Minggu, 6 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Usia Bumi 2,1 Miliar Tahun?

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Kamis, 15 Agu 2024 17:00 WIB
Rubrik Life Style, Nasional, Ragam
Usia Bumi 2,1 Miliar Tahun?

ILUSTRASIkehidupan Bumi 2,1 miliar tahun yang lalu. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Sebuah tim ilmuwan menemukan bukti baru. Bahwa kehidupan kompleks di Bumi mungkin telah dimulai 1,5 miliar tahun lebih awal dari perkiraan.

Tim yang bekerja di Gabon mengatakan mereka menemukan bukti yang berada jauh di dalam bebatuan, yang menunjukkan kondisi lingkungan bagi kehidupan hewan 2,1 miliar tahun lalu.

Akan tetapi mereka menyebut organisme tersebut hanya ditemukan di laut pedalaman, tidak menyebar secara global dan akhirnya punah.

Gagasan ini sangat berbeda dengan pemikiran konvensional dan tidak semua ilmuwan sepakat dengan teori baru ini. Penelitian ini menambah perdebatan mengenai apakah formasi yang ditemukan di Franceville, Gabon, yang sejauh ini masih misteri, benar-benar fosil atau bukan.

Para ilmuwan mengamati batuan di sekitar formasi untuk melihat apakah batuan tersebut menunjukkan bukti mengandung nutrisi seperti oksigen dan fosfor yang dapat mendukung kehidupan.

Profesor Ernest Chi Fru dari Universitas Cardiff bekerja dengan tim ilmuwan internasional tersebut. Dia mengatakan kepada BBC News bahwa jika teorinya benar, bentuk kehidupan ini mirip dengan jamur lender – organisme bersel tunggal tanpa otak yang berkembang biak dengan spora.

Baca Juga: Portugal vs Kroasia, Tarian Terakhir Dua Legenda

Temuan yang telah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Precambrian Research ini tidak diterima oleh semua ilmuwan. Profesor Graham Shields dari University College London, yang tidak terlibat dalam penelitian ini, mengatakan ia memiliki beberapa keraguan.

“Saya tidak menentang gagasan bahwa terdapat nutrisi yang lebih tinggi pada 2,1 miliar tahun yang lalu, namun saya tidak yakin bahwa hal ini dapat menyebabkan diversifikasi untuk membentuk kehidupan yang kompleks,” katanya, seraya menambahkan bahwa lebih banyak bukti diperlukan untuk mendukung teori baru ini.

BeritaTerbaru

Diungkap Mantan Stafsus Yaqut, 24 Anggota DPR Minta Uang Oleh-oleh Di Arab Saudi

Diungkap Mantan Stafsus Yaqut, 24 Anggota DPR Minta Uang Oleh-oleh Di Arab Saudi

Sabtu, 5 Sep 2026 08:12 WIB
Anggaran MBG Terancam Dipangkas, Ditargetkan di Bawah Rp200 Triliun

Anggaran MBG Terancam Dipangkas, Ditargetkan di Bawah Rp200 Triliun

Jumat, 4 Sep 2026 07:38 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 1 September, Cek Lokasinya

SIM Keliling Jakarta Jumat 4 September, Cek Lokasinya di Sini

Jumat, 4 Sep 2026 07:25 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 1 September, Cek Lokasinya

SIM Keliling Jakarta Kamis 3 September, Cek di Sini Lokasinya

Kamis, 3 Sep 2026 07:43 WIB

Prof Chi Fru mengatakan karyanya membantu membuktikan gagasan tentang proses yang menciptakan kehidupan di Bumi. “Kami katakan, lihat, ada fosil di sini, ada oksigen, hal ini menstimulasi munculnya organisme hidup kompleks pertama,” katanya.

“Kami melihat proses yang sama seperti pada periode Kambrium, 635 juta tahun yang lalu – hal ini membantu mendukung hal tersebut. Hal ini membantu kami memahami dari mana kita semua berasal,” tambahnya.

Petunjuk pertama bahwa kehidupan kompleks mungkin telah dimulai lebih awal dari perkiraan sebelumnya muncul sekitar 10 tahun yang lalu dengan ditemukannya sesuatu yang disebut formasi Francevillian.

Prof Chi Fru dan rekan-rekannya mengatakan formasi tersebut terdiri dari fosil-fosil yang menunjukkan bukti adanya kehidupan yang bisa “bergoyang-goyang” dan bergerak dengan sendirinya.

Baca Juga: Quartararo-Alex Rins Tinggalkan Yamaha

Untuk menemukan lebih banyak bukti atas teori mereka, Prof Chi Fru dan timnya kini telah menganalisis inti sedimen yang dibor dari batuan di Gabon. Sifat kimiawi batuan tersebut menunjukkan bukti bahwa “laboratorium” kehidupan telah tercipta tepat sebelum pembentukannya muncul.

