai yang melanggar.

“Bagi semuanya. Untuk semua aparatur sipil negara, PPPK dan PNS. Sekarang kan honorer sudah menjadi PPPK. Kan mereka menggunakan atribut coklat juga,” tegasnya. (bnn/gatot)

Tags: Bawaslu Kota Tangerang Selatanpemilihuang
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Layanan SIM Keliling Tangsel Jumat 3 Juli 2026, Cek Lokasinya
Kota Tangsel

Layanan SIM Keliling Tangerang Selatan Sabtu 5 September 2026, Cek di Sini Jadwalnya

Sabtu, 5 Sep 2026 07:21 WIB
SIM Keliling Kota Tangerang Selasa 1 September, Cek Lokasinya
Kota Tangerang

SIM Keliling Kota Tangerang Sabtu 5 September, Ada di Dua Lokasi

Sabtu, 5 Sep 2026 07:19 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 1 September, Cek Lokasinya
Kota Tangsel

SIM Keliling Jakarta Sabtu 5 September, Cek di Sini Lokasinya

Sabtu, 5 Sep 2026 07:18 WIB
Kota Tangerang

TPP PPPK Kota Tangerang Naik 15 Persen, ini Respons Forum Pegawai

Jumat, 4 Sep 2026 18:24 WIB
Jalan Pisangan Pakuhaji Dibongkar Lagi, Tak Sesuai Spesifikasi
Kabupaten Tangerang

Jalan Pisangan Pakuhaji Dibongkar Lagi, Tak Sesuai Spesifikasi

Jumat, 4 Sep 2026 17:53 WIB
Headline

Belasan Warga Sesak Nafas Akibat Kebakaran Sampah di Tangsel, Sekolah Diliburkan

Jumat, 4 Sep 2026 16:03 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

UMKM Serbu Akses Permodalan Dana Bergulir dari Pemkab Tangerang

UMKM Serbu Akses Permodalan Dana Bergulir dari Pemkab Tangerang

Kamis, 3 Sep 2026 20:17 WIB
Erupsi Gunung Anak Krakatau Hasilkan Lava Air Mancur

Erupsi Gunung Anak Krakatau Hasilkan Lava Air Mancur

Sabtu, 5 Sep 2026 08:42 WIB
RAPBD Perubahan 2026, Belanja Daerah Diproyeksikan Naik Rp214,387 Miliar

RAPBD Perubahan 2026, Belanja Daerah Kota Tangerang Diproyeksikan Naik Rp214,387 Miliar

Selasa, 1 Sep 2026 19:20 WIB
DLH Tangsel Gelar Uji Emisi Gratis, Targetkan 500 Kendaraan Per Hari

DLH Tangsel Gelar Uji Emisi Gratis, Targetkan 500 Kendaraan Per Hari

Selasa, 1 Sep 2026 18:03 WIB
Polres Tangsel Selidiki Kasus 340 Ribu Dolar Singapura Palsu

Polres Tangsel Selidiki Kasus 340 Ribu Dolar Singapura Palsu

Jumat, 4 Sep 2026 07:41 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.