Selasa, 30 Juni 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Usia Bumi 2,1 Miliar Tahun?

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Kamis, 15 Agu 2024 17:00 WIB
Rubrik Life Style, Nasional, Ragam
Usia Bumi 2,1 Miliar Tahun?

ILUSTRASIkehidupan Bumi 2,1 miliar tahun yang lalu. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Sebuah tim ilmuwan menemukan bukti baru. Bahwa kehidupan kompleks di Bumi mungkin telah dimulai 1,5 miliar tahun lebih awal dari perkiraan.

Tim yang bekerja di Gabon mengatakan mereka menemukan bukti yang berada jauh di dalam bebatuan, yang menunjukkan kondisi lingkungan bagi kehidupan hewan 2,1 miliar tahun lalu.

Akan tetapi mereka menyebut organisme tersebut hanya ditemukan di laut pedalaman, tidak menyebar secara global dan akhirnya punah.

Gagasan ini sangat berbeda dengan pemikiran konvensional dan tidak semua ilmuwan sepakat dengan teori baru ini. Penelitian ini menambah perdebatan mengenai apakah formasi yang ditemukan di Franceville, Gabon, yang sejauh ini masih misteri, benar-benar fosil atau bukan.

Para ilmuwan mengamati batuan di sekitar formasi untuk melihat apakah batuan tersebut menunjukkan bukti mengandung nutrisi seperti oksigen dan fosfor yang dapat mendukung kehidupan.

Profesor Ernest Chi Fru dari Universitas Cardiff bekerja dengan tim ilmuwan internasional tersebut. Dia mengatakan kepada BBC News bahwa jika teorinya benar, bentuk kehidupan ini mirip dengan jamur lender – organisme bersel tunggal tanpa otak yang berkembang biak dengan spora.

Baca Juga: 80 Tim Ikuti Kompetisi Liga PSSI Kota Tangerang

Temuan yang telah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Precambrian Research ini tidak diterima oleh semua ilmuwan. Profesor Graham Shields dari University College London, yang tidak terlibat dalam penelitian ini, mengatakan ia memiliki beberapa keraguan.

“Saya tidak menentang gagasan bahwa terdapat nutrisi yang lebih tinggi pada 2,1 miliar tahun yang lalu, namun saya tidak yakin bahwa hal ini dapat menyebabkan diversifikasi untuk membentuk kehidupan yang kompleks,” katanya, seraya menambahkan bahwa lebih banyak bukti diperlukan untuk mendukung teori baru ini.

BeritaTerbaru

Kejagung Putuskan Tolak Justice Collaborator Sony Sonjaya, Berikut Ini Alasannya

Kejagung Putuskan Tolak Justice Collaborator Sony Sonjaya, Berikut Ini Alasannya

Selasa, 23 Jun 2026 17:36 WIB
Jokowi Hormati Keputusan Kejaksaan, Roy Suryo & Tifa Siap Tarung

Jokowi Hormati Keputusan Kejaksaan, Roy Suryo & Tifa Siap Tarung

Selasa, 23 Jun 2026 17:31 WIB
Prabowo: NU Tak Pernah Kalah

Prabowo: NU Tak Pernah Kalah

Selasa, 23 Jun 2026 17:28 WIB
3 Pelanggaran yang Diadukan Ruben Onsu ke KPAI, Begini Isi Poinnya

3 Pelanggaran yang Diadukan Ruben Onsu ke KPAI, Begini Isi Poinnya

Senin, 22 Jun 2026 17:46 WIB

Prof Chi Fru mengatakan karyanya membantu membuktikan gagasan tentang proses yang menciptakan kehidupan di Bumi. “Kami katakan, lihat, ada fosil di sini, ada oksigen, hal ini menstimulasi munculnya organisme hidup kompleks pertama,” katanya.

“Kami melihat proses yang sama seperti pada periode Kambrium, 635 juta tahun yang lalu – hal ini membantu mendukung hal tersebut. Hal ini membantu kami memahami dari mana kita semua berasal,” tambahnya.

Petunjuk pertama bahwa kehidupan kompleks mungkin telah dimulai lebih awal dari perkiraan sebelumnya muncul sekitar 10 tahun yang lalu dengan ditemukannya sesuatu yang disebut formasi Francevillian.

Prof Chi Fru dan rekan-rekannya mengatakan formasi tersebut terdiri dari fosil-fosil yang menunjukkan bukti adanya kehidupan yang bisa “bergoyang-goyang” dan bergerak dengan sendirinya.

Baca Juga: Xabi Alonso Manajer Baru Chelsea

Untuk menemukan lebih banyak bukti atas teori mereka, Prof Chi Fru dan timnya kini telah menganalisis inti sedimen yang dibor dari batuan di Gabon. Sifat kimiawi batuan tersebut menunjukkan bukti bahwa “laboratorium” kehidupan telah tercipta tepat sebelum pembentukannya muncul.

Mereka meyakini bahwa tingginya kadar oksigen dan fosfor disebabkan oleh dua lempeng benua yang bertabrakan di bawah air, sehingga menciptakan aktivitas gunung berapi. Tabrakan tersebut memutus sebagian air dari lautan, menciptakan “laut pedalaman dangkal yang kaya nutrisi.”