Mereka meyakini bahwa tingginya kadar oksigen dan fosfor disebabkan oleh dua lempeng benua yang bertabrakan di bawah air, sehingga menciptakan aktivitas gunung berapi. Tabrakan tersebut memutus sebagian air dari lautan, menciptakan “laut pedalaman dangkal yang kaya nutrisi.”

Prof Chi Fru mengatakan lingkungan yang dilindungi ini memiliki kondisi yang memungkinkan fotosintesis, sehingga menghasilkan sejumlah besar oksigen di dalam air.

“Ini akan memberikan energi yang cukup untuk mendorong peningkatan ukuran tubuh dan perilaku kompleks yang lebih besar yang diamati pada bentuk kehidupan primitif dan sederhana seperti hewan seperti yang ditemukan pada fosil dari periode ini,” katanya.

Namun dia mengatakan bahwa lingkungan yang terisolasi juga menyebabkan punahnya makhluk hidup karena tidak tersedia cukup nutrisi baru untuk menopang pasokan makanan.

Mahasiswa PhD di Museum Sejarah Alam, Elias Rugen – yang tidak terlibat dalam penelitian ini – setuju dengan beberapa temuan tersebut, dengan mengatakan bahwa jelas bahwa “siklus karbon, nitrogen, besi, dan fosfor di lautan semuanya menghasilkan sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya pada saat ini dalam sejarah Bumi.”

“Tidak ada yang mengatakan bahwa kehidupan biologis yang kompleks tidak mungkin muncul dan berkembang sejak dua miliar tahun yang lalu,” katanya, namun menambahkan bahwa diperlukan lebih banyak bukti untuk mendukung teori tersebut. (san)

Tags: bukti barubumiilmuwantim
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Imingi WNI Gaji Tinggi di Luar Negeri, 7.908 Loker Fiktif Ditutup
Nasional

Imingi WNI Gaji Tinggi di Luar Negeri, 7.908 Loker Fiktif Ditutup

Rabu, 2 Sep 2026 20:59 WIB
620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community
Nasional

620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community

Rabu, 2 Sep 2026 20:51 WIB
Ruben Onsu Tak Hadiri Sidang Gugatan Hak Asuh Anak, Begini Alasannya
Life Style

Ruben Onsu Tak Hadiri Sidang Gugatan Hak Asuh Anak, Begini Alasannya

Rabu, 2 Sep 2026 19:40 WIB
Muhadjir Effendy Bongkar Jejak Pengalihan Kuota Haji
Nasional

Muhadjir Effendy Bongkar Jejak Pengalihan Kuota Haji

Selasa, 1 Sep 2026 17:46 WIB
Destry Damayanti Pimpin BI, Stabilitas Jadi Prioritas
Bisnis

Destry Damayanti Pimpin BI, Stabilitas Jadi Prioritas

Selasa, 1 Sep 2026 17:39 WIB
Kepuasan pada Pemerintah Anjlok, 51,9 Persen Responden Minta Reshuffle
Nasional

Kepuasan pada Pemerintah Anjlok, 51,9 Persen Responden Minta Reshuffle

Senin, 31 Agu 2026 17:31 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Layanan SIM Keliling Tangsel Jumat 3 Juli 2026, Cek Lokasinya

Layanan SIM Keliling Tangerang Selatan Sabtu 5 September 2026, Cek di Sini Jadwalnya

Sabtu, 5 Sep 2026 07:21 WIB
IRIGASI -- Jaringan irigasi Cisata, yang mengairi ribuan hektar sawah, telah selesai dibangun dan diresmikan Gubernur Banten Andra Soni, Rabu (2/9/2026). (ISTIMEWA)

Andra Soni: Irigasi Cisata Pandeglang Tingkatkan Produktivitas Petani

Rabu, 2 Sep 2026 20:41 WIB
MENUNJUKKAN BARANG BUKTI : Dirreskrimum Polda Banten Kombespol Dian Setyawan (tengah) menunjukkan barang bukti pencurian kendaraan roda empat. (ISTIMEWA)

Empat Pelaku Pencurian Mobil Diamankan ke Mapolda Banten, Satu Orang DPO

Selasa, 1 Sep 2026 13:34 WIB
Dislipidemia dan Obesitas Jadi Temuan Tertinggi CKG di Kota Tangerang

Dislipidemia dan Obesitas Jadi Temuan Tertinggi CKG di Kota Tangerang

Rabu, 2 Sep 2026 14:05 WIB
BERSALAMAN : Sekda Banten Deden Apriandhi Hartawan bersalaman usai mengisi acara. Hingga saat ini, Pemprov Banten belum melakukan pembahasan APBD Perubahan tahun anggaran 2026. (ISTIMEWA)

Banyak Efisiensi, Pembahasan APBD Perubahan Pemprov Banten Molor

Rabu, 2 Sep 2026 16:45 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.