SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus meningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Yang terbaru, rumah sakit milik Pemkot Tangerang Selatan ini membuka pelayanan baru poli ortodonti, yakni pelayanan perawatan untuk memperbaiki estetika gigi.
Dokter Gigi Spesialis Ortodonti RSU Tangsel, drg. Alfiyanti Saidah, Sp.Ort mengatakan, perawatan ortodonti adalah suatu perawatan untuk mengoreksi ketidakharmoniasn hubungan rahang, hubungan gigi, atau keduanya, mulai dari usia anak-anak, remaja, dewasa, bahkan orang tua.
“Dengan tujuan untuk mendapatkan susunan gigi yang teratur, kesehatan gigi dan mulut yang baik dan kesehatan wajah yang harmonis. Yakni dengan menggunakan alat behel. Behel ada dua, ada yang lepasan, ada yang cekat,” kata drg. Alfiyanti Saidah, Sp.Ort, Kamis (14/11/2024).
Mengapa gigi harus rapi? Menurut drg. Alfiyanti, karena dengan gigi yang rapi akan meningkatkan kesehatan rongga mulut.
“Selain itu, dengan gigi yang rapi akan dengan mudah dibersihkan sehingga tidak mudah berlubang, tidak mudah terbentuk karang gigi,” ujarnya.
“Juga untuk memperbaiki fungsi pengunyahan, dan fungsi bicara. Dan ketika semua sudah rapih, akan menciptakan estetika yang baik,” sambungnya.
Apa saja susunan gigi yang perlu dikoreksi? Dijelaskan drg. Alfiyanti, seperti gigi yang maju atau tumbuh tidak sebagaimana mestinya. Yang umum terjadi gigi yang bertumpuk, biasanya genetika.
Baca Juga: Redam Debu Vulkanik, Pemkot Tangsel Semprot Jalan Protokol Dini Hari
“Itu sangat bisa dikoreksi dengan behel. Ada beberapa kasus gigi yang tidak keluar atau infaksi. Bisa dilakukan perawatan dengan behel, sehingga bisa tumbuh. Jadi ketidakharmonihasi itu bisa diatasi dengan behel,” tukasnya.
Ditambahkan drg. Alfiyanti, waktu yang tepat untuk melakukan perawatan ortodonti adalah sedini mungkin. “Bisa dari usia 7 tahun, karena di usia tersebut gigi permanennya sudah tumbuh. Dan kalau di usia terebut bisa pakai behel lepasan, lebih simpel, cepat dan biayanya lebih murah,” ujarnya.
drg. Alfiyanti menyarankan, ortodonti atau pemakaian kawat gigi ini tidak hanya sekadar dipasang, tapi setiap bulan harus kontrol. “Tujuannya untuk dilakukan aktivasi. Ada gigi yang harus didorong, diputar, itu dilakukan sebulan sekali,” katanya.
drg. Alfiyanti menerangkan, ada keuntungan tersendiri jika masyarakat melakukan perawatan di poli ortodonti RSU Kota Tangsel.
“Perawatan di RSU Tangsel ada perbedaannya dengan perawatan di tempat lain. Karena di RSU Tangsel kami melakukannya dengan perawatan multidisiplin, yaitu melibatkan beberapa spesialis lain selain ortodonti,” jelasnya.
Apalagi di RSU Tangsel memiliki pelayanan unggulan yakni Temporomandibular Joint (TMJ) Center. “Yakni pelayanan pusat perawatan kelainan sendi rahang. Jadi keterlibatan spesialis ortodonti lain disini untuk menindaklanjuti, kita bekerjasama dalam satu tim,” paparnya.
Saat ini, kata drg. Alfiyanti, pasien ortodonti di RSU Tangsel sudah ada. “Kalau untuk konsultasi buka setiap hari. Sedangkan kalau untuk pemasangan dijadwalkan kemudian. Dana poli ini tidak perlu rujukan, karena tidak memakai BPJS Kesehatan,” ujarnya.
Baca Juga: Layanan SIM Keliling Tangerang Selatan Selasa 8 September 2026: Lokasi, Syarat dan Biayanya
Berapa harganya? drg. Alfiyanti menegaskan bahwa harga perawatan ortodonti di RSU Tangsel sangat terjangkau dibanding di tempat lain. “Pemasangan yang cekatan (behel, permanen), atas dan bawah sekitar Rp 4 juta. Kalau yang lepasan (biasanya untuk anak-anak) sekitar Rp 1 jutaan,” tegasnya.
drg. Alfiyanti mengingatkan bahwa perawatan ortodonti membutuhkan tenaga yang kompeten, bahan yang teregistrasi di Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan alat yang steril. “Makanya diperlukan pemasangan tepat. Dan juga karena pemasangan behel ini bertahun-tahun, jadi memang bila pemasangannya tepat, di instansi yang tepat, dilakukan spesialis, maka insya Allah akan tercapai tujuan dari estetika itu,” katanya. (eko)
