Prof Chi Fru mengatakan lingkungan yang dilindungi ini memiliki kondisi yang memungkinkan fotosintesis, sehingga menghasilkan sejumlah besar oksigen di dalam air.

“Ini akan memberikan energi yang cukup untuk mendorong peningkatan ukuran tubuh dan perilaku kompleks yang lebih besar yang diamati pada bentuk kehidupan primitif dan sederhana seperti hewan seperti yang ditemukan pada fosil dari periode ini,” katanya.

Namun dia mengatakan bahwa lingkungan yang terisolasi juga menyebabkan punahnya makhluk hidup karena tidak tersedia cukup nutrisi baru untuk menopang pasokan makanan.

Mahasiswa PhD di Museum Sejarah Alam, Elias Rugen – yang tidak terlibat dalam penelitian ini – setuju dengan beberapa temuan tersebut, dengan mengatakan bahwa jelas bahwa “siklus karbon, nitrogen, besi, dan fosfor di lautan semuanya menghasilkan sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya pada saat ini dalam sejarah Bumi.”

“Tidak ada yang mengatakan bahwa kehidupan biologis yang kompleks tidak mungkin muncul dan berkembang sejak dua miliar tahun yang lalu,” katanya, namun menambahkan bahwa diperlukan lebih banyak bukti untuk mendukung teori tersebut. (san)

Tags: bukti barubumiilmuwantim
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Secepatnya, Ruben Onsu Segera Gugat Hak Asuh Anak
Life Style

Secepatnya, Ruben Onsu Segera Gugat Hak Asuh Anak

Senin, 22 Jun 2026 17:42 WIB
Purbaya: Harga Pertamax Berpeluang Turun
Nasional

Purbaya: Harga Pertamax Berpeluang Turun

Senin, 22 Jun 2026 16:28 WIB
Listrik Jawa Mulai Stabil, Pemadaman Bergilir Ditekan
Nasional

Listrik Jawa Mulai Stabil, Pemadaman Bergilir Ditekan

Senin, 22 Jun 2026 16:24 WIB
Pembahasan RUU Perampasan Aset Dikebut
Nasional

Pembahasan RUU Perampasan Aset Dikebut

Minggu, 21 Jun 2026 13:12 WIB
Bunga Rumah Subsidi Dipastikan Tetap 5 Persen Meski BI Rate Naik
Bisnis

Bunga Rumah Subsidi Dipastikan Tetap 5 Persen Meski BI Rate Naik

Sabtu, 20 Jun 2026 11:00 WIB
Lokasi SIM Keliling di Tangerang dan Jakarta Sabtu 20 Juni
Kota Tangerang

Lokasi SIM Keliling di Tangerang dan Jakarta Sabtu 20 Juni

Sabtu, 20 Jun 2026 10:55 WIB
UMN HUT Satelit News 2026
SARI ASIH Tangerang HUT Satelit News 2026
PARTAI DEMOKRAT DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
FRAKSI PDI P DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPORABUDPAR Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPERINDAG Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISHUB TANGSEL HUT Satelit News 2026
DINSOS Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
Dinas PERKIM Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
BPBD Kota Tangerang HUT Satelit News 2026
PORDA XII PEPARPEDA IX Kota Cilegon
PT LKM WTP KAB TANGERANG
WTP Kab Tangerang

Berita Pilihan

Kabid Humas Polda Banten, Kombespol Maruli Ahiles Hutapea. (ISTIMEWA)

Belasan Pejabat Utama Di Wilayah Hukum Polda Banten Dirombak

Sabtu, 27 Jun 2026 11:30 WIB
LONGSOR - Tanah tebing di Kampung Palimping RT 02 RW 03, Desa Tunggal Jaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, longsor dan nyaris mengikis pemukiman warga. (ISTIMEWA)

Pembina BSR Desak Pemkab Pandeglang Segera Tangani Longsor Tebing Di Huntap Tunggal Jaya

Rabu, 24 Jun 2026 17:17 WIB
Kelompok Remaja Diduga Hendak Tawuran, Polsek Jatiuwung Langsung Beraksi

Tujuh Remaja Diamankan Polsek Jatiuwung, Diduga Hendak Tawuran

Senin, 29 Jun 2026 18:39 WIB
FESTIVAL BUBUR SURO - Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, menunjukkan bubur yang sudah dimasak, saat menghadiri Festival Bubur Suro Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Kamis (25/6/2026). (MARDIANA/SATELITNEWS.COM)

Festival Bubur Suro Desa Bandung Pandeglang, Melalui Tradisi Bukti Cinta Terhadap Negeri

Kamis, 25 Jun 2026 14:00 WIB
SILATURAHMI - Bupati dan Wakil Bupati Tangerang, bersilaturahmi dengan para relawan, Sabtu (27/6/2026). (ISTIMEWA)

Bupati dan Wabup Tangerang Hadiri Silaturahmi Relawan Bersatu Maesyal–Intan

Sabtu, 27 Jun 2026 16:42 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.